Tom Kim menuntaskan putaran pertama di Kapalua Plantation Course dengan terpaut satu stroke dari posisi teratas.

Bintang golf baru asal Korea menikmati putaran pertama yang sangat solid pada ajang PGA TOUR pertama tahun 2023 ini, Sentry Tournament of Champions. Dua eagle yang ia torehkan membantunya mencatatkan skor 8-under 65, sekaligus membuatnya hanya terpaut satu stroke dari Collin Morikawa, Jon Rahm, dan J.J. Spaun yang menempatii posisi teratas.

Penampilan Kim juga disusul oleh catatan skor solid dari wakil Asia lainnya. Rekan senegaranya, Im Sungjae dan Lee Kyounghoon sama-sama menorehkan skor 66, sementara bintang asal Jepang Hideki Matsuyama menorehkan skor 67.

Menyusul dua gelar PGA TOUR tahun lalu, Kim tampaknya tidak terlihat kehilangan energi. Pukulan wedge dari jarak 106 meter di hole 6 memberinya eagle pertama. Sementara eagle kedua ia raih setelah pukulan keduanya dari jarak 230 meter berhasil menyisakan 1,8 meter dari lubang di hole 15. Lia birdie dan satu bogey turut membawanya ke jajaran atas.

”Sungguh menyenangkan. Saya mengawalinya dengan agak lambat, tapi saya bisa membalikkan suasana dan menciptakan awal yang sangat bagus untuk memulai tahun ini,” tutur Kim, yang nama Inggrisnya terinspirasi oleh karakter buku dan acara TV anak-anak Thomas the Tank Engine (Thomas & Friends di Indonesia).

Ia jelas merasa puas mendapatkan eagle di hole 6, mengingat pukulan tersebut ikut membantunya bermain dalam kapasitas penuh. ”Saya memukul bola dengan wedge 53*. Jaraknya benar-benar bagus. Joe (Skovron, kedinya) menunjuk sedikit ke kiri hole. Saya malah ingin membidiknya langsung, dan bolanya benar-benar jatuh seinchi dari lubang ke sisi kiri. Jadi, begitulah arahan bagus dari Joe,” jelas Kim.

 

 

Bermain bersama Jordan Spieth dan main dua stroke lebih bagus, Kim turut membagikan bagaimana ia mulai berteman akrab dengan peraih 13 gelar PGA TOUR itu setelah memilih menetap di Dallas, kota yang sama tempat Spieth menetap. ”Makin sering saya bersama Jordan, makin dekat pula kami sebagai sahabat. Saya kira kami berada di pesawat yang sama dari Hero ke Dallas, jadi saya membawa Jordan terbang (Kim menyebut Jordan Air, plesetan dari sepatu Jordan Air dari Nike, perusahaan yang baru saja mengontraknya—Ed),” ujar Kim sambil tertawa.

”Tapi dia sangat ramah mengundang saya saat Natal. Keluarga saya tidak di rumah, jadi saya memang sendirian. Jadi, saya meluangkan waktu dengan Keluarga Spieth dan ikut memomong Sammy, pengalaan yang sangat lucu. Sungguh mengagumkan bisa membangun persahabatan ini dan sangat keren rasanya bisa main dengannya hari ini.”

Sementara itu, Im, yang finis di posisi kedua pada klasemen akhir FedExCup 2022 lalu, menikmati permainan bersih tanpa bogey. Ia menciptakan tujuh birdie, termasuk empat birdie di lima hole terakhir dalam perburuan gelar PGA TOUR ketiganya. Putting-nya di hole 14 dan 17 dari jarak sekitar 3,7 meter berhasil ia masukkan untuk memastikan finis yang solid pada hari pertama.

”Saya mengawalinya dengan baik dan senang bisa main bagus pada turnamen pertama dan Hawaii selalu memberi keberuntungan,” tutur pegolf berusia 24 tahun yang telah dua kali finis sepuluh besar pada turnamen ini. ”Fairway di lapangan ini lebar dan lapangannya cukup berangin. Jika bisa melakukan pukulan tee yang bagus dan mencapai fairway, saya bisa punya peluang bagus. Sembilan hole terakhir menjadi kunci, jadi saya harap bisa terus main bagus pekan ini.”

Matsuyama juga mengawali tahun ini dengan cukup meyakinkan. Lima birdie di tujuh hole terakhir memberinya kesempatan untuk melengkapi kemenangan Sony Open yang ia wujudkan tahun lalu. Meski demikian, pemegang delapan gelar PGA TOUR ini mengaku masih belum merasa nyaman setelah sempat mengalami cedera leher.

”Saya tidak akan bilang kalau saya puas, tapi saya senang bisa menuntaskan hari ini tanpa rasa sakit. Mengingat kondisinya, saya senang dengan skor yang saya raih. Ada banyak pukulan dan putt meleset di lapangan, tapi secara keseluruhan saya senanga bisa menemukan irama permainan,” tuturnya. ”Saya akan menjalani perawatan supaya bisa siap besok dan semoga bisa terus bermain tanpa rasa sakit.”