Women’s Amateur Asia-Pacific akan kembali ke Jepang untuk edisi 2027 dengan Taiheiyo Club Minori sebagai tuan rumah.
Women’s Amateur Asia-Pacific (WAAP) akan kembali ke Jepang untuk pertama kalinya sejak 2019. The R&A dan Asia-Pacific Golf Confederation (APGC) mengumumkan bahwa edisi ke-9 ini akan diselenggarakan di Taiheiyo Club Minori pada 22-25 April 2027.
Taiheyo Club Minori berada di wilayah Kanto di Jepang dan telah empat kali menjadi tuan rumah ajang Toto Japan Classic pada kalender LPGA Tour. Tahun 2023 lalu, salah satu alumnus WAAP Mone Inami sukses memenangkan trofi pada ajang itu di lapangan tersebut. Pengalaman mereka menggelar ajang internasional jelas membuatnya menjadi salah satu alasan untuk menjadi tuan rumah pada edisi 2027.
Ketua Esekutif The R&A Mark Darbon menegaskan bagaimana Jepang telah memainkan peranan yang penting dalam kesuksesan penyelenggaraan ajang ini. ”Golf wanita di Jepang sangatlah kuat dan Anda bisa melihat dari keberhasilan para juara Major, seperti Yuka Saso, Ayaka Furue, dan tentunya Juara AIG Women’s Open Miyu Yamashita yang telah memberi dampak di panggung dunia,” tutur Darbon.
Ketua APGC Philip Hassall menyebut keputusan untuk memilih Taiheiyo Club Minori sebagai tuan rumah akan ikut meningkatkan status WAAP sebagai kejuaraan elite wanita amatir di Asia Pasifik berkat kombinasi dari lapangan yang sangat berkualitas, peserta kelas dunia, serta sorotan global dan keramahtamahan khas Jepang.
Jepang telah menjadi tuan rumah WAAP ketika pada edisi kedua, yaitu tahun 2019, ajang ini dimainkan di The Royal Golf Club. Kala itu Yuka Yasuda memastikan kemenangan delapan stroke atas juara bertahan Jeeno Thitikul. Istimewanya, kala itu Yasuda memulai putaran final dengan tertinggal delapan stroke dari pimpinan klasemen hari pertama, serta tertinggal empat stroke pada akhir putaran kedua. Kemenangannya menjadi kebangkitan terbesar pada ajang ini. Yasuda kini berkarier pada JLPGA Tour dan telah mengoleksi 2 kemenangan sejak meraih kartu keanggotaannya pada 2020.
”WAAP akan kembali digelar di Jepang tahun 2027. Saya harap banyak pegolf Jepang yang bisa tampil dengan baik dan memeriahkan kejuaraan ini.” — Yuka Yasuda, Juara WAAP 2019.
”Saya merasa luar biasa senang bisa menang di panggung yang demikian besar, dan sampai saat ini kemenangan itu menjadi prestasi yang masih saya ingat. Saya senang bisa menang karena cuaca kurang bersahabat selama beberapa hari pada pekan itu, tapi saya mampu bertahan sampai akhirnya bisa meraih kemenangan. Bahkan sampai sekarng, sebagai pegolf profesional, kemenangan tersebut masih menginspirasi saya untuk berjuang sampai akhir,” tutur Yuka Yasuda menyusul pengumuman ini.
”WAAP akan kembali digelar di Jepang tahun 2027. Saya harap banyak pegolf Jepang yang bisa tampil dengan baik dan memeriahkan kejuaraan ini.”
Bagi tuan rumah, keputusan ini turut disambut dengan baik. Presiden Taiheiyo Club Shun Han mengaku bangga bisa dipilih sebagai tuan rumah. ”Saya senang bisa memperkenalkan Minori Course, sebagai salah satu lapangan turnamen papan atas di Jepang ke seluruh dunia, melalui Women’s Amateur Asia-Pacific,” tuturnya.
Sebagai bagian dari upaya The R&A dan APGC dalam mengembangkan golf wanita di Asia Pasifik, Yasuda jelas menjadi salah satu produk yang membanggakan. Saso, Furue, dan Thitikul juga menjadi bagian dari kompetisi ini. Patty Tavatanakit juga menjadi peserta pada edisi 2018 dan sukses menjuarai ANA Inspiration 2021, ajang Major yang kini dikenal sebagai Chevron Championship. Adapun Juara Amundi Evian Championship 2025 Grace Kim asal Australia juga menjadi peserta pada edisi 2018 dan 2019.


