Carl Yuan dan An Byeonghun melejit ke jajaran atas, berbagi puncak klasemen Sony Open in Hawaii bersama Austin Eckroat.
Pegolf asal China Carl Yuan dan pegolf Korea An Byeonghun kini berpeluang meraih gelar PGA TOUR pertama mereka setelah masing-masing mencatatkan skor 65 dan 64. Keduanya kini berada di puncak klasemen Sony Open in Hawaii, bersama pegolf Amerika Austin Eckroat.
Yuan, yang bertanding pada musim kedunya di sirkuit Amerika ini, melesakkan enam birdie dengan satu bogey di Waialae Country Club, di Honolulu. Permainannya itu membuatnya kini mengoleksi 9-under 131 dan ia berpeluang menjadi pegolf asal China Daratan pertama yang mengangkat trofi juara di Amerika.
Penampilan memukau Yuan itu kemudian diimbangi oleh An, yang menorehkan enam birdie dan tanpa bogey. Keberhasilannya ke puncak klasemen ini menjadi yang keempat kalinya, di mana ia berhasil memimpin sendirian atau berbagi puncak klasemen setelah dua putaran.
Untuk sementara, Yuan, An, dan Eckroat hanya unggul satu stroke dari sepuluh pemain lainnya yang kini berada di tempat keempat. Salah satunya Juara The Sentry 2024 Chris Cirk (66), pemegang delapan gelar PGA TOUR Stewart Cink (65), dan pimpinan klasemen putaran pertama Cam Davis (70).
”Bisa mendapatkan status penuh memang menyenangkan.” — Carl Yuan.
Juara bertahan Kim Siwoo (66) asal Korea akan memainkan putaran akhir pekan dengan terpaut empat stroke dari trio pemuncak klasemen, sementara Juara Sony Open in Hawaii 2022 Hideki Matsuyama menorehkan dua birdie di dua hole terakhirnya untuk menorehkan skor 68 dan berhasil melangkah ke dua putaran final dengan skor total 138.
Yuan, yang berhasil mempertahankan kartu PGA TOUR setelah penyesuaian klasemen final FedExCup 2023 lalu, mencurahkan waktunya untuk berlatih keras pada jeda kompetisi untuk melatih puulan approach dan putting-nya. Sejauh ini investasinya itu mulai membuahkan hasil.
”Pada periode jeda, saya mencurahkan banyak waktu untuk berlatih approach dan putting. Dan saya punya anggota baru dalam tim kami untuk meningkatkan kebugaran fisik saya,” tutur pegolf berusia 26 tahun, yang sempat memimpin pada putaran kedua RBC Canadian Open 2023, sebelum akhirnya finis T8. ”Untuk dua putaran berikutnya, saya pikir saya mesti menjaga kesabaran saya dan berusaha tetap jelas ke mana saya mesti menempatkan bola pada tiap pukulan.”
Ia benar-benar berniat untuk meninggalkan musim debutnya pada PGA TOUR yang mengecewakan, di mana ia gagal lolos cut dalam 16 dari 30 turnamen yang ia ikuti. Hal yang membanggakannya hanyalah ketika ia mencatatkan finis di sepuluh besar dalam dua turnamen musim gugur lalu. ”Saya berniat untuk menjalani tahun yang baru pada PGA TOUR. Dengan semua pengalaman belajar dari tahun pertama saya, jelas saya merasa lebih siap bermain di lapangan!” tegasnya.

”Bisa mendapatkan status penuh memang menyenangkan. Tidak perlu menunggu celah (akibat salah satu pemain yang mundur). Sebelum mengetahui kabar (kalau saya bisa masuk 125 besar klasemen final FedExCup), saya sudah mempersiapkan diri dan datang ke lapangan dan main bagus di Hawaii dan di Pesisir barat dan berusaha meraih kembali kartu PGA TOUR. Beruntung saya bisa mendapatkan status penuh, tapi saya masih harus melakukan hal yang sama dan ke lapangan dan bermain sebaik mungkin.”
Bagi An, ia berharap bisa terus melanjutkan start solidnya pada musim yang baru ini setelah finis sendirian di tempat keempat pada ajang The Sentry pekan lalu. Dan kini ia kembali mengejar mimpi mewujudkan kemenangan pertamanya pada PGA TOUR.
”Saya suka berjuang untuk meraih kemenangan, tapi sejauh ini saya mendapatkan karier yang bagus. Rasanya saya yakin ini sesuatu yang banyak diimpikan pemain lain, dan pertama-tama, bermain pada PGA TOUR merupakan salah satu mimpi saya,” ujar pegolf berusia 32 tahun, yang telah empat kali finis di tempat kedua ini. Terakhir ia meraih prestasi tersebut pada ajang Wyndham Championship pada bulan Agustus 2023 lalu.
Sementara itu, Taiga Semikawa yang bermain dengan undangan sponsor menggarisbawahi statusnya sebagai bintang baru dari Jepang dengan menorehkan skor 65. Kini ia berada di posisi T14, dua stroke dari puncak klasemen.


