Olympic Jabar Amateur Open siap menyambut 108 peserta dari 15 provinsi dalam gelaran edisi ke-9 yang kembali dilangsungkan di Gunung Geulis Country Club.
Olympic Golf Club bersama Persatuan Golf Indonesia Pengurus Provinsi Jawa Barat memastikan kembalinya gelaran Olympic Jabar Amateur Open. Ajang amatir ini akan kembali digelar di West Course, Gunung Geulis Country Club pada 30 Juni-2 Juli 2026 yang akan datang.
Sampai Kamis (18/6) ini, sebanyak 108 peserta dari 15 provinsi telah terdaftar untuk mengikuti kejuaraan yang tahun ini memasuki edisi ke-9 sejak pertama kali digelar pada tahun 2015. Dari total peserta tersebut, 80 di antaranya merupakan pegolf pria, sedangkan 28 di antaranya pegolf wanita. Adapun 15 provinsi yang terwakili ialah Bali, Banten, Bengkulu, DI Yogya, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Tengah, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Sulawesi Utara.
”Turnamen ini merupakan ajang yang diselenggarakan atas kepedulian PGI Pengurus Provinsi Jawa Barat (Pengprov Jabar) dan Olympic Golf Club demi pembinaan olahraga golf di Indonesia. Dan ajang ini juga menjadi turnamen yang sangat ditunggu oleh insan golf, khususnya para pegolf amatir di seluruh Indonesia,” ujar Sirodzudin, Ketua PGI Pengprov Jabar, dalam jumpa pers yang dilangsungkan di MST Golf Agora Mall, Jakarta.
OJAO memang telah mendapat status yang Istimewa, mengingat ini merupakan satu-satunya ajang prestasi yang konsisten diselenggarakan oleh sebuah perkumpulan golf dan pengurus provinsinya. Konsistensi ini terbukti ikut mengantarkan sejumlah pegolf untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Mereka yang pernah menjuarai ajang ini, seperti Kevin Caesario Akabr (2016), Ika Woro Palupi (2018), Naraajie Emerald Ramadhanputra (2017, 2021), Ida Ayu Indira Melati Putri (2021), Kristina Natalia Yoko (2022, 2023), Gabriel Hansel Hari (2023), dan Amadeus Christian Susanto (2025) kini telah berstatus profesional. Adapun juara edisi perdana 2015 Suharsono kini mengemban tanggung jawab sebagai Sekretaris Jenderal PB PGI.
”Awalnya ajang ini merupakan sebuah ide yang spontan dicetuskan. Alhamdulilah, turnamen pertama (tahun 2015) mencapai kesuksesan yang cukup baik sehingga tiap tahun selalu berkembang. Tujuannya ialah membina dan memberi kesempatan bagi para peserta agar nantinya bisa berprestasi di level yang lebih tinggi lagi,” timpal Au Bintoro, pendiri Olympic Golf Club, yang sekaligus menjadi salah satu pendiri OJAO.
Salah satu keunikan OJAO ialah para peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran sama sekali. Penyelenggara sengaja memberi spot sebanyak dua pegolf putra dan seorang pegolf wanita kepada setiap pengurus provinsi, termasuk klub, untuk mengirimkan atlet-atlet terbaik masing-masing.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, ajang ini juga menjadi wadah bagi para pencinta olahraga ini untuk turut berkontribusi mendukung pengembangan atlet dalam negeri lewat kegiatan amal yang akan dilangsungkan pada putaran final nantinya. Jika para atlet bertanding di West Course, para peserta ajang amal akan memainkan East Course.

Kembalinya ajang ini ke Gunung Geulis Country Club juga memberi manfaat teknis dan praktis. Secara teknis, lapangan ini merupakan salah satu lapangan yang sangat menantang sehingga ideal untuk menjadi ujian bagi seluruh peserta. Dan dengan total 36 hole, lapangan ini juga memberi peluang dilangsungkannya kegiatan amal di East Course pada waktu yang bersamaan dengan putaran final.
Beberapa pegolf papan atas yang akan bertanding pada ajang ini ialah Randy Arbenata Mohamad Bintang, Bianca Naomi Amina Laksono, Rayhan Abdul Latief, Abigail Rhea Soeryo Wiharko, Eugene Emmanuel Tanyongjaya, dan Gemilau Joanne Kurnia.
Pemenang dari OJAO edisi ke-9 ini juga nantinya berhak mengikuti pertandingan internasional lewat ajang Medco Pondo Indah International Amateur Golf Championship.
Deretan Juara OJAO 2015-2025
2025 Sania Talita Wahyudi (3-under 210) dan Amadeus Christian Susanto (17-under 196)
2023 Kristina Natalia Yoko (10-under 203) dan Gabriel Hansel Hari (9-under 204)
2022 Kristina Natalia Yoko (10-under 200) dan Randy Arbenata Mohamad Bintang (2-under 208)
2021 Ida Ayu Indira Melati Putri (6-over 219) dan Naraajie Emerald Ramadhanputra 4-under 209)
2018 Ika Woro Palupi (8-over 224)* dan Dana (5-over 221)
2017 Rivani Adelia Sihotang (5-under 211) dan Naraajie Emerald Ramadhanputra (10-under 206)
2016 Rivani Adelia Sihotang (1-under 215) dan Kevin Caesario Akbar (7-under 209)
2015 Rivani Adelia Sihotang (3-under 213) dan Suharsono** (5-over 221)
*menang play-off atas Nadya Rosiana
**menang play-off atas Almay Rayhan Yagutah


