Pegolf Singapura Abdul Hadi membuka peluang untuk bermain pada PGA TOUR Series-China usai membukukan skor 5-under 65 pada hari pertama Global Qualifying Tournament PGA TOUR Series-China, yang dilangsungkan di Guangzhou kemarin (19/2). Skornya itu membawanya unggul satu stroke dari Kenta Endo dan Bradley Jay Gehl II.
Posisi teratas ini memang sangatlah penting mengingat hanya juara dari Global Qualifying Tournament yang mendapat exemption untuk sepanjang musim 2019 ini. Sementara mereka yang finis di tempat 2-12 akan mendapat status untuk bermain hanya pada enam turnamen pertama. Adapun peringkat 13-35 dan ties mendapat status exemption kondisional dalam enam turanmen pertama.
Hadi baru beralih profesional bulan Oktober 2018 lalu. Namun, pegolf berusia 23 tahun ini menunjukkan mentalitas yang dibutuhkan dan tidak takut mengayunkan club-nya di lapangan yang sempit dan basah di Foison Golf Club.
“Beberapa drive di sembilan hole pertama cukup sulit, secara visual malah agak mengintimidasi. Tapi saya bisa mengayunkan driver dengan baik dan menjadi lebih percaya diri,” ujar Hadi. “Saya sangat senang dengan permainan saya. Putting saya di green juga bagus, saya juga tidak banyak meleset dari green dan berhasil memasukkan beberapa putt (untuk birdie).”

Hadi, yang semasa amatir merupakan salah satu pegolf top amatir Singapura, merupakan salah satu dari enam pegolf Singapura yang bermain pekan ini. Bermain dari hole 10, Hadi mendapat birdie di hole 12 dan 13, sebelum kemudian meraih birdie lagi di hole 1 dan 3. Ia sempat kena bogey di hole 7, tapi berhasil langsung memperbaiki permainannya.
“Di dua hole terakhir saya memukul ke jarak yang kurang lebih sama. Sekitar 140 yard dan berhasil memasukkan bola di hole 8 dan 9 dan menjadi finis yang bagus,” ujar Hadi yang berharap semua rekan senegaranya juga bisa main bagus pekan ini.
“Di Singapura, saya bermain tiap pekan dengan mereka. Negara kami adalah negara yang kecil dan kami berlatih di tempat yang sama, jadi saya harap mereka pun bisa main bagus dalam tiga hari berikutnya.”
Hadi hanya unggul tipis satu stroke dari pegolf lulusan Oklahoma State University Bradley Gehl dan pegolf Jepang Kenta Endo. Gehl sendiri sempat bermain pada PGA TOUR Latinoamerica tahun lalu, dan berniat untuk mencoba bermain di China setelah mendapat beberapa cerita yang positif dari Charlie Saxon, yang kini sudah bermain di Web.com Tour.
“Saya mendapat status penuh pada Latinoamerica, tapi saya ingin mencoba di sini tahun ini. Teman baik saya Charlie (Saxon) menceritakan golf di sini dan menurutnya saya bakal menyukai main di sini, dan kalau saya bakal cocok main di sini. Saya pikir dia benar.”


