Asia Golf Leaders Forum (AGLF) menegaskan komitmen mereka untuk menggelar Ladies Asian Tour Series di Asia.

Kondisi pandemi COVID-19 yang masih mewabah di seluruh dunia masih menghadirkan tantangan tersendiri untuk menggelar turnamen golf profesional di luar sejumlah negara mapan. Meski demikian, Asia Golf Leaders Forum (AGLF) kembali menegaskan komitmen mereka untuk mengadakan serangkaian turnamen golf khusus wanita di wilayah Asia.

Komitmen itu terlihat juga dari gelaran Hana Financial Group Championship, yang merupakan bagian dari agenda Ladies Asian Tour dan telah dimulai kemarin (30/9). Pada ajang yang juga disokong oleh KLPGA Tour ini, sejumlah pegolf muda berbakat dari Singapura, Thailand, dan Malaysia mendapat undangan untuk bersaing, sebagai bagian dari kampanye ”Prospek Asia”.

Shannon Tan dari Singapura, Norezrina dan Noraishah Alisa dari Malaysia, serta trio dari Thailand Sherman Santiwiwatthanaphong, Javaree Boonchant, dan Onkanok Soisuwan merupakan nama-nama yang dinominasikan oleh asosiasi golf masing-masing. Dan setelah menerima nominasi ini, AGLF membantu mereka untuk pengurusan visa, dokumen-dokumen perjalanan, dan status pengecualian karantina di Korea Selatan sehingga bisa berkompetisi bersama para pemain bintang di Adonis Country Club di Pochoen, Gyeonngi-do pada pekan ini.

”AGLF berfokus untuk menumbuhkan dan mengembangkan LAT Series ke dalam perwakilan Tour kami di wilayah Asia Pasifik. Selain keenam prospek Asia yang sudah ada di Korea Selatan untuk turnamen tersebut, kami juga memperlua s undangan kami kepada pegolf-pegolf dair negara-negara, termasuk China, Taiwan, Filipina, Vietnam, dan Jepang. Namun, beberapa dari mereka tidak bisa memberi komitmen lantaran jadwal yang berbenturan atau status pengecualian karantina mereka tidak disetujui,” jelas Sekretaris Jenderal Paul Park.

”Kami sangat berharap situasi pandemi di wilayah ini bisa lebih stabil sehingga kami bisa melanjutkan rencana kami untuk menampilkan turnamen-turnamen, seperti Korea Women’s Open, Hana Financial Group Championship, Taiwan Women’s Open, Singapore Women’s Open, Vietnam Championship, Thailand Ladies Championship, Indonesia Women’s Open, termasuk sejumlah turnamen besar lainnya di wilayah Asia Pasifik.”

 

Undangan dari Malaysia pada Hana Financial Group Championship 2021.
Norezrina Alisa dan Noraishah Alisa mewakili Malaysia pada Hana Financial Group Championship 2021. Foto: LAT/KLPGA.

 

Sistem Peringkat Diperkenalkan
Komitmen AGLF juga turut diperkuat dengan diperkenalkannya sistem peringkat dari serangkaian agenda turnamen yang direncanakan. Pada akhir musim ini, pemain dengan skor terbaik pada sistem peringkat ini akan dinobatkan sebagai Asian Player of the Year dan layak disebut sebagai Ratu Golf Asia.

Penghargaan, yang akan dianugerahkan pada forum akhir tahun dengan partisipasi seluruh anggota AGLF akan diikuti oleh kategori lainnya, yaitu pemenang hadiah uang terbesar, skor rata-rata terbaik, drive terjauh, dan rookie of the year.

Penghargaan prestasi dan plakat apresiasi akan diberikan kepada perusahaan-perusahaan terkait dan asosiasi-asosiasi dari negara-negara terkait, yang nantina bisa dinobatkan juga ke dalam Asian Golf Hall of Fame untuk mengembangkan Ladies Asian Tour secara lebih jauh.

Sistem peringkat ini sudah mulai berlaku sejak gelaran 35th DB Group Korea Ladies Open bulan Juni untuk KLPGA Tour di mana poin tertentu akan diberikan berdasarkan performa dari para peserta tiap turnamen Ladies Asian Tour.

Sistem ini berlaku kepada para pemain berkebangsaan Asia, yang bermain di berbagai Tour di Asia atau LPGA. Prioritas diberiikan kepada para pemain dari 12 negara berikut: Korea, Australia, China, Hong Kong, India, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, dan Taiwan. Jumlah negara ini diharapkan segera bertambah.

Jika seorang pemain non-Asia berpartisipasi dalam turnamen Ladies Asian Tour, mereka bisa menjadi anggota spesial. Guna mempromosikan golf wanita di Asia, para pegolf, seperti Yealimi Noh, Danielle Kang, dan Jessica Korda dari Amerika juga dianggap sebagai anggota spesial.

 

Mereka yang bersaing pada Hana Financial Group Championship 2021.
Hana Financial Group Championship 2021 akan memberikan poin pada sistem peringkat pada Ladies Asian Tour Series. Foto: LAT/KLPGA.

 

Ketika Rolex Women’s World Golf Rankings diumumkan untuk pertama kalinya pada bulan Februari 2006, hanya ada 243 pegolf Asia Pasifik dari total 527 pegolf yang terdaftar di sana. Sejak saat itu, jumlah ini mengalami peningkatan nyaris empat kali lipat pada tahun 2021. Studi terbaru yang dilakukan oleh AGLF menunjukkan saat ini ada 924 pegolf Asia Pasifik dari total 1.488 yang terdaftar. Rasio penambahannya meningkat dari 46,1% menjadi 62,1%.

Tujuh dari sepuluh pegolf teratas pada ranking dunia per 31 Agustus lalu ditempati oleh dua pegolf berkewarganegaraan Asia, yaitu Ko Jinyoung (No.2 Dunia) dan Park Inbee (No.3 Dunia); 12 pegolf di zona 20 besar mencapai 60%; 29 pegolf dari 50 besar mencapai 58%; dan 60 pegolf 100 besar dunia mencapai 60% aalah para pegolf berkewarganegaraan Asia.

Peringkat Ladies Asian Tour ini akan diperbarui tiap pekan dengan memadukan poin ranking dunia yang diperoleh dari tiap seri yang dipertandingkan. Jika tidak ada ajang LAT, perubahan yang terjadi berdasarkan peringkat dunia diberlakukan.

Mengingat kompetisi musim ini tidaklah banyak, hadiah uang atau ranking dunia tidak diperhitungkan. Sebaliknya, poin-poin itu akan dibagikan secara merata kepada para pemain yang berpartisipasi, dan mereka yang berhasil lolos cut pada turnamen-turnamen Ladies Asian Tour. Skor-skor yang dicatatkan pada tiap turnamen Ladies Asian Tour akan ditambahkan ke poin ranking dunia masing-masing.

”Mulai 2022, sistem peringkat LAT Series bagi para pemain Asia ini memungkinkan beragam promosi dan level kompetisi internasional. Melalui upaya mereka, kami berharap mempromosikan pertumbuhan dan perkembangan jangka panjang golf Asia dan membantu menciptakan tempat di mana negara-negara Asia Pasifik bisa bekerja sama dan memiliki pertukaran yang harmoni melalui golf,” tutup Park.