Wakil Asia mencatatkan finis 12 besar untuk mengakhiri ajang The American Express.
Pada pekan ketiga sejak kompetisi PGA TOUR kembali bergulir, sepekan setelah Hideki Matsuyama kembali mengangkat trofi untuk menyamai rekor K.J. Choi dan menjadi pegolf Asia kedua yang mencatatkan kemenangan terbanyak PGA TOUR, skuad Korea lainnya harus puas mencapai finis di posisi 12 besar.
Juara bertahan The American Express Kim Siwoo jelas berusaha memberikan permainan terbaiknya sepanjang pekan, khususnya pada putaran final kemarin (23/2). Bermain di The Stadium Course, lapangan yang memberinya predikat Juara PLAYERS Championship termuda pada tahun 2016, Kim mencatatkan skor terbaiknya sepanjang pekan itu dengan bermain 5-under 67.
Ia sebenarnya berpeluang untuk setidaknya menjadi salah satu pemain yang berada di peringkat 6 kalau saja tidak gara-gara double bogey di hole 17 par 3 yang terkenal itu. Kim bahkan tampil luar biasa dengan membukukan skor 4-under di sembilan hole pertamanya, namun harus puas dengan finis T11 dengan skor total 16-under 272.
Rekan senegaranya, dan pemegang dua gelar PGA TOUR, Im Sungjae, juga menghasilkan skor terbaiknya sepanjang pekan ini. Kartu skornya kemarin bahkan bersih dari bogey, dan ia meraih enam birdie—dua di sembilan hole pertama, dan empat di sembilan hole terakhirnya, termasuk tiga birdie berturut-turut dari hole 14.
”Saya biasa mendapatkan skor yang bagus di The Stadium Course dalam tiga tahun terakhir ini.” — Im Sungjae.
”Saya biasa mendapatkan skor yang bagus di sini dalam tiga tahun terakhir ini,” ujar Im. ”Hari terakhir juga berjalan dengan baik, yang akhirnya memberi saya skor yang bagus. Saya senang dengan skor itu. Tiap kali saya kembali ke sini, saya menjadi percaya diri dan saya pikir ajang ini sangat cocok buat saya. Secara keseluruhan saya merasa senang.”
Sempat tampil memukau dengan skor 64 pada putaran pertama, Lee Kyounghoon juga harus mengalami kesulitan pada putaran final kemarin. Ia hanya bisa mendapatkan satu birdie, yaitu di hole 5 par 5, itu juga setelah ia mendapat double bogey di hole 4. Dalam sembilan hole berikutnya setelah birdie itu, ia hanya bisa bermain even par, sampai akhirnya harus menutup pekan ini dengan tiga bogey berturut-turut di empat hole terakhirnya.
Sementara itu, Juara Indonesian Masters 2014 Anirban Lahiri masih mencari permainan yang konsisten. Setelah bermain solid dalam dua putaran dengan membukukan skor 69 dan 67, pegolf berusia 34 tahun ini masih berjuang untuk bisa bermain di bawah 70 pada akhir pekan. Setelah bermain even par pada hari Sabtu (22/1), ia harus membukukan skor 75 pada putaran final. Sempat bermain 2-under di sembilan hole pertamanya, Lahiri harus membukukan dua double bogey dengan dua bogey di sembilan hole terakhirnya.
Mungkin satu-satunya hal positif yang ia peroleh pada putaran final itu ialah bagaimana ia bisa menutup permainannya pekan itu dengan birdie di hole terakhir. Meski demikian, skor total 5-under 283 hanya menempatkannya di posisi T66, satu stroke dan satu peringkat lebih baik daripada pegolf Korea lainnya, Noh Seungyul.
Hudson Swafford akhirnya keluar sebagai juara untuk meraih gelar PGA TOUR ketiga dalam kariernya. Kemenangannya kemarin menjadi gelar The American Express kedua baginya. Ia menjuarai ajang ini untuk pertama kalinya lima tahun silam.
Swafford memulai putaran final kemarin dengan tertinggal tiga stroke, namun skor 8-under 64 pada putaran final itu justru memberinya kemenangan dua stroke dengan skor total 23-under 265.
”Sembilan hole terakhir itu luar biasa. Tiga putt di hole 13 tidak benar-benar menggoyahkan saya. Saya melakukan pukulan yang bagus, (sempat) bimbang untuk menentukan club sehingga bolanya jatuh ke belakang green dan gagal membaca jalurnya pada putt kedua, dan kemudian melakukan pukulan yang buruk di hole 15. Namun, selain itu, sembilan hole terakhir itu mengagumkan. Kalau tak salah saya mendapat eagle dan lima birdie. Jadi, ada lebih banyak hal positif,” jelas Swafford.
”Kemenangan ini jelas sangat spesial, kemenangan ketiga, dan sebulan yang lalu ayah saya meninggal dan ulang tahunnya adalah pekan ini, jadi saya tahu ia mengikuti dan melihat saya, dan bisa mewujudkan kemenangan ini.”


