Rangkaian FedExCup Playoff pada musim 2022-2023 menjanjikan final yang menegangkan dengan persaingan seru.

Oleh Jim McCabe.

Jika Anda salah satu yang sesekali melihat kalender dan penasaran betapa waktu telah berlalu, cobalah tanyakan hal berikut. Bagaimana perasaan ratusan pegolf PGA TOUR ketika tanggal 1 Juli tiba dan menandakan rangkaian FedExCup Playoff segera tiba dan banyak dari mereka yang terancam gagal mengikutinya.

Bagi sejumlah nama besar, paling anyar ialah Rickie Fowler dan Jason Day, FedExCup yang kian mendekat berarti mereka bisa tersenyum dan merasakan kepuasan besar. Itu karena, masing-masing dalam usia 34 dan 35 tahun, mereka bisa berbangga karena karier mereka kembali bangkit.

Fowler berada di luar 125 besar pada 2020-2021 dan 2021-2022, meskipun berhasil mengikuti Playoff tahun lalu berkat sejumlah pemain yang melepas keanggotaan mereka tahun 2022. Rasanya seperti hadiah bagi Fowler utnuk bisa mengikuti ajang Playoff pertama, tapi tahun ini ia tidak butuh hadiah serupa. Penggemar warna oranye ini duduk di No.8 pada awal Juli lalu.

Sementara itu, Day, duduk di peringkat 14 dalam klasemen FedExCup menuju John Deere Classic dan hanya enam pekan untuk mengumpulkan poin, gambaran FedeXCup terlihat manis bagi mantan pegolf No.1 Dunia dari Australia ini. Bukannya ia merindukan rangkaian Playoff, seperti Fowler, tapi setahun lalu ia masuk ke penghujung musim dalam peringkat 124 dan penampilannya jauh dari ketika ia mendominasi periode 2013-2018.

Malahan, meskipun sikap Day setahun lalu ketika mengikuti rangkaian Playoff dan mulai lelah menjawab pertanyaan jurnalis pada akhir Juni, awal Juli—”Tidak ada gunanya saya melihat ke depan,” ia tampak memegang kendali dan bersiap menembus TOUR Championship pada 24-27 Agustus 2023.

 

Jason Day dan Rickie Fowler, FedExCup Playoff 2023.
Jason Day (kiri) dan Rickie Fowler dipastikan kembali mengikuti rangkaian FedExCup Playoff 2023. Foto: Getty Images.

 

Menang, tentunya, membantu mengubah peruntungan pada PGA TOUR, dan Fowler (Rocket Mortgage Classic) dan Day (AT&T Byron Nelson) mencapai kemenangan pertama mereka, masing-masing, sejak 2019 dan 2018. Namun, konsistensi yang luar biasa juga membuahkan hasil—Fowler finis di tempat kedua dan enam kali masuk sepuluh besar; Day mengemas tujuh kali di sepuluh besar—bagi keduanya untuk kembali ke rangkaian Playoff.

Namun, mengingat golf kerap menghadirkan beragam tantangan, bagi tiap kisah kebangkitan pasti ada juga yang mengalami kesulitan. Jadi, meskipun ada Fowler dan Day yang kembali ke sisi positif FedExCup Playoff, kita pun punya empat nama yang harus berjuang keras ketika rangkaian Playoff mendekat, dengan urutan FedEx St. Jude Championship (10-13 Agustus), BMW Championship (17-20 Agustus), dan TOUR Championship (24-27 Agustus).

Adam Scott telah mengikuti Playoff tiap tahun sejak dimulai tahun 2007, tapi pada bulan Juli ia berada di luar zona aman, duduk di peringkat 78. Kisah Keith Mitchell (62) dan Justin Thomas (68) sedikit lebih baik karena berada di jajaran 70 besar. Namun, jangan bilang kalau keduanya bisa bernapas lega.

Thomas, kini berusia 30 tahun, jelas paham ia belum bisa bersantai. Malah, setelah finis T9 pada Travelers Championship, Thomas harus menggelengkan kepala ketika ditanya apakah ia hendak jeda sejenak setelah mengikuti lima turnamen dalam delapan pekan.

”Saya belum pernah mesti menambah jadwal turnamen pada saat-saat akhir hanya untuk memastikan ikut Playoff,” ujarnya. ”Tapi, sayangnya, beginilah posisi saya tahun ini. Jadi, saya akan ke Detroit.”

 

Rory McIlroy, Juara FedExCup 2022.
Juara FedExCup 2022 Rory McIlroy dipastikan mengikuti rangkaian FedExCup Playoff untuk mengakhiri musim 2022-2023. Foto: Getty Images.

 

Sayangnya, ia tak bisa berlama-lama di Detroit lantaran gagal lolos cut pada ajang Rocket Mortgage Classic; kegagalan ketiga kalinya dalam empat turnamen terakhir yang ia ikuti, termasuk pada sejumlah turnamen kelas berat, Memorial dan U.S. Open. Belum lagi ia harus pulang lebih awal pada ajang Masters (berkat bogey di hole ke-72) dan kita mendapati Thomas yang mendapati tempatnya—berjuang untuk masuk Playoff.

Bagi Mitchell, penurunan posisinya mulai terjadi sejak akhir musim semi. Setelah finis di peringkat 41 pada THE PLAYERS Championship bulan Maret, Mitchell hanya sekali masuk sepuluh besar dalam sembilan turnamen terakhirnya dan finis terbaiknya hanyalah T20.

Anda belum cukup merasa panik, begitu pula Jordan Spieth, tapi wajib menyalakan lampu kuning. Awal tahun ini, setelah lima kali masuk sepuluh besar dalam delapan turnamen dan berada di peringkat 14 klasemen FedExCup, Spieth meluncur ke posisi 29.

Khawatir? Tidak. Meskipun mengharapkan momentum menjelang FedExCup PLAYERS, persis momentum itulah yang diharapkan oleh nama-nama besar ini ketika permainan mereka cukup solid, menjelang Playoff.

Jon Rahm, Juara Masters 2023, berada di posisi teratas berkat empat kemenangannya, finis di tempat kedua, ketiga, plus tiga kali di sepuluh besar. Hasil berkualitas! Dan bagi Anda yang mengikuti permainannya di antara pemain lain di jajaran sepuluh besar—Scottie Scheffler, Max Homa, Wyndham Clark, Keegan Bradley, Viktor Hovland, Rory McIlroy, Fowler, Tony Finau, dan Nick Taylor—telah memiliki musim yang superior secara konsisten.

 

Jon Rahm, FedExCup Playoff 2023.
Jon Rahm menjadi salah satu pemain yang performanya menurun menjelang rangkaian FedExCup Playoff 2023. Foto: Getty Images.

 

Semua ini persis seperti yang diharapkan jika para petinggi melakukan pengundian—kurang lebih daftar para pegolf teratas pada Official World Golf Ranking menempati 15 besar klasemen FedExCup menjelang akhir musim.

Apakah ini berarti rangkaian Playoff yang menegangkan? Tidak mesti, tapi Anda bisa mempertimbangkan demikian. Dengan kehadiran McIlroy, di peringkat 7, di antaranya sudah memberi alasan yang cukup untuk merasa bersemangat.

Setahun lalu ia finis dengan skor 66 dengan total 17-under untuk melangkahi Scheffler (73 dan 10-under) dan memenangkan gelar FedExCup ketiganya. Mungkin kemenangan itu lebih mengesankan ketimbang play-off dengan dua pemain lainnya saat ia menang tahun 2016 dan mengimbangi penampilannya tahun 2019 (memulai TOUR Championship dengan tertinggal lima stroke di belakang Thomas, McIlroy melangkahinya dengan sepuluh stroke dan meluluhlantakkan East Lake untuk gelar FedExCup keduanya.

Lalu masih ada mereka yang mengitari TOUR Championship 2018 sebagai salah satu sosok ikonik yang pantas dikenang. Dalam usianya yang kala itu 43 tahun, Tiger Woods finis 11-under untuk menang dua stroke dan melangkah ke green hole ke-72 dengan kawalan ribuan penggemar.

Absennya Woods dari jajaran peserta FedExCup Playoff akan selalu mengecewakan, namun kehilangan yang signifikan juga akan terlihat ketika mendapati sejumlah nama besar bakal absen.