An Byeonghun kembali ke sepuluh besar, sementara Scottie Scheffler menunjukkan dominasinya pada Arnold Palmer Invitational presented by Mastercard.
Pegolf Korea An Byeonghun menuntaskan gelaran Arnold Palmer Invitational presented by Mastercard di posisi sepuluh besar. Sepuluh besar ketiganya pada musim ini tercipta seiring dengan penampilan memukau pegolf No.1 Dunia Scottie Scheffler yang finis dengan penuh dominan lewat kemenangan lima stroke.
Ketika Hideki Matsuyama, yang memulai putaran final di Bay Hill dengan hanya terpaut dua stroke malah harus menutup putaran final dengan skor mengecewakan 76, An memastikan wakil Asia masih bisa bersinar dan berada di jajaran atas papan klasemen. Skor 4-under 68 miliknya praktis melambungkannya dari peringkat T31 menjadi posisi T8, sebelas stroke di belakang sang juara. Matsuyama sendiri harus puas finis di possi T12, dengan pegolf Korea lainnya Im Sungjae berada di posisi T18 setelah membukukan skor 74.
Uniknya, sepuluh besar ini menjadi yang kedua kalinya bagi An pada Signature Event senilai US$20 juta yang digelar untuk menghormati pemegang 62 gelar PGA TOUR, Arnold Palmer ini.
”Menurut saya, sekarang ini kondisi saya sedang bagus, dan saya melakukan lebih sedikit kesalahan. Sepertinya saya bisa main bagus pekan depan,” jelas An, yang finis di posisi ke-4 pada ajang The Sentry, dan kalah play-off pada ajang Sony Open in Hawaii bulan Januari lalu.
An membungkus putaran finalnya dengan bogey di hole pertamanya dan bogey di hole terakhir. Birdie ia raih dari hole 6-8, serta 11, 15, dan 16. Pukulannya kemari cukup mengesankan, mengingat kondisi lapangan juga berat. Terbukti dari skor pada putaran final, di mana An menjadi satu dari hanya empat pegolf yang membukukan skor 60-an. Ia juga menempati peringkat kedua untuk kategori Strokes Gained: Approach to Green. Putting-nya di hole 7 dan 8 juga menunjukkan kualitas putt dari jarak, masing-masing, 8,4 meter dan 6,6 meter.
Pegolf yang berdomisili di Orlando, yang berjarak 30 menit dari Bay Hill ini cukup merasa kecewa lantaran permainannya pada putaran ketiga memang tidak memuaskan. Kala itu ia menorehkan skor 76.

”Ini salah satu lapanga favorit saya. Saya memang menantikan pekan ini karena lapangan golf ini, menurut saya, sangat cocok buat saya, tapi saya kecewa dengan permainan saya sehari sebelumnya. Semoga saya bisa kembali ke sini tahun depan dan main bagus,” tutur pegolf yang kini menghuni peringkat 5 pada klasemen FedExCup ini.
”Sepertinya saya tidak melakukan hal yang sangat bagus hari ini ketimbang kemarin, tapi saya pikir saya bisa membuat birdie di hole-hole yang mestinya bisa saya buat birdie dan melakukan beberapa pukulan yang bagus untuk mendapatkan 4-under.”
Sementara itu, Scheffler membukukan skor terendah pada putaran final dengan bermain tanpa bogey untuk skor 66 dan skor total 15-under. Kemenangan ini menjadi gelar PGA TOUR ketujuh dalam kariernya, namun yang pertama kalinya sejak menjuarai THE PLAYERS 2023. Selain itu, kemenangan lima stroke ini menjadi selisih kemenangan terbesar sejak Tiger Woods mencatatkan kemenangan lima stroke tahun 2012. Namun, trofi ini menjadi trofi kedua yang ia menangkan di Bay Hill dalam tiga tahun terakhir.
”Sungguh istimewa. Tn. Palmer sangat berarti buat saya, berarti besar bagi kami para pegolf profesional dan olahraga golf, dan bisa duduk di sini dan mengenakan sweater merahnya lagi merupakan sesuatu yang sangat istimewa,” tutur pegolf berusia 27 tahun, yang meraih kemenangan tujuh gelar sejak musim 2021-2022. Catatan ini merupakan catatan kemenangan terbanyak yang dilakukan pegolf PGA TOUR mana pun dalam rentang waktu tersebut.
”Seperti yang beberapa dari kalian (jurnalis) ungkapkan, sudah cukup lama sejak saya menang. Saya memang menang di Bahamas, tapi terkait ajang PGA TOUR, sudah hampir setahun, dan ada banyak yang membahas permainan saya dan di mana posisinya sekarang, jadi sungguh menyenangkan bisa datang ke sini dengan sikap mental yang bagus dan bisa tampil dengan baik di bawah tekanan. Dan saya pikir putaran ini menjadi sangat istimewa buat saya terus melangkah maju.”
Scheffler kini mengalihkan fokusnya ke TPC Sawgrass untuk mempertahankan gelar THE PLAYERS yang ia menangkan tahun lalu.


