Lee Kyounghoon menyeruak ke jajaran atas pada akhir putaran pertama ajang Wells Fargo Championship.

Setelah sempat tiga kali gagal lolos cut pada tiga ajang PGA TOUR terakhirnya, pegolf Korea Lee Kyounghoon mulai menepis awan kelam tersebut dengan permainan solid. Pada akhir putaran pertama Wells Fargo Championship kemarin (5/5), pemegang satu gelar PGA TOUR ini menorehkan skor 4-under 66, yang membawanya ke posisi T8. Ia hanya terpaut tiga stroke dari pimpinan klasemen sementara, Jason Day, asal Australia.

Pegolf berusia 30 tahun ini menampilkan performa putter yang tajam untuk mencatatkan skor 60-an pertamanya dalam dua bulan terakhir. Pada 18 hole pertama itu ia mencatatkan tujuh birdie dengan tiga bogey di TPC Potomac di Avenel Farm, Maryland. Rekan senegaranya, Kim Siwoo, hanya terpaut satu stroke dengan torehan 67, sedang pegolf India Anirban Lahiri dan bintang China Taipei C.T. Pan sama-sama menorehkan skor 68.

Usai menjuarai AT&T Byron Nelson 2021, Lee malah terlihat mengalami kesulitan untuk menampilkan permainan terbaiknya musim ini. Sejauh ini ia bahkan belum sekalipun menembus sepuluh besar. Prestasi terbaiknya hanyalah ketika finis T14 pada ajang Shriners Children’s Open. Tidak heran jika kini ia menghuni peringkat 126 pada klasemen FedExCup.

”Suasananya agak dingin di lapangan, tapi saya masih bisa bermain dengan solid. Saya melakukan beberapa pukulan bagus dengan iron saya, jadi saya merasa senang,” tuturnya.

Kemarin ia berhasil memukul 12 green in regulation dan menempati peringkat ke-4 pada Strokes Gained: Putting lantaran putter-nya berfungsi dengan baik. Ada sejumlah putt jarak jauh yang berhasil ia masukkan, misalnya di hole 6 dari jarak hampir 12 meter, atau di hole 12 dari jarak 11 meter, dan di hole 16 dari jarak sekitar 9,5 meter.

”Putter saya juga berfungsi dengan baik. Belakangan ini saya sebenarnya mengalami kesulitan dengan iron saya, tapi (hari ini) saya justru berhasil melakukan sejumlah pukulan iron yang bagus,” sambungnya lagi.

”Saya pikir saya memberi tekanan terlalu besar karena berusaha bermain golf lebih baik dan berusaha mengubah swing, tapi semua itu tidak berhasil.” — Lee Kyounghoon.

Lee mengaku bahwa serangkaian hasil mengecewakan belakangan ini tidak terlepas dari tekanan yang ia berikan pada dirinya sendiri. Ia ingin menemukan kembali performa yang telah memberinya kemenangan perdana tahun lalu itu. Namun, yang terjadi justru ia bermain penuh kegugupan. Pekan ini ia ditemani kedu baru, Dan Parratt, yang sebelumnya menjadi kedi bagi rekan senegaranya, An Byeonghun.

”Beberapa bulan terakhir saya tidak bermain dengan baik. Saya pikir saya memberi tekanan terlalu besar karena berusaha bermain golf lebih baik dan berusaha mengubah swing, tapi semua itu tidak berhasil,” jelasnya. ”Jadi, saya hanya memikirkan hal-hal positif yang saya lakukan sebelumnya dan berusaha mengingat ketika saya sedang memiliki performa dan perasaan yang bagus. Saya juga berusaha memiliki pola pikir yang positif.”

Lahiri juga menuai hasil yang positif pada putaran pertama kemarin, terutama setelah finis di tempat kedua pada ajang THE PLAYERS Championship bulan Maret lalu.

”Sepertinya saya ke sini dengan membawa sejumlah momentum yang bagus. Rasanya permainan saya sedang bagus, sebagian besar aspeknya sedang bagus,” tutur Lahiri yang meraih dua birdie di empat hole pertamanya untuk skor 68. ”Saya mengawalinya dengan baik. Ada banyak hole yang sulit di sini dan sepertinya saya berhasil memainkannya dengan cukup baik. Di sembilan hole terakhir, yaitu sembilan hole pertama lapangan ini, sepertinya angin sedikit mereda dan rasanya saya bisa mendapatkan peluang mencatatkan skor, jadi agak kecewa juga (karena gagal meraih lebih banyak birdie.

”Mungkin saya bisa memukul jalur putt dengan sedikit lebih baik, dan ada beberapa pukulan yang meleset dari green juga. Jadi, saya mesti memperbaikinya dan berharap tren positif ini bisa berlanjut,” tandas Lahiri yang finis T13 pada Valero Texas Open dan T15 pada Mexico Open at Vidanta.

Pan, yang sejauh ini telah mengemas satu gelar PGA TOUR, juga menikmati awal yang solid dan berniat untuk melanjutkan permainannya dan mencapai finis yang lebih meyakinkan lagi. Pada turnamen di Meksiko pekan lalu, ia sempat mengawali turnamen dengan skor 66, namun finis di posisi T29. ”Saya main sangat bagus. Anda hanya bisa finis di sepuluh besar, lima besar jika bisa bermain bagus selama empat putaran. Saya berharap bisa menuai hasil yang bagus pekan ini,” tandasnya.