Kim Siwoo dan Tom Kim hanya punya satu target ketika mengikuti Zurich Classic of New Orleans pekan ini: menikmatinya.
Kim Siwoo dan Tom Kim mengambil keputusan dadakan untuk mengikuti ajang Zurich Classic of New Orleans pekan ini, yang menyediakan total hadiah sebesar US$8 juta di TPC Louisiana. Kini mereka bersemangat untuk menjadi bagian dari ajang yang mempertemukan total 80 tim yang masing-masing terdiri dari dua pemain ini. Selama empat putaran mereka akan bertanding dalam format fourball dan foursome.
”Saya tak sabar untuk bermain dengan Tom pekan ini,” tutur Siwoo, yang sejauh ini telah mengoleksi empat gelar PGA TOUR. ”Kami sangat menikmati duet ini pada ajang Presidents Cup tahun lalu dan dengan format serupa pekan ini, saya pikir kami akan sangat menikmati kebersamaan. Kami sangat kompak dan permainan kami menyatu. Niat kami hanyalah menikmati berada di sini dan berharap bisa saling mendorong permainan terbaik masing-masing.”
Ketika Tom mulai menonjol pada PGA TOUR sejak musim lalu, di mana ia kemudian menjuarai dua gelar, pegolf berusia 20 tahun itu kerap bermain bersama di Dallas sehingga keduanya lekas menjadi teman baik. Duet mereka pada Presidents Cup di Quail Hollow bulan September 2022 lalu menjadi salah satu daya tarik lantaran menang 1-up atas duet Patrick Cantlay dan Xander Schauffele, yang pekan ini bertindak sebagai juara bertahan Zurich Classic of New Orleans.
”Kami sangat kompak dan permainan kami menyatu. Niat kami hanyalah menikmati berada di sini dan berharap bisa saling mendorong permainan terbaik masing-masing.” — Kim Siwoo.
”Pastilah kami banyak mengobrolkan hal ini sebelumnya,” ujar Tom. ”Kami memang mempertimbangkan ikut, tapi ketika jadwalnya keluar, rasanya berat dan kami berencana untuk mengambil rehat. Masing-masing kami tidak main dengan bagus pekan lalu dan akhirnya kami bilang, ’ayolah main saja’.”
Baik Tom, maupun Siwoo sama-sama gagal lolos cut pada ajang RBC Heritage di Harbour Town pekan lalu, sekaligus memperpanjang penampilan tanpa finis di sepuluh besar sejak bulan Januari. Tom menjuarai Shriners Children’s Open bulan Oktober 2022, sedang Siwoo menjuarai Sony Open bulan Januari.
Tom, yang usianya tujuh tahun lebih muda daripada Siwoo, menilai permainan mereka mirip dan memudahkan masing-masing untuk kembali berduet. ”Kami sudah menikmati sukses lewat Presidents Cup, jadi kami tahu kalau kombinasi kami cukup bagus. Kebetuan saja dan senang rasanya, dan saya pikir kami hanya perlu bermain dan menikmatinya pekan ini. Itulah hal terpenting,” ujar Tom, yang telah dua kali menembus sepuluh besar lewat Sentry Tournament of Champions dan The American Express tahun ini.
”Kami tidak punya banyak ajang beregu dan permainan kami cukup mirip. Kalau melihat statistik kami, jarak pukul kami atau yang lainnya, kekuatan kami dan seputar itu, kami cukup dekat dan itulah yang membuat kami menjadi tim yang bagus dan seperti itulah kemitraan yang bagus bisa berjalan karena kami terasa begitu dekat. Pengalaman Presidents Cup itu akan membantu kami untuk yakin dan percaya pada permainan kami.”
”Kami tidak punya banyak ajang beregu dan permainan kami cukup mirip. … Pengalaman Presidents Cup itu akan membantu kami untuk yakin dan percaya pada permainan kami.” — Tom Kim.
Wakil Asia lainnya pekan ini termasuk duet Korea An Byeonghun-Kim Seonghyeon, Kang Sung-Bae Sangmoon, dengan Im Sungjae akan berduet dengan Keith Mitchell. Sementara itu, pegolf China Marty Dou Zecheng berduet dengan Zac Blair, Noh Seungyul berpasangan dengan Michael Kim, dan pegolf China lainnya Carl Yuan berduet dengan Tyson Alexander.
Pasangan Collin Morikawa dan Max Homa, Sam Burns dan Billy Horschel, serta Justin Suh dan Sahith Theegala akan menjadi pesaing kuat pada pekan ini. Cut-off pada hari Jumat nanti akan dilakukan untuk 33 tim teratas berikut tie.
K.J. Choi dan Noh, sempat menjuarai ajang Zurich Classic ini, masing-masing pada tahun 2002 dan 2014, ketika ajang ini masih dimainkan dengan format strokeplay individual. Ajang ini kemudian beralih menjadi ajang beregu mulai tahun 2017.


