Im Sungjae mencatatkan skor yang sama dengan Tiger Woods untuk mengawali Genesis Invitational 2023.
Im Sungjae benar-benar membawa penampilan solidnya dalam dua pekan terakhir ke Riviera Country Club. Pegolf berusia 24 tahun ini mengawali ajang Genesis Invitational 2023 pekan ini dengan menyamai raihan skor sang legenda sekaligus tuan rumah turnamen ini, Tiger Woods.
Sebagai salah satu turnamen dengan peningkatan status plus hadiah uang yang lebih besar, Genesis Invitational menjadi turnamen kedua setelah WM Phoenix Open pekan lalu yang diikuti oleh para pegolf tangguh dunia. Dengan latar yang demikian, torehan 2-under 69 yang Im torehkan sudah cukup menempatkannya di posisi 27 bersama 16 pegolf lainnya, lima stroke di belakang Max Homa dan Keith Mitchell yang kemarin (16/2) menorehkan skor 64.
Bermain dari hole 10, pemegang dua gelar PGA TOUR ini mencatatkan birdie di hole 11, 14, 8, dan 9, dengan dua bogey terpaksa ia buat di hole 12 dan 5. Dua birdie di dua hole terakhir itu terbukti krusial untuk memulai pekan berat ini dengan skor under.
Ada harapan positif dalam diri Im pekan ini. Pasalnya, ia baru saja mengemas sepuluh besar dalam dua turnamen terakhir yang ia ikuti tahun ini. Usai T4 pada ajang Farmers Insurance Open, ia finis T6 di TPC Scotssdale dalam ajang WM Phoenix Open pekan lalu.
Rekan senegaranya, Kim Seonghyeon, yang masih harus menuntaskan dua hole lagi pada hari Jumat (17/2) pagi ini menjadi wakil Asia berikut yang bermain under. Sempat bermain 2-under berkat birdie dari hole 5 dan 6, Rookie of the Year Korn Ferry Tour 2022 ini mencatatkan satu-satunya bogey di kartu skornya dari hole 13.
Adapun bintang baru dari Korea Tom Kim dan Juara Masters 2021 Hideki Matsuyama harus menuntaskan permainan putaran pertama mereka dengan catatan even par 71.
Meskipun Homa dan Mitchell menjadi penguasa puncak klasemen sementara, perhatian publik jelas lebih banyak terarah kepada Woods. Sejak The Open Championship di St Andrews tahun 2022 silam, Genesis Invitational ini menjadi putaran kompetitif resmi pertama Woods pada PGA TOUR.
”(Sorakan dari penonton) jauh lebih kencang daripada yang sudah-sudah—saya belum mengikuti turnamen lagi sejak lama …. Saya berusaha tetap tenang—mungkin tidak banyak nenoleh. Mungkin seharusnya saya menoleh (ke penonton) …, saya berusaha menenangkan diri sepanjang hari, berusaha mencari tahu apa yang bakal saya lakukan di lapangan karena belum bertanding lagi,” tutur pemegang 82 gelar PGA TOUR ini.
Woods sempat bermain 1-over setelah hanya mengemas dua birdie dan tiga bogey hingga hole 15, namun tiga birdie berturut-turut di tiga hole terakhir membawanya di posisi yang sejajar dengan Im dan 15 pemain lainnya di peringkat 27.
”Sungguh menyenangkan saya bisa mendapatkan rekan bermain yang luar biasa, dua sosok dan sahabat yang hebat. Orang-orang jelas sangat mendukung, mereka menyoraki kami. Semua itu membuat turnamen ini menjadi lebih baik lagi. Akhirnya, saya bisa melakukan beberapa pukulan yang bagus dan memasukkan sejumlah putt,” ujar Woods.
Dengan kondisi yang masih jauh dari ideal, Woods mengaku harus melakukan perawatan terhadap tubuhnya untuk mempersiapkan diri kembali ke lapangan.
Sementara itu, bagi Homa skor 64 ini merupakan skor terendah yang ia torehkan selama bermain dalam 21 putaran pada Genesis Invitational. Catatan skor tersebut bahkan dua stroke lebih baik daripada skor terendah yang sebelumnya ia raih pada tahun 2021 dan 2022. Setelah mengemas tiga birdie dan satu bogey, Homa menorehkan lima birdie di sembilan hole berikutnya, termasuk tiga birdie secara berturut-turut dari hole 7.
Kombinasi kartu skor yang serupa juga ditorehkan Mitchell untuk berbagi posisi teratas dengan Homa. Baginya inilah pertama kalinya ia memimpin dalam 18 hole pertama sejak CJ CUP @ SUMMIT 2021 silam.


