Im Sungjae kembali menorehkan finis di sepuluh besar ketika Scottie Scheffler kembali menjadi No.1 Dunia usai mempertahankan gelar WM Phoenix Open 2023.
Upaya Im Sungjae untuk memberi tekanan bagi Scottie Scheffler akhirnya hanya memberinya finis di posisi T6 pada ajang WM Phoenix Open 2023 kemarin. Meski kembali bermain solid, Scheffler sukses mempertahankan gelarnya, sekaligus kembali ke peringkat teratas pada Official World Golf Ranking.
Pada putaran finial itu, Im mengemas skor 2-under 69 berkat empat birdie dan dua bogey sehingga mengoleksi total 11-under 273 pada turnamen yang memperebutkan total hadiah US$20 juta ini. Perolehannya itu menempatkannya delapan stroke di belakang Scheffler, yang mencatatkan skor 65 dan menahan laju pegolf Kanada Nick Taylor (65) serta Jon Rahm (68). Rahm sendiri harus puas finis sendirian di tempat ketiga, lima stroke di belakang sang juara.
Bagi Im finis yang meyakinkan ini sekaligus menjadi finis sepuluh besar ketiga dalam kalender resmi FedExCup musim 2022-2023 ini. Sebelumnya, ia finis di peringkat 7 pada Shriners Children’s Open dan T4 pada Farmers Insurance Open. Satu finis di sepuluh besar lainnya terjadi pada ajang Hero World Challenge, di mana ia finis di posisi T8. Namun, ajang tersebut tidak termasuk dalam kalender FedExCup musim ini.
Pencapaiannya kali ini sekaligus memperbaiki peringkatnya ke posisi 27 pada klasemen FedExCup, plus hadiah uang sebesar US$652.500.
”Finis yang bagus dengan hasil di sepuluh besar ini. Agak disayangkan saya justru membuat bogey di hole terakhir, tapi masih ada ajang besar lainnya (The Genesis Invitational) pekan berikutnya, jadi saya akan fokus ke sana,” tutur pemegang dua gelar PGA TOUR ini.
Ia memulai putaran finalnya dengan terpaut empat stroke dari Scheffler. Harapan sempat tebersit setelah meraih dua birdie di tiga hole pertamanya. Sayangya, ia tak sanggup mendekati pegolf Amerika tersebut lantaran hanya bisa bermain even par di sembilan hole berikutnya. Malah ia harus menorehkan bogey pertamanya di hole 13 setelah bolanya keluar area permainan. Meski bisa bangkit dengan melesakkan birdie dari jarak 11,4 dan 8,7 meter di hole 16 dan 17, ia harus menuntaskan hole ke-72 di Stadium Course, TPC Scottsdale itu dengan bogey.
Im layak merasa puas dengan penampilan primanya, terutama setelah sempat finis T4 pada ajang Farmers Insurance Open dua pekan sebelumnya.
”Kami menghadapi para peserta yang kuat pekan ini, jadi saya kira banyak penggemar yang menikmatinya. Saya sangat bangga dengan sepuluh besar ini karena saya bersaing menghadapi banyak pesaing yang kuat. Rasa percaya diri saya pun meningkat untuk pekan depan. Semoga saya bisa menunjukkan permainan terbaik saya sekali lagi, di mana pengaturan dan kondisinya akan berbeda,” ujar Im.
Sementara itu, Scheffler menorehkan sebuah eagle dan empat birdie untuk menjuarai gelar PGA TOUR kelima dalam kariernya. Kemenangan tersebut membuat pegolf berusia 26 tahun ini menggeser Rory McIlroy dari singgasana Official World Golf Ranking, plus cek senilai US$3,6 juta.
”Saya tahu hari ini bakalan berat. Jon (Rahm) menampilkan salah satu permainan golf terbaik di dunia saat ini. Nick (Taylor) juga pemain yang fantastis dan telah membuktikan diri sebagai juara. Ada beberapa nama lain di papan klasemen, seperti Jordan (Spieth) dan Xander (Schauffele). Ada banyak pemain di jajaran atas. Saya tahu butuh putaran yang hebat. Takkan ada yang memberikan turnamen ini buat saya, saya mesti berjuang dan meraihnya. Tentunya saya bangga dengan hasil ini,” jelas Scheffler.
”Jelas sangat bagus bisa meraih kemenangan pertama tahun ini. Saya belum pernah menang lagi sejak The Masters (April 2022).”
Kemenangan ini juga menjadikan Scheffler sebagai pegolf ketujuh yang sukses mempertahankan gelar WM Phoenix Open, sekaligus pegolf ketiga yang mempertahankan gelar pada musim ini.
Adapun Kim Siwoo, Hideki Matsuyama, dan Lee Kyounghoon menuntaskan pekan ini dengan masing-masing menempati posisi T23, T29, dan T42. Pegolf Korea lainnya, Tom Kim, harus menutup turnamen ini dengan skor 73 dan berada di peringkat T50.

