Im Sungjae menikmati putaran awal yang solid dengan skor 65 pada ajang The Sentry, yang mengawali musim 2024.

Pegolf Korea Im Sungjae menorehkan skor 8-under 65 untuk menyamai rekor skor terendahnya pada ajang The Sentry dalam kampanye awal PGA TOUR musim 2024.

Pegolf berusia 25 tahun ini mencatatkan sembilan birdie untuk berbagi tempat kedua, satu stroke di belakang Sahith Theegala. Skor ini praktis menegaskan mengapa ia menyukai Plantation Course di Kapalua, Maui. Sebelumnya, ia juga telah dua kali finis di sepuluh besar dan tahun 2023 lalu finis T13.

Sementara itu, Juara FedExCup 2023 Viktor Hovland dan pemegang dua gelar Major Collin Morikawa, serta Jason Day yang performanya sedang bagus menjadi beberapa pemain lain yang juga menorehkan skor 65. Dengan demikian, ajang pertama dari turnamen Signature PGA TOUR dengan total hadiah US$20 juta ini benar-benar menunjukkan persaingan ketat para pemain bintang sejak awal.

Adapun rekan senegara Im, Tom Kim, menorehkan sebuah eagle dengan empat birdie untuk skor 68, sedangkan pemain debutan An Byeonghun yang juga dari Korea mencatatkan tujuh birdie dengan dua bogey untuk berada di posisi T19. Sementara itu, Kim Siwoo bermain dengan skor 70 dan berada di posisi T37, dengan pemegang delapan gelar PGA TOUR Hideki Matsuyama menorehkan skor 71 untuk berada di posisi T46.

”Ajang dan putaran pertama pada tahun baru, secara keseluruhan memuaskan.” — Im Sungjae.

Im, yang sejauh ini telah menjuarai dua gelar PGA TOUR, mengaku sedikit kecewa setelah pada tahun 2023 lalu ia hanya bisa berada di peringkat 24 pada klasemen final FedExCup, menyusul sembilan kali finis di posisi 10 besar. Peringkat tersebut menjadi peringkat akhir FedExCup terendah dalam kariernya sejak debut PGA TOUR tahun 2019. Ia memang menjuarai medali emas bersama Tim Korea dalam kompetisi beregu pada Asian Games 2023 di China. Namun, prestasi itu justru membuatnya lapar akan gelar PGA TOUR ketiga sejak terakhir mengangkat trofi tahun 2021.

”Ajang dan putaran pertama pada tahun baru, secara keseluruhan memuaskan,” ujar Im, yang sembilan birdie-nya itu menyamai rekor jumlah birdie per putaran yang ia torehkan saat memaninkan putaran ketiga THE PLAYERS Championship 2023.

”Lapangan ini sangat cocok buat saya dan saya bisa mendapat hasil yang bagus tiap kali kembali ke sini. Saya merasa yakin sejak tee pertama. Dengan sembilan birdie dan satu bogey, saya berharap bisa main seperti ini pada sisa turnamen ini!”

Pegolf yang berjulukan ”Iron Man” ini jarang mendapat kendala. Ia berhasil memenuhi 16 green in regulation dan berada di peringkat keempat untuk kategori Strokes Gained: Putting, memperoleh 2,25 stroke dari seluruh peserta. Ia menunjuk putter barunya sebagai kunci ketajamannya di atas green.

”Saya hanya membidik tepat ke tengah dan berusaha memukl keras dan yakin, dan hasilnya terasa sedikit lebih memuaskan ….” —Sahith Theegala.

”Dengan fairway yang lebar, pukulan kedua menjadi kunci bagi semua pemain. Kalau bisa mendapat akurasi dan jarak pukul yang tepat, saya bisa membuat banyak birdie. Dengan akurasi hari ini, saya bisa memasukkan beberapa birdie, dan saya juga mendapat putter baru pada awal tahun dan senang dengan cara saya menyelesaikan (putaran ini),” ujar Im, yang berada di tempat kedua untuk kategori Stroke Average di Kapalua dengan 67,67 dalam 12 putaran.

”Untuk sisa pekan ini, saya berharap angin ikut berembus, Saya mesti menjaga permainan tiap harinya dan bersikap sabar. Dengan begitu hasilnya, menurut saya, akan mengikuti.”

Adapun pegolf Amerika berdarah India Sahith Theegala, yang merupakan salah satu bintang baru pada PGA TOUR, menorehkan sepuluh birdie, termasuk enam birdie berturut-turut dalam upanya mengejar gelar PGA TOUR kedua menyusul kemenangannya pada ajang Fortinet Championship bulan September 2023 lalu.

Secara khusus ia mengaku puas dengan permainannya di hole 12. ”Saya menghadapi putt berjarak 2,4-3,6 meter dan saya tidak tahu bakal break ke mana. Buliran rumputnya terlihat berantakan. Saya hanya membidik tepat ke tengah dan berusaha memukl keras dan yakin, dan hasilnya terasa sedikit lebih memuaskan karena saya tahu hole 13, 14, 15 juga bisa (berpeluang memberi birdie), jadi bisa memasukkan putt itu terasa menyenangkan,” tegasnya.