Dua wakil Asia, Im Sungjae dan Hideki Matsuyama akan menuju TOUR Championship di East Lake Golf Club.

Finis sendirian di tempat ketiga pada BMW Championship kemarin (29/8) memastikan Im Sungjae kembali mengikuti TOUR Championship untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Sayangnya, rekan senegaranya, Lee Kyounghoon, tidak dapat mengikuti langkahnya tersebut.

Im berjibaku untuk mencatatkan skor 5-under 67 dan akhirnya harus finis dempat stroke di belakang duo Patrick Cantlay dan Bryson DeChambeau yang kemudian harus memainkan hole tambahan untuk menentukan pemenang. Cantlay akhirnya memenangkan gelar ketiga pada musim ini, yang sekaligus menjadi kemenangan kelimanya pada PGA TOUR, setelah mencatatkan birdie di hole play-off keenam.

Im, yang sebenarnya berpeluang menciptakan kejutan lantaran memulai putaran final dengan terpaut tiga stroke dari Cantlay dan DeChambeau, akan menuju ke East Lake Golf Club setelah menempati peringkat 12 pada klasemen FedExCup. Dengan kebijakan unik yang memberikan modal bagi para pegolf yang akan bermain pada TOUR Championship, Im akan memulai putaran pertamanya nanti dengan skor 3-under, tujuh stroke di belakang Cantlay yang akan memulai dengan 10-under menyusul keberhasilannya finis di posisi teratas klasemen FedExCup, yang dikhususkan hanya bagi 30 pegolf teratas.

Rekan senegara Im, Lee Kyounghoon mendapatkan bogey di hoe terakhir setelah memukul bolanya dari tengah fairway. Dengan skor 67 pada putaran final itu, ia hanya bisa finis di posisi T12 dan akhirnya hanya menempati posisi 31 pada klasemen akhir, hanya terpaut satu posisi untuk bisa mengukuti TOUR Championship. Lee hanya perlu bermain par di hole terakhirnya itu, namun approach dari jarak 178 meter itu justru meleset jauh dari targetnya dan ia gagal melakukan recovery di atas green. Hasil yang ia dapatkan ini praktis memupus harapannya menuju East Lake.

Adapun Kim Siwoo, yang menuntaskan putaran final dengan skor 66 dan finis di peringkat T29 menempatkannya di peringkat 34 pada klasemen FedExCup musim ini. Ia butuh finis di posisi 15 besar untuk melanjutkan musim ini. Sedangkan Juara Masters Hideki Matsuyama memastikan melangkah ke TOUR Championship untuk kedelapan kali dalam kariernya, meskipun hanya finis di peringkat T46 di Caves Valley. Ia akan memulai ajang pamungkas pekan ini dari peringkat 22.

 

 

Im sendiri merasa puas bisa meraih finis sepuluh besar kelima pada musim ini. Permainannya sepanjang pekan ini memang mengagumkan. Ia ada di peringkat keempat untuk Strokes Gained: Putting dan mendapat 6,15 stroke ketimbang pemain lainnya. ”Putting saya tidak begitu bagus dalam beberapa turnamen terakhir, tapi pekan ini performanya meningkat. Jadi, pekan ini saya merasa, ketimbang turnamen-turnamen lainnya, lebih nyaman untuk bermain,” jelas Im.

Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, ia melakukan birdie yang krusial di hole 17 dan 18. ”Ketika sampai di hole 17 dan 18, perasaan saya terasa nyaman, rasanya nyaman untuk bermain,” jelas Im, yang menccatatkan enam birdie, dan semuanya itu ia raih dari jarak kurang dari 4 meter.

Setelah mengawali putaran final dengan sama-sama berada di posisi teratas, Cantlay dan DeChambeau harus bertarung sengit setelah keduanya mencatatkan skor yang smaa. 27-under 261. Cantlay kemudian membutuhkan enam hole tambahan untuk memastikan kemenangan ketiganya pada musim ini, sekaligus mengambil posisi teratas menuju perburuan hadiah terbesar FedExCup.

”Saya agak sedikit lelah, tapi sangat gembira. Saya bermain bagus sepanjang pekan. Namun, pada awal pekan ini saya tidak sadar kalau butuh skor under sebanyak itu untuk sekadar memaksakan play-off. Namun, saya banyak melakukan pukulan bagus hari ini, dan itu saja sudah cukup,” tutur Cantlay.

”Saya pikir mengamankan bogey di hole 17 agak sedikit sulit. Sudah jelas cara memainkan hole itu tidak sesuai dengan yang saya bayangkan, tapi hal itu cukup membuat saya bertahan, dan putt-nya juga susah, dan dengan mengamankan bogey di sana dan dengan selisih satu stroke menuju hole terkahir, putt itu sangat berarti. Dan sudah jelas birdi lainnya di hole 18. Namun, semuanya juga penting. Saya membutuhkan semuanya. Dan kami saling berduel hampir sepanjang hari.”