Shugo Imahira mempertahankan posisinya di puncak klasemen ACN Championship Golf Tournament setelah menorehkan skor 71.

Harapan Shugo Imahira untuk mengejar gelar Japan Golf Tour Organization (JGTO) kedua pada musim ini masih terbuka. Meski hanya mencatatkan skor 1-under 71 pada putaran ketiga di Sanko Golf Club tadi, ia masih mempertahankan posisinya di puncak klasemen ACN Championship Golf Tournament. Ia unggul satu stroke dari pemain veteran Yuta Ikeda.

Ia jelas tidak mengira akan kesulitan mencari birdie. Berbeda dengan ketika ia menorehkan skor 63 pada putaran kedua kemarin, kali ini ia hanya bisa mengemas tiga birdie dan justru mendapat dua bogey. Beruntung tidak satu pemain pun bisa mengimbangi skor 13-under 203 yang ia kumpulkan.

Imahira mengaku angin pada putaran ketiga menghadirkan tantangan yang besar untuk menciptakan peluang birdie.

”Sulit sekali menciptakan peluang hari ini, dan angin juga terasa lebih menantang daripada kemarin,” tutur mantan pegolf JGTO nomor satu tahun 2018 dan 2019 ini.

”Bola cenderung lebih bergulir setelah mendarat di green, terutama dengan angin yang ikut berembus. Alhasil sulit mengukur jarak pukul.

”Saya sudah biasa mengambil keputusan dengan mempercayai insting, dan meneruskannya dengan pukulan saya.” —Shugo Imahira.

”Meski tidak bisa memaksimalkan penampilan hari ini, saya yakin kalau saya berhasil menunjukkan keuletan. Dengan tersisa satu putaran, sangatlah krusial bagi saya untuk berkonsentrasi pada tiap pukulan.

”Sangatlah penting juga untuk memahami semua elemen. Mempertahankan bola di fairway menjadi sangat penting; kalau bergulir ke rough, menghentikan bola di atas green akan menjadi lebih sulit. Strategi utamanya ialah mempertahankan konsistensi pukulan di fairway dan mengatur pukulan di wilayah sekitar green.

”Angin menjadi faktor yang konsisten, dan dinamika ini belum bergeser. Saya sudah biasa mengambil keputusan dengan mempercayai insting, dan meneruskannya dengan pukulan saya.”

Ikeda kini menjadi pesaing terdekatnya dengan skor total 204 setelah mencatatkan skor 68. Jika Imahira mengincar gelar kedua pada tahun ini, Ikeda berniat mengincar gelar pertamanya sejak empat tahun terakhir untuk memberinya gelar JGTO ke-22 dalam kariernya.

Pegolf Korea Song Younghan menjadi wakil internasional terbaik sejauh ini. Skor 68 yang ia bukukan juga memberi peluang untuk meraih gelar kedua pada musim 2023. Ia akan memulai putaran final dengan menempati posisi T3 bersama Yuki Inamori (70) dan Tomohiro Kondo (72).