Yuki Inamori kembali mengangkat trofi, kali ini pada ajang Japan Players Championship by Sato Shokuhin, sebagai gelar JGTO kedua pada musim 2022.

Dua birdie di dua hole terakhir terbukti menjadi dua birdi yang krusial bagi Yuki Inamori. Birdie di hole 17 dan 18 itu memberinya skor 7-under 65 pada putaran final, sekaligus memastikan dirinya menjuarai ajang Japan Players Championship by Sato Shokuhin pada Minggu sore ini.

Catatan skor yang ia raih pada putaran final itu juga diraih oleh Kaito Onishi. Akan tetapi, dengan skor total 23-under 265, Inamori memastikan gelar keduanya musim ini dengan keunggulan satu stroke. Kemenangan ini sekaligus menempatkannya sejajar dengan Kazuki Higa dan Shugo Imahira, yang telah menjuarai lebih dari satu turnamen pada musim 2022 ini.

Persaingan pada putaran final ini memang memberi kesempatan kepada banyak pemain untuk menciptakan kejutan. Pasalnya, pegolf veteran Katsumasa Miyamoto hanya memegang keunggulan satu stroke di puncak klasemen.

Inamori berhasil memulai putaran final dengan meyakinkan. Tiga birdie berturut-turut yang ia bukukan dari hole 3 memberinya jarak yang penting dalam persaingan. Meskipun birdie ketiga, yang ia bukukan di hole 7, harus pupus oleh bogey di hole 9, ia langsung memperbaiki catatan skornya dengan birdie di hole 10, sebelum kemudian meraih birdie keenamnya di hole 13.

Pada titik tersebut, Onishi justru menciptakan rangkaian empat birdie dari hole 13, yang praktis memberinya keunggulan satu stroke atas Inamori.

Sayangnya, Inamori justru sukses mendapat dua birdie lagi di dua hole terakhirnya, sementara Onishi gagal menambah birdie, bahkan untuk memaksakan play-off. Sementara Miyamoto juga harus merelakan peluangnya sirna lantaran mendapat bogey di hole 14 dan 17.

 

Justin De Los Santos, Round 4 Japan Players Championship by Sato Shokuhin 2022.
Hanya bisa bermain dengan skor 71, Justin De Los Santos harus puas finis di peringkat T29. Foto: JGTO Images.

 

”Ini kemenangan kedua saya tahun ini. Saya merasa sangat lega,” ujar Inamori, yang juga telah memenangkan dua gelar Japan Open ini. ”Saya kira saya bakal kesulitan untuk meningkatkan skor saya hari ini, khususnya setelah mendapat bogey di hole 9. Saya berpeluang memenangkannya di hole terakhir dan saya tidak ingin melewatkannya.

”Untuk putt kemenangan itu, saya mendapat inspirasi dari Miyamoto. Saya mengamati bagaimana ia sebelumnya membaca jalur putt sebelumnya, dan saya mengikutinya, dan bolanya masuk!”

Inamori memang layak merasa sumringah, lantaran kemenangan ini memberinya paruh musim pertama yang sangat sukses, setelah pada awal Mei 2022 lalu ia juga sukses menjuarai ajang The Crowns. Kemenangan ini sekaligus memberinya hadiah sebesar ¥10 juta. ”Saya akan menuju ke Amerika Serikat untuk berlatih dan mengikuti beberapa turnamen selama jeda kompetisi,” ujarnya.

Bagi Onishi, finis pada pekan ini menjadi runner-up kedua baginya pada musim ini, setelah bulan lalu juga nyaris meraih kemenangan pada ajang Diamond Cup.

Jelas tak hanya Onishi yang merasa kecewa. Miyamoto pun merasakan hal serupa lantaran gagal memaksimalkan permainan, justru ketika ia membutuhkannya. Tahun lalu ia juga memimpin menuju putaran final, namun dengan keunggulan dua stroke. Dan ia hanya mampu bermain dengan skor 73 sehingga harus puas finis T2.

Perasaan yang sedikit kecewa juga dialami pegolf muda Filipina Justin De Los Santos. Pada putaran final hari ini, pegolf berusia 26 tahun tersebut hanya bisa membukukan skor 71 lantaran hanya meraih tiga birdie dengan dua bogey. Skor total 11-under 277 membuatnya hanya bisa finis T29.

Japan Players Championship by Sato Shokuhin ini menjadi penutup paruh pertama kompetisi JGTO musim ini. Setelah jeda selama lima pekan, perebutan meraih trofi akan dilanjutkan melalui ajang Japan PGA Championship pada 4-7 Agustus mendatang.