Perjuangan Tim Indonesia pada ajang South East Asia Amateur Team Golf Championship di Nay Pyi Taw, Myanmar berakhir sudah. Kemarin (23/12), 13 wakil Indonesia yang turun untuk ajang 58th Putra Cup, 10th Santi Cup, 12th Lion City Cup, dan 6th Kartini Cup memperoleh hasil beragam, baik dari nomor beregu maupun nomor individu.
Dari empat ajang yang dipertandingkan, prestasi terbaik dibukukan oleh tim yang turun untuk 12th Lion City Cup. Dominikus Glenn Yuwono, Kentaro Nanayama, dan Gabriel Hansel Hari akhirnya finis di tempat ketiga. Dari empat putaran yang dimainkan, Indonesia mengumpulkan skor total 598. Mereka pun harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Myanmar yang bermain delapan stroke lebih baik, dan Thailand yang menempati peringkat kedua dengan skor 592.
Secara individu, hasil terbaik dibukukan oleh Kentaro yang selama empat putaran bermain dengan skor 301. Ia finis di peringkat T6, berbagi peringkat dengan pegolf Thailand Dechawat Phetprayoon.
Dari ajang Santi Cup perjuangan Ribka Vania, Marcella Pranovia, dan Nanda Winnet Soraya harus berakhir dengan finis di peringkat 5. Pada putaran terakhir kemarin, Ribka sempat bermain 69, namun sayang Marcella dan Nanda hanya bermain 78 sehingga kurang cukup untuk mengangkat posisi Indonesia secara tim. Ribka sendiri akhirnya finis di tempat keempat pada nomor individu.
“Saya bermain dengan solid pada putaran terakhir. Sejak awal saya ingin finis dengan solid dan terlepas finis di peringkat berapa, tapi saya ingin finis dengan bagus dan berhasil mewujudkannya sehingga saya merasa sangat puas. Finis di tempat ke-4 dengan selisih satu stroke memang menyakitkan, tapi saya sudah melakukan yang terbaik dan saya harus menerima hasil akhirnya,” tuturnya, sembari memuji perjuangan teman-temannya.
Tim Filipina, meski tidak diikuti oleh Yuka Saso, kukuh di peringkat teratas dan berhasil menjuarai kategori beregu. Sementara Bianca Pagdanganan menjuarai nomor individu dengan skor total 10-under 278, tiga stroke dari rekan senegaranya Louis Kay Go.
Persaingan yang seru terjadi pada ajang 58th Putra Cup. Indonesia yang memulai putaran final dengan selisih hanya dua stroke dari Singapura di tempat kedua, akhirnya harus mengakui keunggulan tim dari negara pulau tersebut. Dengan perolehan skor 872, Almay Rayhan Yagutah, M. Rifqi Alam Ramadhan, M. Seandy Alfarabi, dan Alred Raja Sitohang harus finis di tempat keempat setelah Tim Singapura mengungguli Indonesia dengan selisih satu stroke.

Dari nomor individu, Alfred Raja Sitohang dan M. Rifqi Alam Ramadhan berhasil menembus sepuluh besar. Alfred yang mengumpulkan skor total 290 menempati peringkat 8, sedangkan Rifqi berada di posisi T9.
“Permainan saya sendiri harusnya bisa lebih bagus lagi. Pada hari pertama dan kedua saya mendapat banyak bogey yang bukan karena penalti atau dari tempat yang susah. Pukulan wedge saya untuk minggu ini bagus, saya bisa membuat birdie dari jarak 50-90 meter,” ujar Rifqi, yang bersama Alfred mencatatkan skor terendah pada putaran final kemarin.
“Permainan short game saya harus lebih bagus lagi. Dari pekan ini, saya lebih termotivasi lagi agar tidak mendapat bogey, terutama jika bola berasal dari tempat yang aman di tengah fairway.”
Sementara itu, trio Aurelia Grace Nicole, Viera Permata Rosada, dan Meva Helina Schmit akhirnya hanya berhasil mempertahankan peringkat keempat. Ini juga menjadi perjuangan yang cukup positif, mengingat mereka sempat memulai turnamen dengan berada di peringkat paling dasar. Thailand berhasil menjuarai 6th Kartini Cup ini dengan skor 590, sebelas stroke lebih baik daripada Filipina. Tempat ketiga dihuni oleh Malaysia yang menorehkan sor 613.
Untuk nomor individu, Meva berada di posisi terbaik dari ketiga wakil Indonesia yang turun pada 6th Kartini Cup. Ia finis di posisi T6, berbagi posisi dengan pegolf Filipina Eagle Ace Superal. Sementara Jumpita Chul-ak-sorn dari Thailand berhasil tampi sebagai juara dengan skor total 287.
“Itu semua adalah bagian dari pelajaran bagi mereka semua, terutama yang muda-muda agar mereka bisa mengelola diri mereka sendiri, bagaimana menghadapi hasil yang mereka dapatkan dan untuk bangkit lagi pada turnamen-turnamen mereka ke depan.” – Gian Perkasa, Manajer Tim Indonesia
“Anak-anak sudah berjuang maksimal hari ini (kemarin). Memang ada beberapa pemain, seperti Almay (Rayhan Yagutah) yang minggu ini belum dapat menampilkan permainan terbaiknya sehingga belum bisa berkontribusi lebih banyak. Sementara Nanda (Winnet Soraya) juga mengalami kesulitan secara fisik,” tutur Gian Perkasa, Mananjer Tim Indonesia.
“Para pemain yang turun di Lion City Cup dan Kartini Cup juga sudah main maksimal juga, walaupun Kentaro (Nanayama) harus bermain dalam kondisi kesehatan yang kurang baik, dia sempat demam dalam tiga hari terakhir.”
Gian menyebut beberapa pemain mengalami kekecewaannya sendiri karena performa yang kurang membuatnya berkontribusi bagi tim.
“Tapi itu semua adalah bagian dari pelajaran bagi mereka semua, terutama yang muda-muda agar mereka bisa mengelola diri mereka sendiri, bagaimana menghadapi hasil yang mereka dapatkan dan untuk bangkit lagi pada turnamen-turnamen mereka ke depan,” tutup Gian.
Hasil akhir Nomor Individu South East Asia Amateur Team Golf Championship
58th PUTRA CUP
292 – Alfred Raja Sitohang 78-72-68-74
293 – M. Rifqi Alam Ramadhan 76-75-70-72
296 – Almay Rayhan Yagutah 74-72-77-73
297 – M. Seandy Alfarabi 72-77-76-72
12th LION CITY CUP
301 – Kentaro Nanayama 78-75-74-74
304 – Dominikus Glenn Yuwono 74-78-74-78
309 – Gabriel Hansel Hari 71-81-79-78
10th SANTI CUP
288 – Ribka Vania 72-70-75-69
307 – Marcella Pranovia 82-73-77-75
320 – Nanda Winnet Soraya 82-76-83-79
6th KARTINI CUP
307 – Meva Helina Schmit 79-77-72-79
313 – Viera Permata Rosada 81-76-80-76
319 – Aurelia Grace Nicole 83-79-78-79
Klasemen akhir beregu
58th PUTRA CUP
847 – Thailand
869 – Filipina
871 – Singapura
872 – Indonesia
883 – Hong Kong
886 – Malaysia
897 – Myanmar
12th LION CITY CUP
590 – Myanmar
592 – Thailand
598 – Indonesia
598 – Singapura
601 – Filipina
603 – Malaysia
613 – Hong Kong
10th SANTI CUP
559 – Filipina
577 – Thailand
593 – Malaysia
594 – Myanmar
595 – Indonesia
598 – Hong Kong
618 – Singapura
6th KARTINI CUP
590 – Thailand
601 – Filipina
613 – Malaysia
618 – Indonesia
632 – Singapura
638 – Hong Kong


