Meski gagal melangkah ke putaran final pada ajang Hana Financial Group Singapore Women’s Open, Inez Wanamarta kian bersemangat melanjutkan karier profesionalnya.

Langkah Inez Wanamarta pada ajang Hana Financial Group Singapore Women’s Open akhirnya harus berakhir pada putaran kedua. Pegolf yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di Tanah Merah Country Club ini menorehkan skor total 154 berkat dua putaran dengan skor 77. Dengan cut-off yang ditentukan pada even par 144, Inez menjadi salah satu dari 35 pemain yang tidak dapat melangkah ke putaran final Minggu (11/12).

Pada putaran pertama kemarin (9/12), Inez mengemas tiga bogey dengan dengan satu double bogey, dan hari ini ia harus kembali menorehkan skor 77 setelah mencatatkan lima bogey.

Meski tak meraih satu birdie pun dan perjalanannya harus berakhir lebih awal, pegolf berusia 23 tahun ini mengaku senang bisa memulai karier profesionalnya dengan memetik begitu banyak pelajaran berarti.

”Saya sangat menikmatinya. Saya mendapat begitu banyak pelajaran berharga dan merasa sangat terhormat bisa mendapat kesempatan seperti ini. Mengingat Hana (Financial Group) telah telah menjadi sponsor utama dari begitu banyak seri, seperti pada KLPGA Tour, LPGA Tour, dan lain-lainnya, saya sungguh merasa terhormat bisa mewakili Indonsia dan diri saya dalam debut pekan ini,” tuturnya.

Meninggalkan level amatir dengan sejumlah prestasi, termasuk ketika menjuarai Women’s Southern Amateur Championship bulan Juni 2022 lalu, memang tidak menjamin sukses segera dijumpai. Inez sendiri mengakui betapa berbedanya level kompetisi college golf dengan profesional, seperti pada pekan ini.

Setelah bermain 4-over di sembilan hole pertamanya, ia mulai memperbaiki permainannya. Meski berhasil menghindari menambah bogey hingga hole 16, tak satu birdie pun menghias kartu skornya. Ia bahkan mencatatkan bogey kelimanya di hole 17 par 4 sehingga kembali menorehkan skor 5-over 77.

 

Inez Wanamarta, Round 2 Hana Financial Group Singapore Women’s Open 2022.
Catatan 100% melakukan up-and-down menjadi salah satu catatan positif Inez Wanamarta dalam debut profesionalnya. Foto: Foto: Hana Financial Group/Khalid Redza.

 

Catatan skor 10-over 154 jelas bukan sesuatu yang memuaskan. Namun, mengingat pengalaman yang tidak ternilai pada pekan ini, skor tersebut jelas tidak terasa lebih penting. Apalagi ia juga sadar bahwa perjalanannya masih panjang dan periode ini menjadi masa-masa untuk menyerap lebih banyak pelajaran dan pengalaman yang berharga.

Meski tidak mendapat satu birdie pun di Tampines Course, bukan berarti ia tidak memiliki sejumlah momen berharga untuk dibawa pulang.

”Saya melakukan up and down yang sempurna 100% dari bunker, jadi punya catatan seperti ini jelas sangat bagus. Dan saya juga melakukan beberapa pukulan yang sangat bagus dengan wood saya ke green di beberapa hole yang panjang,” tuturnya lagi. ”Cuma putting-nya memang harus dipertajam lagi.”

Menjelang memulai debutnya, Inez sempat mengungkapkan harapannya terkait dengan perkembangan golf wanita di Asia.

”Saya jelas berpikir ada banyak ruang untuk berkembang dan menciptakan lebih banyak kesempatan bagi turnamen-turnamen kaum wanita. Dengan mempertimbangkan betapa kuatnya para wanita Asia di kancah golf profesional, pasti akan lebih bagus jika lebih banyak turnamen dilangsungkan di Asia, setidaknya dengan jumlah yang mendekati kaum pria, agar bisa meningkatkan popularitas golf di kalangan wanita,” tuturnya.

Setelah perjalanannya berakhir pekan ini, Inez kini berniat untuk mempersiapkan dirinya sebelum kembali ke Amerika dan mengikuti Womens All Pro Tour setelah mendapatkan statusnya melalui Qualifying School.

”Sementara ini, saya merasa ada peluang untuk bermain di sana, jadi saya memilih untuk ke sana dulu. (Tentunya) saya juga masih menerima semua kesempatan yang ada terkait dengan peluang bermain di Tour yang mana saja. Saya cuma melihat jalan ke depannya nanti bagaimana dan apa yang bakal terjadi,” ujarnya. ”Sekarang ini saya sudah siap untuk kembali berlatih!”