Brendan Jones menuntaskan putaran kedua Heiwa PGM Championship 2022 sebagai salah satu pimpinan klasemen berkat skor 63 yang ia torehkan hari ini (28/10).
Veteran Australia Brendan Jones menampilkan permainan mengagumkan untuk berbagi posisi teratas pada akhir putaran kedua Heiwa PGM Championship 2022. Tiga pekan jeda di negeri sendiri membantu pegolf berusia 47 tahun ini untuk menorehkan skor 7-under 63, setelah sehari sebelumnya mencatatkan skor 67 di PGM Ishioka Golf Club. Catatan skornya itu ia raih berkat sebuah eagle dan empat birdie di enam hole terakhirnya.
Ia sempat membutuhkan 34 pukulan di sembilan hole pertamanya. Di sana ia menorehkan bogey di hole ketiganya, plus dengan dua birdie yang ia raih dari hole 6 dan 9.
Jones sendiri mengaku kaget dengan finis memukau yang ia torehkan tadi. Apalagi sepanjang musim ini ia merasa gagal menampilkan permainan mengesankan. Dengan berada di posis teratas, ia mulai membuka peluang meraih gelar ke-16, sekaligus yang pertama kalinya sejak terakhir menjuarai Token Homemate Cup 2019.
Setelah hanya bisa sekali lolos cut dalam delapan turnamen, Jones memutuskan pulang ke Australia untuk menyegarkan dirinya. Dan kini langkah tersebut mulai membuahkan hasil.
”Finisnya mengagumkan. Lucu karena tahun ini permainan saya sangat buruk. Permainan saya benar-benar tidak bagus,” tutur Jones yang meraih hasil terbaiknya tahun ini ketika finis T21 pada ajang BMW Japan Golf Tour Championship Mori Building Cup.
”Saya pulang ke Australia selama tiga pekan untuk bertemu pelatih lama saya dan mengobrol dengan beberapa pro yang membantu saya selama ini. Langkah itu mengubah pikiran saya, cara berpikir saya. Hari ini saya mengawalinya dengan gugup dan memainkan empat hole pertama dengan cukup buruk. Main saya berantakan, bahkan satu bola masuk ke air di hole 3.
”Satu hal yang belum saya lakukan dengan baik sepanjang tahun ini ialah melengkapi pukulan-pukulan yang bagus dengan putting yang juga bagus.” — Brendan Jones.
”Namun begitu berhasil mendapat birdie di hole 6, saya mulai sedikit merasa tenang. Dari sana, saya bermain dengan sangat, sangat baik. Enam hole terakhir cukup mengesankan.”
Ia sendiri mengaku tidak mengira bisa bermain sebagus ini karena hanya berpikir untuk lolos cut. ”Saya terus melakukan pukulan-pukulan yang bagus. Satu hal yang belum saya lakukan dengan baik sepanjang tahun ini ialah melengkapi pukulan-pukulan yang bagus dengan putting yang juga bagus. Jadi, tujuannya ialah memasukkan banyak putting,” sambungnya.
Meski berpeluang untuk melanjutkan kejutan dan menjuarai turnamen ini, ia menilai 36 hole ke depan masih membuka begitu banyak peluang. Itu sebabnya, ia memilih untuk bersabar dan melanjutkan permainan serupa pada putaran akhir pekan besok.
Dengan skor total 10-under 130, Jones kini berbagi peringkat teratas dengan Keita Nakajima. Keduanya unggul satu stroke atas Rikuya Hoshino, sementara duo Amerika Chan Kim dan Brad Kennedy terpaut satu stroke di belakang Hoshino.
Kim sendiri menorehkan empat birdie dengan tiga bogey untuk menjaga peluang meraih gelar Japan Golf Tour Organization (JGTO) ke-8. Adapun Kennedy mencatatkan skor serupa dan mengincar kemenangan keempatnya.
Satu pegolf Amerika lainnya, Todd Baek, menorehkan skor 67 dan berada di posisi 9.

