Kevin Caesario Akbar mengangkat trofi ketiga dalam karier profesionalnya lewat ajang Ibrahim Harisnanto Soetopo Memorial Cup presented by REWA
Kevin Caesario Akbar menunjukkan ketangguhan mental yang luar biasa untuk membalikkan keadaan dan menjuarai Ibrahim Harisnanto Soetopo Memorial Cup presented by REWA. Skor 7-under 65 yang ia torehkan pada putaran final sore tadi (13/11) memastikan pegolf berusia 26 tahun ini meraih kemenangan tiga stroke atas pimpinan klasemen hari pertama George Gandranata.
Meskipun mengawali putaran final di Gading Raya Padang Golf & Klub dengan jarak dua stroke dari George, Kevin menampilkan permainan yang stabil. Bahkan dalam 18 hole keduanya ini, ia benar-benar meminimalisasi kesalahan sehingga tidak mencatatkan satu bogey pun di akrtu skornya.
Jarak dengan George memang sempat kian jauh setelah pimpinan klasemen putaran pertama itu mencatatkan birdie di hole 2 dan 4. Namun, di hole 5 Kevin justru berhasil menciptakan eagle setelah pukulan kedua yang ia lakukan dari jarak sekitar 100 meter berhasil masuk ke lubang.
”Sebenarnya, rasanya agak aneh ketika mendapat eagle di hole 5. Dari jarak 100 meter saya menggunakan wedge 52°. Bolanya memantul sekali lalu langsung masuk. Saya mulai merasa bisa menang ketika eagle di hole 5 itu, cuma saya pikir perjalanan masih panjang, masih ada 13 hole lagi untuk dimainkan,” tutur Kevin.

Meski demikian, eagle tersebut jelas memberikan momentum baginya sehingga secara perlahan ia mulai mengejar ketertinggalannya. Setelah birdie di hole 8, ia kembali menciptakan eagle di hole 10, yang praktis membuatnya berbalik memimpin.
”Ketika mendapat eagle di hole 10 itu, saya mulai merasa, mungkin ini waktunya (saya bisa menang lagi),” sambung pegolf yang juga telah mengantongi satu gelar di sirkuit regional Asian Development Tour ini.
Tambahan dua birdie dari hole 12 dan 17 praktis membuat skor triple bogey di hole terakhir saja sudah cukup untuk memastikan kemenangan bagi Kevin.
”Senang banget, ini kemenangan pertama saya tahun ini, terakhir (bisa angkat trofi) tahun lalu. Jadi, bisa menang kembali itu suatu kebanggaan yang patut disyukuri juga,” ujar Kevin, yang memenangkan hadiah uang sebesar Rp32 juta.
Kemenangan ini jelas sangat penting baginya, mengingat dalam dua penampilan terakhirnya di kancah internasional, ia gagal lolos cut.

”Pastilah (memberi momentum). Apalagi ketika terakhir bertanding di Taiwan saya bermain dengan buruk. Tapi, minggu lalu, di Taiwan itu pengalaman yang bagus sekali karena saya belum pernah bermain dengan angin sekencang itu, 40-45 km/jam dan setelah main jelek kemarin minggu lalu dan bisa menang minggu ini cukup bisa membuktikan bahwa permainan saya sebenarnya sedang bagus, dan minggu depan ada ADT di Malaysia, dan minggu depan lagi di Saudi, semoga bisa terus main bagus,” ujarnya.
Bagi George, dua bogey dari hole 7 dan 9 terbukti sangat mahal harganya. Meski kemudian bisa menciptakan birdie dari hole 10 dan 17, ia harus puas menutup putaran final dengan skor 2-under 70 dan finis di tempat kedua dengan catatan 8-under 136.
”Kalau sebelum pertandingan ini ada yang menawarkan agar saya finis di tempat kedua, pasti saya akan menerimanya. Hasil pekan ini merupakan peningkatan yang sangat berarti setelah bermain dengan buruk pada BNI Indonesian Masters dua pekan lalu,” tutur George berbesar hati.
Sementara itu, Benita Kasiadi finis di posisi ketiga setelah menyamai catatan skor milik Kevin. Bedanya, putra pegolf legendaris Kasiadi ini memiliki satu bogey, yang ia dapatkan dari hole 7, namun berhasil mengemas delapan birdie.
Catatan istimewa juga ditunjukkan oleh Rinaldi Adiyandono. Ibrahim Harisnanto Soetopo Memorial Cup presented by REWA ini merupakan turnamen pertamanya tahun ini setelah dalam beberapa tahun terakhir lebih berfokus pada mengajar. Selain Kevin dan George, ia menjadi salah satu dari hanya lima pegolf yang mampu bermain di bawah par dalam dua putaran turnamen ini. Dua pegolf lain yang mencatatkan prestasi serupa ialah Hendri Nasim (68-71) dan Syukrizal (70-71).

