Permainan tanpa bogey dari Kevin Yu membawa pegolf China Taipei ini ke puncak klasemen putaran pertama Farmers Insurance Open 2024.

Setelah nyaris meraih kemenangan pertamanya di sirkuit PGA TOUR, Kevin Yu tampil sebagai pemuncak klasemen pada putaran pertama Farmers Insurance Open. Pegolf China Taipei ini bermain tanpa bogey dan membukukan skor 8-under 64 sehingga memegang keunggulan atas pegolf No.6 Dunia Patrick Cantlay.

Mantan pegolf amatir No.1 Dunia ini menorehkan delapan birdie di North Course, di Torrey Pines, San Diego, yang melanjutkan penampilan memukaunya setelah finis T3 pada The American Express, di La Quinta pekan lalu. Bermain dari hole 10, ia melesakkan lima birdie di sembilan hole pertamanya, lalu menambah tiga birdie di sembilan hole berikutnya. Akurasi pukulannya ke green juga mengagumkan, ia hanya meleset di satu green.

”Sangat bagus. Minggu lalu nyaris menang, bogey di hole terakhir hari Minggu. Namun, saya sudah main sangat bagus dan ingin sekadar membagun momentum,” tutur Yu, yang menembus PGA TOUR melalui jalur Korn Ferry Tour dua tahun lalu.

”Saya berbincang dengan kedi saya soal bagaimana kami harus memukul lebih banyak ke fairway. Pukulan saya sejauh ini sangat bagus, jadi saya tidak berusaha untuk mencoba mendapatkan jarak pukul maksimal. Cukup memukul banyak ke fairway. Itu rencananya. Green-nya agak bergelombang, tapi saya berusaha sebisa mungkin melakukan pukulan terbaik di atas green, seperti yang saya lakukan hari ini. Rasanya sungguh menyenangkan, tak sabar untuk putaran kedua besok (hari ini).”

 

Ryo Hisatsune, Round 1 Farmers Insurance Open 2024.
Ryo Hisatsune ikut meramaikan jajaran atas dengan menorehkan skor 65 dan berbagi tempat kedua dengan pegolf No.6 Dunia Patrick Cantlay. Foto: JGTOimages.

 

Alumnus Arizona State University ini sadar bahwa ia harus melanjutkan penampilan memukau ini jika ingin mengikuti jejak rekan senegaranya, C.T. Pan (RBC Heritage 2019) dan T.C. Chen (LA Open 1987) sebagai juara PGA TOUR.

”Saya rasa semua lapangan yang kami mainkan di sini (PGA TOUR) jauh lebih sulit ketimbang Korn Ferry Tour. Anda mesti memukul bola dengan baik. Anda juga mesti main stabil sepanjang tahun dalam semua bagian dari permainan Anda,” tuturnya lagi. ”Ketika bermain pada PGA TOUR, mental Anda juga harus lebih siap. Saya kira Korn Ferry Tour memberi peluang untuk siap bermain pada PGA TOUR. Waktu itu saja (Korn Ferry Tour) sangat kompetitif, jadi Anda mesti main sangat bagus. Sirkuit itu menjadi cara yang cepat dan bagus untuk mempersiapkan diri ke PGA TOUR.”

Sementara itu, anggota baru PGA TOUR asal Jepang Ryo Hisatsune juga kembali tampil mengesankan. Bermain di North Course, ia membukukan skor 65 dan berbagi tempat kedua bersama Cantlay. Hideki Matsuyama juga melengkapi trio Asia di jajaran atas berkat permainan dengan skor 66 dan kini berada di posisi T4. Adapun Kim Seonghyeon menjadi wakil Korea terbaik, yang berhasil menorehkan skor 69 saat memainkan South Course, yang diakui sebagai lapangan yang lebih sulit.

”Saya merasa nyaman bermain di Amerika Serikat,” tutur Hisatsune, yang meraih kartu PGA TOUR dengan finis di sepuluh besar Race to Dubai DP World Tour. ”Aspek terkuat saya ialah memukul ke fairway dan putting. Bermain di berbagai tempat pada berbagai Tour rasanya memberikan pengalaman belajar yang sangat banyak. Tahun lalu saya bermain pada DP (World Tour), saya bermain di banyak negara berbeda, banyak pelajaran buat saya. PGA TOUR adalah level yang tinggi, Tour terbesar. Saya pikir sangatlah penting untuk main agresif.”