Kevin Yu siap menjadi salah satu penantang ketika memulai THE PLAYERS Championship hari ini.
Pegolf China Taipei Kevin Yu berniat menantang para pegolf terbaik dunia pada ajang THE PLAYERS Championship. Ia meyakini kalau permainan yang sempurna tidaklah menjadi kemutlakan untuk bisa bersaing pada ajang flagship PGA TOUR yang mulai berlangsung malam ini—bisa disaksikan melalui DAZN dan Emtek Golf Champion.
Pekan ini menjadi kedua kalinya pegolf berusia 26 tahun ini bisa mengikuti ajang yang memperebutkan total hadiah sebesar US$25 juta ini. Dan ia berniat memastikan kalau permainannya terus berada dalam grafik yang positif, menyusul kemenangan perdananya pada PGA TOUR bulan Oktober 2024 lalu.
Seniornya, C.T. Pan, juga menjadi bagian di antara para pegolf elite pekan ini. Hanya saja, ini menjadi penampilan keenam baginya.
”Permainan saya sejauh ini masih bagus. Saya bisa dua kali finis di 20 besar sebagai prestasi yang bagus dan rasanya permainan saya sedang memuncak ke arah yang tepat,” tutur Yu, yang menjadi pegolf China Taipei ketiga yang sukses meraih kemenangan di panggung PGA TOUR.
”Anda mesti menerima beberapa pukulan meleset dan berada dalam situasi yang tidak menyenangkan dan hal-hal seperti ini pasti terjadi.”
”Awal tahun ini rasanya pukulan saya bagus, tapi saya mulai merasa berada di bawah tekanan berat dan mematok standard yang terlalu tinggi, serta berusaha selalu bermain sempurna. Padahal Anda tidak bisa selalu sempurna.
”Anda mesti menerima beberapa pukulan meleset dan berada dalam situasi yang tidak menyenangkan dan hal-hal seperti ini pasti terjadi. (Jadi,) saya berusaha melangkah ke lapangan dan merasa bebas dan senang. Jadi, berusaha agar tetap positif dan saya kira hasilnya bisa bagus.”
Dalam debutnya tahun lalu, ia membukukan skor 74-73 sehingga gagal lolos cut. Meski demikian, bisa kembali ke TPC Sawgrass cukup membangkitkan kenangan baginya. Pasalnya Yu pernah menjuarai Junior PLAYERS Championship 2015, yang dimainkan di lapangan yang sama.
Musim ini prestasi terbaiknya ia raih dengan finis T16 pada ajang WM Phoenix Open dan T17 pada Genesis Invitational. Dalam beberapa saat lagi ia akan menghadapi para pegolf terbaik dunia, termasuk juara bertahan Scottie Scheffler, yang dua kali berturut-turut menjuarai ajang ini.
”Saya menjuarai Junior PLAYERS ketika berusia 17 tahun, tapi rasanya pekan ini punya arti yang lebih besar lagi.”
”Selalu menyenangkan bisa kembali. Banyak kenangan dari masa Junior PLAYERS dan tempat ini sungguh istimewa. Lapangannya susah, tapi saya suka tantangan dan semoga bisa main bagus,” ujarnya. ”Semua pemain bagus ada di sini, seperti Scottie, dan pesertanya adalah yang terbaik sepanjang tahun. Hanya melihat mereka bersaing saja membuat ajang ini berada di level yang berbeda, tapi turnamen ini adalah turnamen yang masih menuntut saya membawa permainan terbaik saya.
”Saya menjuarai Junior PLAYERS ketika berusia 17 tahun, tapi rasanya pekan ini punya arti yang lebih besar lagi. Anda bisa bersaing dengan para pemain terbaik di dunia, dan inilah yang selalu saya impikan sejak kecil. Jadi, kalau bisa mengalahkan mereka, membuktikan kalau saya bisa mengalahkan mereka … hal itu bakal menjadi pencapaian besar. Semoga saya bisa main bagus pekan ini.”
Seperti kebanyakan pemain, ia juga sadar hole 16-18 menjadi rangkaian tiga hole krusial, termasuk hole 17 par 3 yang ikonik itu. Tahun lalu, ia memainkan hole 17 itu dengan 1-under dalam dua putaran.
”Lapangan ini sangat bagus, Anda mesti bisa memukul draw, memukul fade, dan bakal kesulitan kalau hanya bisa melakukan satu jenis pukulan. Short game akan jadi penting karena bola Anda pasti bakal meleset dari green. Ini ujian yang bagus. Anda mesti sangat disiplin dan mempertahankan rencana permainan. Mesti sabar juga karena lapangan ini menguji semuanya,” tandasnya.


