Kim Seonghyeon menampilkan mental bajanya pada putaran ketiga Fortinet Championship 2023 untuk mencatatkan skor 69 dan menempel Sahith Theegala dengan dua stroke.
Kim Seonghyeon berpeluang menikmati hadiah ulang tahun istimewa berupa gelar perdana selama berkiprah di kancah PGA TOUR. Pegolf Korea Selatan ini menunjukkan ketangguhannya mengatasi dua bogey beruntun di hole 13 dan 14 di Silverado Resort, di Napa, California dan mencatatkan tiga birdie di tiga hole berikutnya. Ia bahkan berpeluang membukukan birdie keempatnya di hole pamungkas dari jarak 1,8 meter, namun akhirnya harus puas dengan skor 3-under 69 dan skor total 15-under 201.
Sahith Theegala, yang bermain bersamanya, kian memperkukuh posisinya di puncak klasemen setelah mencatatkan skor 5-under 67 tanpa bogey. Ia bahkan mencatatkan empat birdie di sembilan hole terakhirnya untuk meninggalkan para pesaingnya, termasuk pegolf Australia Cam Davis dan pegolf Amerika Justin Thomas yang sama-sama menorehkan skor 65.
Kim mengaku merasa kewalahan bermain di hadapan para penggemar golf di AS. ”Rasanya sangat ramai di lapangan. Sahith diikuti oleh banyak penggemar dan saya belum pernah bermain dengan atmosfer seperti ini setelah sekian lama,” tutur Kim, yang mengawali putaran ketiga kemarin (16/9) dengan berbagi posisi teratas bersama Theegala. ”Saya berusaha menemukan irama dan butuh waktu sampai bisa menemukannya, tapi saya cukup senang dengan putaran ini.”
Kim, yang bermain dalam musim perdananya pada PGA TOUR, lekas merendah ketika disinggung soal kemungkinan merayakan ulang tahun ke-25 dengan kemenangan. ”Terlepas dari hasilnya, saya hanya ingin menikmati bermain di lapangan dan berniat untuk menginap semalam lagi di sini. Dan dengan jeda dua pekan, saya ingin bersiap dan bisa main lebih baik lagi tiap pekan. Justin Thomas adalah salah satu pemain idola yang saya kagumi, jadi saya sangat bersemangat bisa bermain dengannya. Saya ingin mendapatkan finis yang bagus pada putaran final,” tutur Kim lagi.
Sementara itu, rekan senegaranya Lee Kyounghoon kini menjadi pegolf Asia dengan posisi terbaik kedua setelah Kim. Pemegang dua gelar PGA TOUR ini mencatatkan skor 69 dan bertahan di peringkat T11. Sementara itu, harapan Bae Sangmoon untuk kembali memenangkan turnamen ini harus terkendala lantaran ia hanya bisa bermain dengan skor 75. Akibatnya, ia harus tergelincir ke peringkat T18 dengan skor total 208.
Adapun pegolf Jepang Satoshi Kodaira berhasil memperbaiki catatan permainannya dengan membukukan skor 69 sehingga kini berada di peringkat T37 dengan skor total 210. Ia unggul satu stroke atas pegolf Korea lainnya, Kang Sung (73) di peringkat T47. Wakil Asia lainnya, Carl Yuan asal China terpaksa menorehkan skor 77 dan menuntaskan putaran ketiga di peringkat 68.
Bagi Theegala, posisinya ini memberinya peluang untuk memenangkan gelar pertama dalam 74 ajang PGA TOUR yang ia ikuti. Jika berhasil menang pada hari Minggu ini, ia akan menjadi juara ke-12 yang meraih gelar pertamanya musim ini. Ia jelas menikmati kesempatan untuk melakukan terobosan besar dalam kariernya ini, namun ia pun sadar butuh empat putaran dengan permainan solid agar bisa mewujudkannya.
”Sungguh sulit dan butuh permainan golf yang bagus agar bisa menempatkan diri Anda dalam persaingan. Saya sudah sering mengatakannya, kualitas pemain pada PGA TOUR benar-benar tinggi dan mereka benar-benar tangguh. Butuh banyak hal, tiga, empat putaran dengan permainan bagus agar bisa bersaing,” jelasnya.
”Saya tidak benar-benar melakukannya pada akhir musim. Saya bermain dengan baik, tapi hanya bisa berada di jajaran 10-25 besar dalam beberapa turnamen. Hal utamanya ialah saya berfokus untuk bisa mendapat perkembangan dan rasanya saya berkembang lagi sepanjang tahun ini.”

