Kim Siwoo mempertahankan posisinya di jajaran sepuluh besar dengan skor 4-under 68 pada putaran ketiga Rocket Mortgage Classic.

Bintang golf asal Korea Kim Siwoo merasa kecewa dengan permainannya setelah merasa melepas kesempatan untuk menempel pimpinan klasemen pada putaran ketiga Rocket Mortgage Classic kemarin (30/7). Skor 4-under 68 yang ia bukukan kemarin hanya membuatnya terpaku di peringkat T7.

Pegolf yang mengincar gelar PGA TOUR keempat ini sempat menjadi salah satu penantang untuk posisi teratas setelah bermain dengan 32 pukulan di sembilan hole pertamanya di Detroit Golf Club. Sayangnya, ia justru mendapat dua bogey dan kini jaraknya dengan duo pimpinan klasemen Tony Finau dan Taylor Pendrinth, menjadi delapan stroke.

Finau, Juara 3M Open pekan lalu, kini malah berpeluang menjuarai dua ajang PGA TOUR secara beruntun setelah kemarin menorehkan skor 65. Pendrith menyamai raihan skor total 21-under 195 milik Finau setelah membukukan skor 66. Cameron Young, yang juga menorehkan skor 65, kini ada di tempat ketiga dengan skor total 17-under.

”Saya main bagus di sembilan hole pertama, tapi sedikit kesulitan di sembilan hole terakhir. Saya masih tidak bermain over, jadi masih ada momentum yang bagus yang bisa saya bawa ke putaran final,” tutur Kim, yang kini menghuni peringkat 50 pada klasemen FedExCup.

Pegolf berusia 27 tahun ini sempat menikmati skenario ideal ketika ia mendapat dua birdie di dua hole pertamanya. Ia kemudian mendapat birdie lagi di hole 4 dan 8 dan berhasil menghindari bogey di sembilan hole pertamanya itu. Ia bahkan sempat mencatatkan 5-under ketika mendapat birdie di hole 14. Sayangnya, dua bogey di tiga hole terakhir membuat langkahnya kian berat untuk menyaingi kedua pimpinan klasemen tersebut. Birdie di hole 17 membantunya mengakhiri putaran ketiga dengna skor 68.

 

 

Meski merasa kecewa dengan permainannya di tiga hole terakhir, termasuk tiga putt di hole 18, Kim masih melihat sisi positif. Ia berniat meningkatkan kualitas putting-nya untuk bisa finis bagus pekan ini untuk memperbesar peluangnya agar otomatis menjadi anggota Tim Internasional Presidents Cup. Saat ini ia ada di peringkat 16 dari klasemen Tim Internasional.

”Saya pikir putting saya tidak bagus di sembilan hole terakhir sehingga mempersulit keadaan,” jelasnya. ”Namun, saya masih dalam kondisi yang bagus, jadi saya pikir masih ada peluang. Jika bisa memulai permainan sebagus hari ini, saya akan fokus pada permainan dan melakukan yang terbaik untuk bisa menjadi penantang dan meraih kemenangan.”

Sementara itu, pegolf Thailand K.K. Limbhasut yang meraih hak bermainnya pekan ini melalui kualifikasi hari Senin melanjutkan permainan mengesankannya. Ia berpeluang untuk mencapai sepuluh besar dalam turnamen PGA TOUR kedua yang ia ikuti. Pegolf berusia 26 tahun ini mencatatkan lima birdie dengan satu bogey untuk menorehkan skor 68. Kini ia ada di peringkat T16 dengan skor total 10-under.

Adapun pegolf Korea lainnya, Kim Joohyung, menampilkan permainan memukaunya setelah nyaris gagal lolos cut. Skor 66 yang ia raih melambungkan posisinya hingga 35 spot. Dengan skor total 207, kini ia ada di posisi T24 dan memperbesar peluangnya meraih PGA TOUR setelah menerima status Keanggotaan Khusus Temporer.

”Kemarin saya tidak bermain dengan bagus, tapi masih bisa mendapat birdie di hole 18 dan lolos cut,” tutur Kim, yang finis T3 pada ajang Genesis Scottish Open awal bulan Juli ini.

”Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan bermain dua hari lagi, jadi saya bisa main agresif hari ini. Menurut saya pola pikir demikian sangat berhasil. Saya main soild dan bermain awal pada pagi hari, jadi saya bisa main tanpa angin, yang jelas sangat membantu. Saya bisa main bagus dan main agresif dalam kondisi seperti ini. Sedikit kecewa juga dengan beberapa putt, tapi saya juga melakukan sejumlah putt yang bagus.”