Peraih tiga gelar PGA TOUR Kim Siwoo menempel Tirawat Kaewsiribandit, yang mempertahankan posisi teratasnya pada akhir putaran ketiga Shinhan Donghae Open 2022.
Pegolf Korea Kim Siwoo siap menghadirkan ancaman bagi pimpinan klasemen sementara Tirawat Kaewsiribandit ketika putaran final Shinhan Donghae Open dimulai hari Minggu (11/9) besok.
Pemegang tiga gelar PGA TOUR ini membuktikan kualitas permainannya sebagai pegolf No.75 Dunia, peringkat tertinggi yang berlaga di Koma Country Club pekan ini. Skor 4-under 67 yang ia bukukan jelas bernilai lebih daripada skor yang ia raih pada putaran ketiga tadi. Dan kini ia menempel Tirawat dengan terpaut tiga stroke.
Sementara itu, pegolf Kanada Yonggu Shin dan pegolf Korea lainnya Lee Sanghee, yang sama-sama membukukan skor 66, kini berbagi tempat ketiga dengan terpaut empat stroke dari sang pimpinan klasemen.
Meski memulai dengan birdie di hole pertamanya, Kim baru bisa tampil cemerlang di sembilan hole terakhirnya. Setelah hanya bermain 1-over di sembilan hole pertama, pegolf yang segera mewakili Tim Internasional menghadapi Tim Amerika Serikat pada Presidents Cup ini mencatatkan empat birdie secara beruntun dari hole 11, sebelum meraih birdie keenamnya lewat hole 17.
Bagi Kim, pekan ini menjadi pengalaman keduanya bertanding dalam ajang yang juga diakui oleh Japan Golf Tour Organization ini, setelah sempat tampil pada ZOZO Championship 2019.
”Rasanya putting saya sedang bagus sehingga banyak memberi rasa percaya diri,” tutur Kim, yang kali ini tampil sebagai pemain undangan sponsor. ”Satu-satunya yang perlu saya perbaiki mungkin pukulan tee saya. Rasanya sulit untuk mencapai jarak pukul dengan pukulan iron saya. Saya harus beradaptasi dengan lebih baik di sembilan hole terakhir.
Meski menjadi pemain dengan peringkat dunia tertinggi yang tampil dalam turnamen yang juga masuk kalender Asian Tour dan KPGA Tour ini, Kim mengakui bahwa persaingan pada putaran final besok tidak mudah baginya.
”Para pemain lainnya juga main bagus dan lapangan ini tidaklah mudah. Jadi, saya ingin berkonsentrasi pada permainan sendiri tanpa terlalu banyak memikirkan soal kemenangan. Saya ingin mengulangi performa saya dalam dua hari terakhir besok.”
Tirawat sendiri berhasil mengambil langkah besar untuk mewujudkan kemenangan terbesar dalam kariernya setelah menambah keunggulannya di puncak klasemen menjadi tiga stroke. Pegolf berusia 32 tahun ini membukukan dua skor 64 dalam dua putaran pertama, lalu menciptakan skor 65 untuk menorehkan skor total 19-under menuju 18 hole terakhir.

Ia mengawali putaran ketiga tadi dengan unggul satu stroke, namun langsung melejit berkat empat birdie di enam hole pertamanya. Dan ketika mencatatkan birdie kelimanya dari hole 13, ia memastikan keunggulan lima stroke. Sayangnya, keunggulannya itu menjadi hanya dua stroke setelah Kim, yang bermain bersamanya mencatatkan birdie keenamnya di hole 17, sementara ia sendiri mendapat bogey. Beruntung ia kemudian menutup putaran ketiga dengan birdie di hole terakhir untuk menikmati cadangan tiga stroke saat memulai putaran final besok.
”Saya main bagus dengan empat birdie di hole-hole awal, dan hal ini membantu permainan saya dan meningkatkan percaya diri saya. Permainan hari ini pun terasa sedikit lebih mudah,” ujar pegolf Thailand yang telah menjuarai satu gelar Asian Tour ini.
”Meski memimpin, saya tidak ingin memikirkan soal menjuarai trofi dulu. Saya cuma ingin fokus pada permainan, merasa rileks, dan menikmati bermain di lapangan.
”Saya juga menikmati bermain bersama pegolf PGA TOUR, Kim, dan tak sabar untuk memainkan satu putaran lagi dengannya besok. Saya ingin belajar sebanyak mungkin dari dia.”
Kemenangan bagi pegolf Thailand ini bakal memberinya hak mengikuti seluruh sisa turnamen JGTO pada tahun ini, sekaligus kartu anggota yang menjamin statusnya hingga tahun 2024.


