Kim Siwoo kembali ke Quail Hollow untuk bersaing pada ajang Wells Fargo Championship mulai hari Kamis (4/5) ini.
Kim Siwoo merasa bersemangat kembali ke Quail Hollow Club di Charlotte, North Carolina pekan ini. Pegolf Korea ini tengah bersiap untuk berburu gelar PGA TOUR kelima dalam kariernya pada ajang Wells Fargo Championship, yang dimulai hari Kamis ini.
Ia memang layak merasa bersemangat. Pasalnya ia menjadi salah satu bintang di lapangan yang sama bulan September 2022 lalu. Kala itu, ia menjadi satu dari rekor empat pegolf Korea yang menjadi kekuatan utama bagi Tim Internasional pada ajang Presidents Cup. Ia bahkan menyumbangkan tiga poin kemenangan dengan mengalahkan Amerika Serikat.
”Pengalaman itu sungguh menyenangkan dan sangat baik buat saya. Kami benar-benar bertarung mengahdapi para pemain sepuluh besar di dunia. Ada banyak pemain Korea juga di tim kami dan saya suka bermain dengan mereka dan kami sangat menikmatinya,” tutur Kim.
Ketiga rekan Kim di Tim Internasional kala itu, Im Sungjae, Lee Kyounghoon, dan Tom Kim juga sama-sama tampil pada ajang yang pekan ini memperebutkan total hadiah sebesar US$20 juta. Selain itu, masih ada Ahn Byeonghun dan Kim Seonghyeong yang akan berusaha merebut trofi dari Max Homa sang juara bertahan. Pesaing top lainnya termasuk pemegang tiga gelar Wells Fargo Championship Rory McIlroy dan juara Mexico Open at Vidanta pekan lalu Tony Finau.
Total 34 pegolf di jajaran 50 besar dunia telah ada di Quail Hollow, sekaligus menjadi jajaran peserta terkuat dalam sejarah turnamen ini sejak 2007.
Dari ajang Presidents Cup itu, Kim menikmati sejumlah momen istimewa, termasuk menang 1-up atas Patrick Cantlay dan Xander Schauffele kala berduet dengan Tom Kim pada partai Four-Ball. Lalu dalam partai tunggal yang berlangsung pada jari Senin, ia menaklukkan Justin Thomas dengan skor 1-up, dan menunjukkan sisi lain dirinya dengan membungkam para pendukung Tim Amerika.
Kim mengenang pengalaman indah di Quail Hollow itu di mana ia juga menjadi peraih poin terbesar bagi timnya. ”Kami tahu kalau partai itu (menghadapi Cantlay-Schauffele) akan menjadi duel sengit 18 hole dan kami hanya ingin menikmatinya. Sembilan hole pertamanya berat dan di sembilan hole terakhir, kami main lebih agresif dan berjalan dengan baik. Dalam beberapa hole terakhir, kami agak gugup, tapi masih bisa memasukkan beberapa putt dengan baik dan kemudian Tom memasukkan putt hebat di saat terakhir (untuk memenangkan duel) dan kami sangat menikmatinya,” jelas Kim lagi.
”Target saya ialah menang pada tahun ini dan semoga bisa masuk 30 besar untuk TOUR Championship. Posisi itu akan menjamin saya untuk ikut semua ajang Major tahun depan.” — Kim Siwoo.
Sepuluh besar pertama, sejak menjuarai Sony Open in Hawaii bulan Januari lalu, bersama Tom Kim pada ajang ZUrich Classic of New Orleans dua pekan silam turut memicu semangatnya lagi. Kini ia berharap bisa memperbaiki catatan penampilannya pada ajang Wells Fargo Championship, di mana prestasi terbaiknya ialah T37 ketika turnamen ini diadakan di TPC Potomac tahun lalu akibat digelarnya Presidents Cup di Quail Hollow. Ia juga gagal lolos cut ketika ajang ini digelar di Quail Hollow tahun 2016.
”Akhirnya, setelah beberapa bulan ini, kami mendapat sepuluh besar dan sudah lama sekali rasanya. Senang bisa kembali ke sepuluh besar dan semoga hasilnya bisa makin bagus lagi. (Prestasi itu) karena Tom dan selalu menyenangkan bisa bermain dengannya. Kami menikmati pekan (di New Orleans) itu, tutu Kim soal finis yang ia raih pada satu-satunya ajang beregu pada PGA TOUR itu.
Dengan PGA TOUR mengarah ke porsi terakhir musim 2022-2023 dengan gelaran FedExCup Playoff yang diadakan bulan Agustus mendatng, Kim berniat untuk bisa menembus TOUR Championship yang memang hanya ditujukan bagi 30 pegolf teratas pada klasemen FedExCup. Saat ini ia berada di peringkat 17 dengan 14 pekan menuju rangkaian Playoff tersebut.
”Target saya ialah menang pada tahun ini dan semoga bisa masuk 30 besar untuk TOUR Championship. Posisi itu akan menjamin saya untuk ikut semua ajang Major tahun depan,” ujar pegolf yang sejauh ini baru sekali menembus ajang pamungkas tersebut dalam musim debutnya pada PGA TOUR tahun 2016.


