Kim Seonghyeon menjadi pegolf Asia kedua yang memastikan meraih kartu PGA TOUR untuk musim depan melalui Korn Ferry Tour.
Enam bulan setelah meraih kartu Korn Ferry Tour lewat Qualifying School bulan September 2021 lalu, dan setelah mengikuti 11 turnmaen, Kim Seonghyeon berhasil memastikan kartu PGA TOUR untuk musim depan. Pegolf berusia 23 tahun ini telah melampaui batas 900 poin untuk memastikan haknya berlaga pada kompetisi terbaik di dunia itu, menyusul keberhasilan pegolf China Yuan Yechun, yang sudah lebih dahulu memastikan statusnya pada bulan lalu.
Kim memang berhasil memukau publik dalam musim debutnya di Amerika. Sejauh ini ia telah tiga kali finis di tiga besar, serta sempat finis T6 pada turnamen lain. Ia hanya perlu lolos cut ketika memulai ajang Simmons Bank Open for Snedeker Foundation. Meskipun akhirnya finis di posisi T55 pada hari Minggu (8/5) kemarin, Kim memastikan melampaui target 900 poin tersebut.
”Saya tak bisa bilang bagaimana perasaan saya sekarang, tapi saya akan lebih tahu begitu bermain pada PGA TOUR dan memainkan ajang pertama saya,” tutur Kim yang merasa sangat gembira. Ia sendiri berada di tempat kedua, di belakang Yuan pada klasemen musim reguler.
”Ketika pertama kali berkompetisi pada Korn Ferry Tour, saya berjanji pada diri sendiri untuk konsisten dan komitmen itu membuahkan hasil. Saya memulai dengan baik di Bahamas dan main bagus lagi untuk memberi percaya diri dan rasa nyaman.”
Kim beralih profesional saat berusia 18 tahun dan terlihat menjanjikan setelah menjuarai ajang Korean PGA Tour tahun 2020. Ia kemudian menjuarai ajang Japan Golf Tour tahun lalu, sebelum memutuskan mengejar impian Amerikanya.
”Sungguh bersyukur bisa memiliki K.J, yang merupakan legenda Korea, yayng membantu pemain seperti saya. Ia pemain dan mentor sejati, yang mengharapkan keberhasilan bagi para penerusnya.” — Kim Seonghyeon.
Dengan tekanan yang berkurang, ia bermaksud untuk meraih posisi teratas pada peringkat Korn Ferry Tour. Jika berhasil, ia berhak mengikuti ajang terkemuka PGA TOUR, THE PLAYERS Championship 2023.
”Sudah pasti itulah target saya sekarang,” tuturnya. ”Dengan jumlah turnamen yang tersisa dan permainan saya saat ini, saya akan senang bisa finis No.1. Saya akan berjuang keras untuk mewujudkannya.”
Keberhasilan yang lebih awal ia raih ini mendorongnya melayangkan pujian kepada legenda Korea, K.J. Choi, yang selama ini memberi masukan dan dukungannya.
”Tentu ini perjalanan seorang diri … ini pertama kalinya saya ke luar negeri, ke negeri yang jauh dan tinggal di hotel tiap minggunya. Namun, saya beruntung bisa menjumpai banyak pegolf Korea yang kemudian menjadi teman dekat dan membantu saya sekarang,” jelasnya.
”K.J. telah membantu saya dalam banyak hal … terkadang menawarkan rumah untuk menginap dan memberikan masakan rumahan serta tempat untuk berlatih. Entah metode berlatih atau target, pengaturan pola pikir, ia memberi beragam masukan dan rasa percaya diri untuk bisa sukses di dalam perjalanan saya menuju PGA TOUR. Sungguh bersyukur bisa memiliki K.J, yang merupakan legenda Korea, yang membantu pemain seperti saya. Ia pemain dan mentor sejati, yang mengharapkan keberhasilan bagi para penerusnya.”
Pegolf Amerika Brent Grant, yang menorehkan skor 69 pada putaran final, berhasil menjuarai ajang ini lantaran skornya menyalip pimpinan klasemen putaran ketiga Yu Chunan dari China Taipei. Pegolf China Marty Dou, yang sempat bermain pada PGA TOUR tahun 2018, finis T5 setelah bermain dengan skor 72 dan kini berada di peringkat 7 pada daftar peraih poin Musim Reguler Korn Ferry Tour, di mana para pemain di jajaran 25 besar akan meraih kartu PGA TOUR.


