Lydia Ko mewujudkan kemenangan pertamanya tahun 2023 di Royal Greens Golf and Country Club dengan menjuarai Aramco Saudi Ladies International kedua dalam kariernya.

Lydia Ko menegaskan statusnya sebagai pemain terbaik di dunia dengan tampil sebagai pemenang Aramco Saudi Ladies International presented by Public Investment Fund, sekaligus membawa pulang hadiah sebesar US$750.000 atau sekitar Rp11,37 milyar.

Kemenangannya ini menjadi gelar profesional ke-26 dalam kariernya, plus gelar Aramco Saudi Ladies International kedua, setelah pada putaran final kemarin (19/2) ia menorehkan skor 4-under 68 dan skor total 21-under 267. Catatan skor ini menempatkannya lebih baik satu stroke daripada pegolf India Aditi Ashok, dan dua stroke lebih baik daripada dua pegolf Amerika Lilia Vu (71) dan Lexi Thompson (66), serta pegolf Belgia Manon Del Roey yang menyamai rekor skor terendah lapangan, 63.

”Dua kali bertanding dan dua kali menang di lapangan ini, …. Ini lapangan di mana dalam beberapa hari terakhir ketika bermain di sini tahun 2021, ada beberapa pemain di belakang saya yang bisa menorehkan skor rendah, jadi saya ingin berfokus pada permainan saya,” ujar Ko. ”Saya bermain dengan para pegolf terbaik di dunia. Peserta pekan ini sangat tangguh, jadi saya tahu bakal menghadapi banyak tantangan. Ini kemenangan pertama tahun ini, sungguh sulit karena tidak ada bekal sama sekali.”

 

 

Bagi Ko, Aramco Saudi Ladies International ini memang menjadi turnamen pertama tahun 2023 setelah menikmati bulan madu.

”Anda tidak tahu apakah main bagus atau jelek. Namun, skor awal saya jelas membantu, dan saya pikir saya bisa benar-benar sabar dan tidak segugup yang saya bayangkan.”

Ko memulai putaran finalnya dengan tertinggal satu stroke di belakang Vu. Bermain dengan Vu dan Emily Kristine Pedersen, Ko lekas memberi tekanan bagi para pesaingnya dengan birdie di hole pertama. Vu sempat memberi perlawanan dengan meraih birdie di hole kedua, justru ketika Ko, secara mengejutkan, justru meraih bogey. Akan tetapi, birdie di hole 6, 10, 13, dan 17 sudah cukup bagi pemegang dua gelar Major itu untuk meraih kemenangan. Vu sendiri hanya bisa menambah dua birdie di hole 7 dan 9, namun harus menelan bogey di hole 15 dan 16, yang praktis mengandaskan peluangnya meraih kemenangan terbesar dalam kariernya.

Ashok, yang baru saja menjuarai gelar Ladies European Tour keempat dalam kariernya lewat ajang Magical Kenya Ladies Open 2023, sempat meramaikan persaingan. Bahkan menjadi salah satu dari tiga pimpinan klasemen. Sayangnya, bogey di hole 5 membuat peluangnya memaksakan play-off menjadi sirna, terutama karena hanya bisa meraih lima birdie.

Meskipun gagal meraih kemenangan, penampilan Ashok jelas patut dibanggakan. Dalam tiga turnamen terakhir yang ia ikuti, pegolf yang juga nyaris meraih medali pada Olimpiade Tokyo ini tidak pernah finis di luar tiga besar.

 

Lydia Ko, Juara Aramco Saudi Ladies International 2021.
Lydia Ko juga menjuarai Aramco Saudi Ladies International pada tahun 2021, kala itu ia mengemas skor total 23-under 265 dan unggul atas Atthaya Thitikul. Foto: Tristan Jones/LET.

 

”Sejauh ini sangat bagus. Saya pikir main 20-under di lapangan ini, dengan angin yang kami hadapi, sudah menjadi skor yang bagus. Saya tahu kalau saya perlu membuat beberapa birdie. Saya juga tahu posisi saya setelah bermain sembilan hole. Saya tak berbuat banyak sampai hole 14, jadi beberapa hole terakhir—kemarin saya menorehkan tiga birdie di empat hole terakhir, jadi saya berusaha untuk berpikir bahwa hal serupa mungkin terjadi, dan akhirnya saya membuat dua birdie,” tutur Ashok.

Pegolf Belgia Del Roey juga sukses meraih finis di posisi membanggakan setelah mengikuti jejak Lexi Thompson dalam menyamai rekor skor terendah lapangan, 63. Ia sebenarnya berpeluang menciptakan rekor skor baru andaikan bisa mendapat eagle di hole terakhir. Namun, birdie sudah cukup baginya untuk berbagi peringkat ketiga dengan Thompson dan Vu.

”Sebenarnya permainan saya sangat solid. Kalau tak salah saya hanya melakukan satu drive yang buruk. Saya cuma melihat putt sebentar dan bolanya langsung masuk. Hari ini dan Jumat menjadi dua hari yang sangat bagus dan saya bisa melihat bola terus masuk lubang.”

Sementara bagi Thompson, penampilannya pada pekan ini bakal memberinya modal berarti untuk melanjutkan kiprahnya pada musim 2023 ini.

”Saya akan terus melanjutkan momentum ini. Saya akan pulang beberapa pekan dan berlatih lebih keras lagi setelah tahu kalau saya sudah mencurahkan semua usaha saya untuk menghadapi ujian pekan ini dan bisa bermain dengan baik. Cuma ada beberapa hal yang perluu saya tingkatkan dan bangun lagi,” ujarnya.