Hiromi Kobayashi menegaskan fokusnya untuk menjadikan JLPGA sebagai sirkuit global, sekaligus memperluas basis penggemar hingga keluar Jepang.

Hiromi Kobayashi menegaskan niatannya untuk mengusung misi besar untuk organisasi yang ia pimpin. Ketua Japan LPGA ini tengah memfokuskan perhatiannya untuk membawa sirkuit JLPGA menjadi sirkuit global, sekaligus memperluas basis penggemarnya melampaui Jepang.

Untuk mewujudkan ambisi ini ia pun mendorong para pegolf wanita yang memilih golf sebagai karier profesional mereka, khususnya dari Asia, untuk melihat Jepang sebagai destinasi ideal dalam meningkatkan kualitas permainan merek ke level yang lebih tinggi lagi.

Kobayashi merasa yakin peningkatan partisipasi dari para kompetitor internasional akan memberi manfaat bagi salah satu sirkuit utama di Asia ini. Keyakinannya ini turut dipertegas oleh sebagian besar anggota JLPGA.

”Sekarang ini kami mengamati ada lebih dan lebih banyak lagi pegolf yang mengeksplorasi peluang melampaui negara mereka sendiri,” ujar sosok yang pada periode emasnya berhasil memenangkan total 15 gelar di tiga sirkuit utama dunia, yaitu LPGA, JLPGA, dan Ladies European Tour ini.

 

Shin Jiyai, JLPGA Championship Konica Minolta Cup 2023.
Pegolf Korea Shin Jiyai menjadi pegolf internasional tersukses dengan total 28 gelar JLPGA. Foto: JLPGA Championship Konica Minolta Cup.

 

”Makin banyak pemain Jepang yang menyadari manfaat untuk menjadikan Tour ini lebih berwarna internasional dengan menyambut para pesaing dari luar negeri. Saya yakin bahwa seiring para pegolf domestik dan internasional bersaing satu sama lain, daya tarik dan nilai kompetitif Tour ini akan meningkat.”

Sejak pertama kali dimulai pada tahun 1967, JLPGA Tour telah meningkatkan statusnya secara konsisten. Dalam musim ini saja, jadwal kompetisinya sudah mencakup 38 turnamen–tidak termasuk Tour kelas dua JLPGA Stepup Tour. Jumlah ini bahkan melampaui kompetisi kaum pria pada Japan Golf Tour Organization, yang musim ini hanya terdiri dari 26 turnamen.

Seperti sirkuit papan atas lainnya di seluruh dunia, para pegolf yang ingin mendapatkan hak bertanding pada JLPGA mesti mengikuti apa yang disebut JLPGA Player Certification Test, atau yang lebih dikenal sebagai Qualifying School.

Ada empat tahap dari Certification Test ini, yang dilangsungkan dari bulan Juli-November. Berdasarkan posisi akhir mereka pada kualifikasi ini, para peserta juga mendapatkan status mereka pada JLPGA Stepup Tour, yang merupakan sirkuit batu loncatan menuju Tour utama.

 

Sakura Koiwai, JLPGA Championship Konica Minolta Cup 2023.
Sakura Koiwai mesti merelakan gelar JLPGA Championship Konica Minolta Cup 2023 kepada Sora Kamiya setelah pesaingnya itu bermain satu stroke lebih baik daripada dirinya. Foto: Atsushi Tomura/Getty Images.

 

”Saya akan merasa sangat senang melihat peningkatan besar jumlah pemain internasional di Jepang. Para pegolf profesional mesti bersaing di Tour mana pun yang bisa mereka ikuti sesuai kualifikasinya, selama mereka memiliki kemampuan,” ujar Kobayashi.

”Kami selalu siap menyambut para pegolf dari seluruh Asia. Pertimbangan dasar bagi kebanyakan mereka mungkin Batasan Bahasa dan tantangan yang menyertainya. Meski begitu, rintangan tersebut bisa terjadi di mana saja.

”Para pemain mesti mengetahui Tour mana yang terbaik dengan ambisi mereka dan di mana sesungguhnya aspirasi mereka untuk berkompetisi.”

Kobayashi meyakini siaran langsung gelaran JLPGA Championship Konica Minolta Cup, yang baru berakhir hari Minggu (10/9) di enam negara di Asia–Korea Selatan (melalui SPOTV), China (Golf Channel China), Thailand (Workpoint), China Taipei (MOMO TV), dan Indonesia (TVRI)–menjadi awal dari era baru yang menarik serta menjanjikan bagi JLPGA. TVRI, melalui TVRI Sport, bahkan telah mulai menyiarkan turnamen-turnamen JLPGA sejak musim ini.

”Kami memperluas horizon dengan menyiarkan (turnamen-turnamen JLPGA) ke enam negara di Asia,” sambung Kobayashi.

 

Hiromi Kobayashi dan Sora Kamiya, JLPGA Championship Konica Minolta Cup 2023.
Sora Kamiya (kanan) menggenapi dua gelar profesional dalam tahun debutnya pada JLPGA dengan menjuarai JLPGA Championship Konica Minolta Cup 2023.

 

”Dengan mengedepankan keberagaman, kami ingin meningkatkan prestise Tour kami. Siaran-siaran kami bermaksud menyoroti bakat-bakat luar biasa dan kontribusi dari para pemain internasional pada JLPGA. Begitu mereka meraih sukses, aspirasi kami ialah mereka bisa menarik dukungan, baik dari para penggemar negara asal mereka maupun dari audiens Jepang kami yang sangat bersemangat.

”Dalam kerangka yang lebih besar, akan menjadi sangat luar biasa jika masyarakat golf di Asia bisa saling terjalin, menyiapkan panggung bagi para pemain untuk bersaing satu dengan yang lain dan dengan demikian memupuk evolusi berkesinambungan bagi para pegolf profesional wanita di wilayah Asia.”

JLPGA Championship Konica Minolta Cup yang baru berakhir kemarin juga telah melahirkan bintang baru bernama Sora Kamiya. Kemenangan tersebut memberi pegolf berusia 20 tahun yang baru resmi bergabung dengan JLPGA Tour pada Januari 2023 ini gelar keduanya, termasuk Fujisankei Ladies Classic pada bulan April 2023.

Pekan ini TVRI Sport akan kembali menyiarkan turnamen JLPGA, 54th Sumitomo Life Vitality Ladies Tokai Classic mulai 15-17 September. Pada hari Jumat (15/9) siaran langsung dimulai pukul 12:30 WIB, sementara putaran kedua pada hari Sabtu (16/9) siaran langsung dimulai pukul 11:00 WIB, dan putaran final hari Minggu (17/9) mulai pukul 10:30 WIB.