Koh Sock Hwee memperbaiki catatan penampilannya dengan meraih skor terendah dalam kariernya pada putaran ketiga HSBC Women’s World Championship.

Empat kali tampil mewakili tuan rumah pada perhelatan ajang seprestisius HSBC Women’s World Championship jelas merupakan suatu catatan penting. Belum pernah ada pegolf Singapura lainnya yang berhasil melakukan hal tersebut. Lebih istimewa lagi lantaran Koh Sock Hwee memperoleh hak tersebut usai menjuarai National Qualifying Tournament.

Namun, sekadar tampil saja jelas bukan menjadi target bagi pegolf berusia 33 tahun ini. Setelah bermain dengan skor 80 pada putaran pertama, Koh sempat mengungkapkan keinginannya untuk mendapat lebih banyak peluang. Kemarin (4/3) ia berhasil memperbaiki catatan skornya, bermain satu stroke lebih baik. Meskipun hanya mencatatkan satu bogey, ia harus mencatatkan double bogey di tiga hole, yang tentu saja bukan permainan ideal.

Bermain bersama mantan pegolf No.1 Dunia dan juara HSBC Women’s World Championship edisi 2019 Park Sunghyun, Koh akhirnya berhasil mencatatkan permainan terbaiknya selama mengikuti kejuaraan ini. Lebih istimewa lagi, ia bermain lebih baik ketimbang pegolf Korea Selatan tersebut.

Bermain dari hole 10, para penggemar mungkin mengira ia bakal kembali mendapatkan hari yang berat tatkala mencatatkan bogey di hole 12 par 4. Namun, tidak ada yang bisa menduga bahwa itulah satu-satunya bogey yang ia catatkan hari ini. Malahan Koh langsung bangkit dan mencatatkan birdie di hole 13 par 5. Inilah birdie pertama yang ia bukukan pada pekan ini.

Bagaikan mendapat angin segar, ia berhasil mencegah menambah bogey di hole-hole berikutnya. Dan setelah bermain even par dalam 12 hole berikutnya, Koh mencatatkan birdie keduanya di hole 8 par 5, sebelum akhirnya menuntaskan putaran ketiga ini dengan par di hole terakhirnya.

Skor 1-under 71 ini menjadi skor under pertama sejak Koh mengikuti ajang LPGA ini pada tahun 2012. Dari tiga penampilannya terdahulu, skor terbaiknya ialah 2-over 73, yang ia bukukan pada putaran kedua HSBC Women’s World Championship 2016.

Statistik permainannya hari ini juga mengalami peningkatan. Ia memenuhi 16 dari 18 green in regulation, yang berarti 2 GIR lebih baik daripada putaran kedua, dan 6 GIR lebih baik daripada putaran pertama.

Permainannya di atas green juga jauh lebih baik. Setelah dalam dua putaran terdahulu ia membutuhkan 36 putt, kali ini Koh melakukan 33 putt untuk memperoleh dua birdie.

Meski demikian, Koh membutuhkan performa yang luar biasa jika ingin memperbaiki finis T59 yang ia raih enam tahun silam. Dengan skor total 14-over 230 Koh harus menempati posisi juru kunci. Mel Reid, yang berada satu tempat di atasnya, mengumpulkan skor total empat stroke lebih baik daripada pegolf No.2 Singapura itu.

Keduanya akan bermain di grup terakhir besok, mulai pukul 09:30 waktu Singapura atau pukul 08:30 WIB.