Takanori Konishi dan Shugo Imahira berbagi posisi teratas menuju putaran final Maezawa Cup.

Takanori Konishi tampil sebagai salah satu penantang gelar pada edisi perdana Maezawa Cup. Skor 5-under 65 yang ia bukukan pada akhir putaran ketiga membawanya menjadi salah satu pemimpin klasemen sementara, sekaligus memberinya kesempatan untuk meraih gelar Japan Golf Tour Organization (JGTO) pertama dalam kariernya.

Skor tersebut membuatnya kini mencatatkan skor 14-under dalam 54 hole. Dengan demikian ia akan memulai putaran final dengan berbagi posisi teratas bersama Shugo Imahira, yang mengakhiri putaran ketiga di MZ Golf Club, di Chiba dengan skor 67.

Konishi memang mengawali pekan ini dengan terlambat panas. Ia hanya mampu bermain dengan skor 67. Akan tetapi, pegolf berusia 33 tahun ini langsung merangsek ke jajaran atas berkat skor 64 pada putaran kedua, disusul dengan skor 65 yang memastikannya kini menjadi salah satu penghuni puncak klasemen.

”Putting saya hari ini solid dan membuat perbedaan besar. Sampai kemarin, putting saya tidak masuk seperti yang saya inginkan, tapi kali ini bisa membuahkan eaglr dan saya bisa memasukkan sejumlah putt yang lebih jauh dan memeprtahankan irama ini sepanjang putaran,” tutur Konishi.

”Saya ingin menjalani putaran final dengan pola pikir mengejar dari belakang dan berfokus untuk memainkan permainan sendiri.” — Shugo Imahira.

Konishi dan Imahira akan memainkan putaran final dengan keunggulan satu stroke atas kuartet Tomoyo Ikemura (65), Michael Hendry (69), Ryuichi Oiwa (67), dan Ren Yonezawa (70). Ketiganya sama-sama mengumpulkan skor 197.

Bagi Konishi, memainkan putaran final dari posisi teratas merupakan pengalaman baru baginya. Meski begitu, ia tak sabar untuk menikmati tantangan ini dan berharap bisa menuntaskan tugasnya pada hari Minggu.

”Ini pertama kalinya saya memimpin ke putaran final, jadi pasti terasa sedikit rasa gugup. Namun, saya pernah memiliki pengalaman mirip begini sebelumnya, jadi saya ingin tetap rileks, memainkan permainan saya, dan tidak memberi tekanan berlebihan bagi saya,” tutur Konishi.

Sementara itu, Imahira mengemas dua birdie, dua bogey, dan satu eagle untuk mengejar gelar JGTO ke-11 dalam kariernya.

”Besok saya mau main agresif. Papan klasemen terlihat ketat, jadi saya ingin menjalani putaran final dengan pola pikir mengejar dari belakang dan berfokus untuk memainkan permainan sendiri,” tegas Imahira, yang kini berusia 32 tahun.