Yuwa Kosaihira akhirnya mengangkat trofi pertama dalam kariernya dengan menjuarai Sansan KBC Augusta Golf Tournament 2025.

Yuwa Kosaihira memastikan kemenangan perdananya pada sirkuit Japan Golf Tour Organization (JGTO) kemarin (31/8). Skor 5-under 67 pada putaran final itu membuatnya meraih kemenangan tipis satu stroke atas Yusuke Sakamoto pada ajang Sansan KBC August Golf Tournament 2025.

Bagi pegolf berusia 27 tahun ini, kemenangan dengan skor total 18-under 270 itu sekaligus menjadi penebusan yang sangat berharga. Pada ajang yang sama tahun lalu, ia kalah lewat partai play-off dari Jinichiro Kozuma.

Sakamoto, yang memulai putaran final dengan menjadi salah satu pemuncak klasemen, harus puas berbagi tempat kedua dengan Ren Yonezawa (69) dan Scott Vincent (70) asal Zimbabwe.

Kosaihira menegaskan hasratnya untuk meraih gelar JGTO pertama dalam kariernya dengan menyalip para pemuncak klasemen lewat tiga birdie di lima hole pertamanya. Ia menutup sembilan hole pertama di Keya Golf Club itu dengan 33 pukulan, lalu menciptakan birdie lagi di hole 13 membantunya mempertahankan momentum permainan. Ia kemudian menambah dua birdie lagi di dua hole berikutnya.

”Sangat senang bisa meraih kemenangan JGTO pertama dan tak sabar untuk kembali menciptakan hasil yang bagus.”

”Saya bermain sabar sepanjang putaran ini. Birdie di hole 13 itu menjadi titik balik. Dari sana saya makin fokus dan bermain dengan cerdas serta mempercayai permainan sendiri,” tutur pegolf yang semasa junior sempat mengikuti Ciputra Golfpreneur Junior World Championship ini.

Langkahnya sempat tersandung oleh bogey di hole 16, namun ia masih mampu menjaga kartu skornya dan mengamankan par di dua hole terakhir, sekaligus memastikan kemenangan yang lama ia nantikan.

”Saya merasa lebih tenang tahun ini, terutama dibanding musim lalu. Di tee hole 18 itu, saya merasa gugup, tapi terus mengingatkan diri sendiri agar tetap percaya diri. Saya tahu kalau saya bisa menciptakan birdie di hole mana saja jika bisa menjaga fokus,” sambung pegolf yang beralih profesional pada tahun 2016 ini.

”Saya tahu par di hole 18 bisa memberikan peluang sungguhan untuk bisa menang. Saya tidak sepenuhnya ingat ketika bola akhirnya masuk. Saya benar-benar terpaku. Sangat senang bisa meraih kemenangan JGTO pertama dan tak sabar untuk kembali menciptakan hasil yang bagus.”