Lee Kyounghoon mencatatkan skor terbaiknya dalam ajang Major setelah mengawali PGA Championship di Southern Hills dengan skor 69.

Masih segar dari keberhasilannya mempertahankan gelar AT&T Byron Nelson, yang sekaligus sebagai gelar PGA TOUR keduanya, Lee Kyounghoon mengawali upayanya pada PGA Championship tahun ini dengan membukukan skor terbaiknya selama mengikuti ajang Major. Pada putaran pertama itu ia sukses mencatatkan skor 1-under 69, empat stroke di belakang Rory McIlroy yang menguasai puncak klasemen.

Dalam 18 hole pertamanya di Southern Hills di Tulsa, Oklahoma kemarin, Lee mencatatkan tiga birdie dengan dua bogey. Skor 69 ini menjadi skor 60-an pertama yang ia raih dalam enam ajang Major yang pernah ia ikuti.

”Pekan lalu adalah momen yang sangat membahagiakan buat saya dan keluarga, dan saya berharap bisa terus mempertahankan momentum dengan baiik. Main bagus … saya sangat senang sekarang,” ujar Lee, yang kini menjadi wakil Asia yang menempati posisi teratas di posisi T16.

Rekan senegaranya, yang terkenal dengan menaklukkan Tiger Woods pada PGA Championship 2009 Y.E. Yang dan pemegang tiga gelar PGA TOUR Kim Siwoo sama-sama mengawali pekan ini dengan skor even par 71 dan sementara ini berada di posisi T38. Adapun bintang Jepang Hideki Matsuyama bermain dengan skor 72, dan pegolf India Anirban Lahiri menorehkan skor 73.

Lee belum pernah bermain di bawah par dalam lima ajang Major sebelumnya. Bahkan belum sekalipun ia lolos cut. Tahun lalu ia bermain dengan skor 78 dan 77 dalam debut PGA Championship yang ia raih setelah menjuarai AT&T Byron Nelson. Sementara ia juga gagal lolos cut pada ajang Masters Tournament usai menorehkan skor 74 dan 75.

”Pastilah saya ingin selalu main bagus tiap pekan. Semoga permainan saya bisa terus bagus sampai hari Minggu nanti.” — Lee Kyounghoon.

Lee menemukan kembali performa terbaiknya setelah kembali berlatih dengan pelatih swing-nya yanng lama Chris Mayson. Sementara untuk aspek mentalnya, ia dibantu oleh pelatih mental lamanyay, Jung Gureen. Skor kemenangannya pekan lalu, 26-under juga satu stroke lebih baik ketimbang setahun sebelumnya.

”Saya mencoba tantangan baru,” ujar Lee menyinggung penampilannya pada ajang Major. ”Saya berusaha untuk mempertahankan momentum. Pastilah saya ingin selalu main bagus tiap pekan. Semoga permainan saya bisa terus bagus sampai hari Minggu nanti.”

Lee memang bisa dibilang tidak mengawali putaran pertama dengan meyakinkan. Ia terpaksa melakukan tiga putt di hole 10, yang merupakan hole pertamanya, untuk bogey. Namun, di hole terakhir ia sukses menggulirkan putt birdie dari jarak sekitar 6 meteran. Ia kemudian mencatatkan birdie keduanya di hole 1 dari jarak 2,4 meter sebelum kemudian mencatatkan bogey di hole 2. Ia sukses meraih birdie ketiganya untuk permainan di bawah par pertamanya dalam ajang Major di hole 5 dari jarak 1,8 meter.

Kembali berlatih dengan Mayson ikut meningkatkan performa pukulannya. Statistik Strokes Gained: Tee to Green pada putaran pertama kemarin menempatkannya di peringkat T7. Ia juga mengaku puas dengan caranya memainkan strategi di lapangan, termasuk birdie terakhirnya di hole 5 par 5 itu.

”Saya mempertimbangkan untuk menggunakan 3-wood, langsung agresif atau lay-up. Namun, saya tidak ingin melakukan sesuatu yang berlebihan karena ini masih putaran pertama, jadi saya memilih lay-up, dan pukulan wedge yang bagus mengantarkan bola mungkin sekitar 2 meteran. Hasilnya membuat saya sangat senang. Rasanya puas di sana,” tutur Lee, yang kini menghuni peringkat 28 pada klasemen FedExCup.

 

 

Sementara itu, Yang, yang kini berkiprah pada PGA TOUR Champions setelah genap berusia 50 tahun, mengawali permainannya dengan solid. Ia sempat mencatatkan dua birdie di dua hole pertamanya, namun terpaksa mendapat empat bogey, sebelum akhirnya meraih birdie ketiganya. Dalam lima partisipasi terakhirnya pada ajang PGA Championship yang ia menangkan 13 tahun silam, Yang belum pernah lagi bermain penuh selama empat putaran.

Adapun Lahiri, yang baru saja menyambut anak keduanya, seorang putra bernama Avyaan, harus puas dengan skor 73. Ini berarti ia harus bekerja keras untuk memastikan melangkah ke akhir pekan, mengingat inilah ajang Major pertamanya dalam tiga tahun.

Ia sempat mengawali permainannya dengan bogey di hole 10, namun segera meraih birdie di hole berikutnya. Satu bogey lagi ia raih di hole 4 setelah bolanya masuk ke bunker di sisi green, dan ahrus mencatatkan double bogey did hole 5 par 5, lagi-lagi dengan melibatkan bunker di sisi green.

Sementara itu, McIlroy berhasil membukukan skor 65. Skor ini menjadi skor putaran pertama terbaik yang pernah ia bukukan dalam sebuah ajang Major sejak terakhir ia menorehkan skor 5-under 66 pada putaran pertama PGA Championship 2014, ajang Major terakhir yang ia menangkan. Pegolf yang pada bulan Oktober 2021 lalu memenangkan THE CJ CUP sebagai gelar PGA TOUR ke-20 ini mencatatkan empat birdie berturut-turutr di sembilan hole pertamanya, sebelum menambah tiga birdie lagi, plus dua bogey untuk memegang keunggulan satu stroke atas Will Zalatoris dan Tom Hoge.