Hideki Matsuyama yang kembali bugar bersemangat menyambut kembalinya ZOZO CHAMPIONSHIP, yang dimulai Kamis (19/10) besok.

Bintang golf asal Jepang Hideki Matsuyama telah mematok target besar pekan ini. Ia ingin kembali mengangkat trofi ZOZO CHAMPIONSHIP, yang sempat ia menangkan pada 2021. Ia akan ditemani oleh 13 rekan senegaranya, yang juga berharap bisa mengubah hidup mereka dengan kemenangan di negeri sendiri.

ZOZO CHAMPIONSHIP pada pekan ini menandai kembalinya Matsuyama ke PGA TOUR menyusul jeda dua bulan usai BMW Championship bulan Agustus 2023 lalu. Ia mengaku merasa berada dalam kondisi yang baik bisa kembali ke Accordia Golf Narashino Country Club di China. Selain kemenangannya tahun 2021 itu, ia juga finis di belakang Tiger Woods dalam edisi perdana turnamen ini tahun 2019.

”Ya, ada banyak kenangan indah. Selalu istimewa bisa bermain pada ZOZO CHAMPIONSHIP,” ujar Matsuyama. ”Sudah dua bulan sejak saya bermain dalam sebuah turnamen. Bulan pertama saya benar-benar bersantai, sudah lama sekali sejak saya mengambil jeda, tapi bulan lalu saya mulai berlatih keras lagi untuk mengembalikan permainan saya dan merasa positif bisa bermain pekan ini.”

Dengan ZOZO CHAMPIONSHIP turut mendapat pengakuan dari Japan Golf Tour Organization (JGTO), Matsuyama juga akan menyemangati rekan-rekan senegaranya agar bisa memanfaatkan ajang ini dan bersinar, sekaligus menghadapi juara bertahan Keegan Bradley, , Rickie Fowler, Collin Morikawa, dan duo Australia Adam Scott dan Minwoo Lee.

Selain Matsuyama, hasil terbaik dari Jepang dalam beberapa tahun terakhir diraih oleh Takumi Kanaya (T7, 2021), Ryo Hisatsune (T12, 2022), dan Keita Nakajima (T12, 2022). Ketiga bintang baru ini termasuk dalam jajaran 78 pegolf elit pada pekan ini. Selain itu, Aguri Iwasaki, yang baru menjuarai gelar pertamanya pada ajang Japan Open Golf Championship pekan lalu, pemegang 18 gelar JGTO Ryo Ishikawa, yang finis di belakang Iwasaki pekan lalu, juga ikut tampil.

”Saya mengikuti semua pemain Jepang, khususnya Iwasaki,” tutur Matsuyama. ”Saya tahu ia mengalami tahun yang berat di Eropa dan saya terus memantau dia. Lalu hari Minggu yang lalu, bisa melihatnya menjuarai Japan Open benar-benar luar biasa. Saya pikir saya merasa lebih gugup menonton dia daripada dia sendiri.”

 

Aguri Iwasaki, Juara Japan Open 2023.
Juara Japan Open Golf Championship 2023 Aguri Iwasaki ikut menjadi salah satu prospek lokal yang siap bersaing pada ZOZO CHAMPIONSHIP 2023. Foto: JGTOimages.

 

Kanaya, yang kini berada di posisi teratas Order of Merit JGTO mengungkapkan, ”Saya bermain dengan peluang untuk menang. Para pemain JGTO lainnya juga punya target serupa dalam benak mereka, jadi ini soal tampil dengan baik dan mencapai target tersebut. Bakal jadi pengalaman luar biasa bermain dengan para pemain PGA TOUR dan peluang yang juga besar. Secara pribadi, saya pikir ajang ini membantu saya bertumbuh tiap tahun. Saya hanya ingin memainkan permainan saya dan berharap para pemain JGTO lainnya juga sama dan menunjukkan kepada dunia apa yang bisa kami lakukan.”

Seperti halnya Kanaya, Nakajima juga telah terinspirasi oleh keberhasilan yang dicapai Matsuyama dan bermimpi mengikuti jejaknya ke PGA TOUR. Dalam edisi tahun lalu, pegolf berusia 23 tahun ini sempat meramaikan jajaran atas setelah bermain 36 hole, sebelum akhirnya finis di posisi T12.

”Para pemain Jepang punya peluang menang di sini. Oleh karena diadakan di Jepang, para pemain luar tidak begitu akrab dengan rumput di Jepang. Kami punya keuntungan. Jika bisa mendapat kartu PGA TOUR, saya akan ke sana secepat mungkin jika berhasil. Tahun lalu saya merasa gugup menghadapi tantangan di lapangan ini. Tahun ini saya lebih yakin bisa bersaing dalam turnamen ini,” tegas Nakajima.

Sementara itu, Ishikawa sempat bermain dalam beberapa musim pada PGA TOUR dengan dua kali finis di tempat kedua dan sembilan kali masuk sepuluh besar, sampai cedera menghambat kariernya. Ia juga menilai ZOZO CHAMPIONSHIP memberi kesempatan bagi para pemain Jepang untuk mendapat jalur cepat ke PGA TOUR.

”Kami akan menghadapi para pegolf terbaik di dunia, jadi tidak akan mudah,” tutur Ishikawa. ”Kami punya lebih banyak kesempatan dan ini hal yang sangat bagus. Saya yakin beberapa pemain Jepang akan bersinar pada pekan ini. Ada peluang bagi pemain Jepang untuk menang, atau setidaknya bersaing. Tidak mudah, tapi motivasinya sangat tinggi.”

Sorotan juga layak diberikan kepada Ryo Hisatsune. Pegolf berusia 21 tahun ini baru saja menjuara Cazoo Open de France bulan September 2023 lalu dan menjadi pegolf Jepang ketiga yang menjuarai ajang DP World Tour setelah Isao Aoki dan Matsuyama. Saat ini ia juga berada di posisi yang memberinya peluang meraih kartu PGA TOUR untuk tahun 2024 dengan berada di jajaran sepuluh besar DP World Tour.

”Saya ingin mencurahkan semua kerja keras saya untuk akhirnya bisa memenangkan ajang PGA TOUR. Saya ingin mengikuti langkah Matsuyama dan menjadi pemain yang bisa memenangkan kejuaraan-kejuaraan Major,” tandasnya.