Bagaimana strategi menaklukkan South Course di Torrey Pines demi meraih hasil maksimal pada Farmers Insurance Open? Im Sungjae memberi tahu Anda!

South Course di Torrey Pines sekali lagi akan menjadi ujian bagi seluruh pegolf profesional yang berlaga pada ajang Farmers Insurance Open pekan ini. Dengan putaran final yang segera berlangsung hari Sabtu (29/1) ini, wakil Asia berpeluang menghadirkan kejutan lainnya dan mengikuti jejak Hideki Matsuyama yang memulai tahun 2022 dengan kemenangan.

Pemegang dua gelar PGA TOUR Im Sungjae, kini meramaikan persaingan di jajaran atas. Bermain di South Course, yang diakui banyak pihak sebagai lapangan yang lebih sulit ketimbang North Course, Im berhasil menghindari satu bogey pun di kartu skornya dan berhasil mencatatkan empat birdie di hole 5, 6, 14, dan 18.

Skor 4-under 68 itu jelas terlihat jauh dari apa yang diraih Will Zalatoris, yang kemarin membukukan skor 7-under 65. Akan tetapi, dengan skor total 12-under 204, Im justru tinggal berjarak dua stroke dari pegolf Amerika itu, yang kini berbagi posisi teratas dengan pegolf Australia Jason Day. Sementara pegolf No.1 Dunia Jon Rahm dan pegolf Inggris Aaron Rai hanya berada satu stroke lebih baik ketimbang Im.

”Saya melakukan pukulan tee yang bagus pekan ini, dan itulah kunci untuk mendapatkan putaran yang baik. Untuk lapangan ini, kalau saya tidak bisa memukul ke fairway, pasti akan sangat sulit untuk memainkannya. Namun, saya memainkan driver dengan sangat baik, jadi sejauh ini saya bisa mendapatkan skor yang bagus,” tutur pegolf yang meraih gelar keduanya pada turnamen PGA TOUR ke-100 yang ia ikuti.

Ia menambahkan bahwa bermain di lapangan yang sulit, seperti South Course, skor par bukanlah hal yang buruk.

 

 

”South Course ini panjang dan sulit, jadi saya pikir mempertahankan par sudah cukup di lapangan ini. Saya akan berusaha untuk mempertahankan par dan kemudian mencoba merai birdie ketika saya bisa melakukan pukulan approach yang bagus dan menciptakan kesempatan yang bagus juga. Ini strategi saya untuk bermain di lapangan ini.

”Kalau bola saya meleset dari fairway, saya harus lay up dan berusaha membuat par, tidak berusaha melakukan pukulan yang sempurna dan kemudian malah mengalami masalah besar. Ini kuncinya.”

Pengalamannya bermain di lapangan ini dalam tiga edisi sebelumnya, termasuk pada ajang U.S. Open, memberinya bekal berharga untuk menuntaskan turnamen kali ini dengan hasil maksimal. Dari tiga penampilan terdahulu, Im hanya menorehkan finis T32 pada tahun 2021 sebagai hasil terbaiknya.

”Untuk lapangan ini, kesabaran dan akurasi menjadi kunci untuk mendapatkan skor yang bagus. Saya akan berusaha mempertahankan kesabaran dan fokus pada akurasi. Setelah itu, saya pikir, skor bagus akan mengikuti,” tandasnya.

Rekan senegaranya, Kim Siwoo, juga berpeluang menuntaskan pekan ini dengan finis di sepuluh besar. Setelah pada putaran kedua bermain dengan skor 64, kemarin ia harus puas dengan skor 2-under 70. Ia harus bermain even par di sembilan hole pertamanya lantaran meraih tiga birdie dan tiga bogey, namun berhasil menambah birdie di hole 14 dan 18 dan mengumpulkan skor total 11-under 205.

Sementara itu, peraih delapan gelar PGA TOUR Matsuyama harus puas dengan skor 73. Sepanjang 18 hole itu ia tak kunjung mendapat birdie, namun mendapat bogey di hole 3, yang merupakan hole ke-12 baginya.