Jajaran bintang golf dunia melayangkan pujian dan menyelamati Hideki Matsuyama yang genap berusia 30 tahun pada hari ini (25/2).

Para pegolf papan atas dunia menyampaikan ucapan selamat kepada megabintang asal Jepang Hideki Matsuyama, yang genap berusia 30 tahun pada hari ini. Dari Tiger Woods sampai Collin Morikawa, serta Abraham Ancer sampai Justin Thomas, ada banyak pegolf top dunia yang menyempatkan waktu untuk menyelamati Matsuyama, yang belum lama ini sukses menyamai prestasi K.J. Choi sebagai pegolf Asia dengan gelar PGA TOUR terbanyak.

Thomas, Juara FedExCup 2017, menyampaikan ucapannya dalam sebuah video yang ditayangkan oleh sosial media Jepang, LINE. Dalam video tersebut, Thomas mengucapkan, ”Selamat ulang tahun, Kawan. Semoga Anda merayakan ulang tahun ke-30 yang hebat. Saya menikmati semua kesempatan ketika bermain dengan dan menghadapi Anda dan tak sabar untuk bertemu di lapangan dalam berbagai kesempatan.”

Bintang asal Meksiko, Ancer, yang bersama Matsuyama juga ikut membela Tim Internasional pada Presidents Cup 2019 juga memuji pencapaian bintang Jepanga itu. Mereka bermain dalam agrup yang sama pada dua putaran pertama Masters Tournament 2021, yang akhirnya dimenangkan oleh Matsuyama dan sekaligus menempatkannya sebagai pegolf pria Asia kedua yang menjuarai Major.

”Dia berusia 30? Saya pikir ia lebih tua daripada itu. Sial, saya malah lebih tua daripada Hideki,” gurau Ancer, yang memang hanya lebih tua setahun. ”Saya bermain dengannya dalam dua putaran pertama Masters yang ia menangkan, jadi kesempatan itu sangat keren. Dia orang yang jarang bicara, tapi kalau dia bicara sebenarnya cukup menyenangkan, dan kedinya juga, Shota, benar-benar legenda. Saya menikmati bermain golf dengan Hideki. Dia seperti mesin, orang yang baik. Saya bisa lebih mengenal dia saat Presidents Cup.”

 


Stewart Cink, pemegang delapan gelar PGA TOUR, juga memberi penghormatan kepada Matsuyama yang dengan bangga membawa bendera Jepang. ”Saya bermain dengan Hideki beberapa kali dan sangat menikmati menonton dia, dia orang yang menyenangkan, dia sangat, sangat berbakat dan mengesankan,” ujar bintang veteran ini.

”Mungkin momen favorit saya ialah ketika mungkin ia menampilkan kemampuan memukul bola terbaiik yang pernah saya lihat kala ia memenangkan turnamen di Firestone (WGC-FedEx St.Jude Invitational 2017). Dia menang banyak dan skornya luar biasa rendah dan itulah salah satu tontonan terbaik golf yang pernah saya saksikan dan ini termasuk Tiger yang melangkah untuk menang. Hideki selalu seorang pekerja kelas dunia, pria hebat, dan mengangkat banyak beban di bahunya sebagai fokus utama golf pria.”

Max Homa juga mengagumi cara Matsuyama mengatasi harapan dari negara penggemar golf sejak pertama kali ia meraih gelar PGA TOUR pada ajang Memorial Tournament presented by Workday 2014, turnamen yang digelar oleh Jack Nicklaus.

”Saya tidak yakin orang memahami apa yang ia alami, yang, dari sisi media, saya bisa bilang hanya pernah dialami oleh Tiger. Pada dasarnya, ia memiliki Golf Channel-nya sendiri di Jepang,” ujar Homa. ”Bahkan ketika bermain pada ZOZO CHAMPIONSHIP yang Tiger menangkan (2019), ia (Matsuyama) juga nyaris menang, namun bermain di sana juga menarik karena Tiger masih menjadi favorit, dia akan tetap menajdi favorit, tapi apa yang terjadi pada Matsuyama adalah yang paling dekat dari sisi penggemar. Yang saya bilang adalah mereka tergila-gila dengan Hideki juga, jadi dia punya banyak tekanan dan ia menanganinya dengan luar biasa. Dia sepenuhnya pemain bintang, pegolf yang mengagumkan.”

Pegolf amatir No.1 dunia Keita Nakajima menjadi salah satu dari ribuan pegolf muda Jepang yang terinspirasi oleh prestasi heroik Matsuyama pada PGA TOUR. ”Selamat ulang tahun ke-30, Hideki. Saya bisa menontonmu langsung untuk pertama kalinya pada ajang Sony Open, dan terus berlatih keras supaya suatu hari kelak saya bisa bermain bersamamu. Saya mendoakan yang terbaik,” ujar Nakajima dalam sebuah video.

Meskipun Matsuyama, yang kini menyandang posisi No.1 pada FedExCup dan No.10 di dunia, melayani wawancara masih dalam bahasa Jepang, Woods menyebut bintang Asia ini cukup memahami bahasa Inggris sehingga mereka bisa menikmati waktu bersama di lapangan sembari bersaing.

”Saya tahu dia tidak banyak berbicara dalam bahasa Inggris, dia punya penerjemah, tapi percayalah, dia cukup mahir berbahasa Inggris dan orang yang sangat lucu dan kami menikmati waktu bersama dalam beberapa tahun ini,” ujar Woods.