Wakil Asia harus berjuang mati-matian untuk dapat menembus TOUR Championship dengan finis di posisi terbaik pada BMW Championship pekan ini.
Bintang golf Jepang Hideki Matsuyama dan pegolf Korea An Byeonghun bakal menghadapi partai ”hidup-mati” ketika memulai BMW Championship pada hari ini. Ajang FedExCup Playoff yang kedua ini akan menentukan siapa yang berhak mengikuti ajang pamungkas TOUR Championship, di mana US$18 juta menanti sang Juara FedExCup.
Matsuyama telah mengikuti turnamen terakhir dalam kalender PGA TOUR itu dalam sembilan musim terakhir. Catatan ini menjadi rekor tersendiri, bahkan di antara pegolf PGA TOUR yang masih aktif. Sementara An mengincar penampilan pertamanya pada ajang terseut, berbekal permainannya yang kini kian prima.
Wakil Asia lainnya, Kim Siwoo, secara teori sudah mengamankan posisinya di East Lake. Pegolf Korea ini akan memulai BMW Championship di posisi 17 klasemen FedExCup dan tinggal memperbaiki peringkatnya untuk memastikan posisi yang lebih baik ketika kembali ke TOUR Championship untuk pertama kalinya sejak 2016.
Sementara itu, Tom Kim, yang kini berada di peringkat 18 juga bakal menuju East Lake.
Namun, bagi Im Sungjae, BMW Championship pekan ini juga menjadi penentuan bagi langkahnya. Meski kini berada di peringkat 28, ia harus memastikan finis di posisi yang bagus untuk mempertahankan posisinya agar bisa menjadi salah satu dari 30 pegolf yang berhak mengikuti TOUR Championship.

”Saya yakin bisa mengikuti TOUR Championship, dan tahu kalau saya memainkan permainan saya, saya bisa mewujudkannya. Jadi, itulah target saya. Saya pikir kalau bisa menjaga penampilan dan terus bermain seperti (sekarang) ini, target itu sangat mungkin tercapai,” jelas An, yang kembali mengikuti FedExCup Playoff untuk pertama kalinya sejak 2020.
An kini berada di peringkat 38 dan wajib finis, minimal, berbagi peringkat sepuluh dengan satu pemain lain untuk bisa melangkah ke turnamen pamungkas musim ini.
Namun, ada alasan yang bagus untuk mendukung pernyataannya itu. Pasalnya, ketika BMW Championship terakhir diadakan di Olympia Fields ia bisa finis T12. Selain itu, putting-nya kini juga kian solid setelah memilih menggunakan putter dengan shaft panjang, mengikuti saran Adam Scott dan Kim Siwoo.
”Keputusan yang bagus juga mengubah putter karena hasilnya terlihat,” ujarnya.
Adapun Matsuyama, yang kini berada di peringkat 47, juga menunjukkan permainan mengagumkan untuk bisa mencapai BMW Championship. Pekan lalu, pada ajang FedEx St. Jude Championship, ia menciptakan eagle dan birdie di tiga hole terakhirnya untuk menembus jajaran 50 besar.
”Saya mesti bermain lebih baik untuk bisa mencapai East Lake. Saya hanya perlu melakukan pukulan terbaik.” — Hideki Matsuyama.
Akan tetapi, ia harus menampilkan permainan yang lebih daripada sekadar standard jika ingin menembus TOUR Championship untuk kesepuluh kalinya sejak 2014. Untuk itu, ia mesti finis minimal berbagi tempat keempat dengan dua pemain lainnya. Namun, tahun 2020 lalu ia mampu finis T3 di Olympia Fields.
”Saya mesti bermain lebih baik untuk bisa mencapai East Lake. Saya hanya perlu melakukan pukulan terbaik,” tutur Juara Masters 2021 ini.
Setelah finis T6 pada pekan lalu, Im berharap bisa melanjutkan momentumnya untuk kembali ke TOUR Championship, yang ketepatan berada di Atlanta, kota domisilinya. ”Saya mengikuti TOUR Championship dalam empat tahun berturut-turut, jadi ini akan menjadi kelima kalinya kalau bisa kembali ke sana. Itu target saya,” tutur pemegang dua gelar PGA TOUR ini.
Sejak pertama kali diadakan pada tahun 2007, jumlah pegolf Asia terbanyak yang bisa mencapai TOUR Championship ialah tiga pemain. Hal ini terjadi tahun 2022 lalu ketika Im, Matsuyama, dan Lee Kyounghoon masuk 30 besar. Im mengandalkan keempat pegolf Korea dan Matsuyama untuk menuliskan sejarah baru dalam olahraga golf pada pekan ini.
”Siwoo dan Tom sudah aman, sedangkan saya dan Ben belum. Saya harap kami main bagus dan bisa bersama-sama mengikuti TOUR Championship,” tandasnya.


