Im Sungjae wajib mencatatkan hasil solid pada ajang FedEx St. Jude Championship demi mewujudkan impian meraih hadiah utama FedExCup.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2007, belum pernah ada wakil Asia yang mengangkat trofi kompetisi sepanjang musim PGA TOUR, FedExCup. Mungkinkah musim ini sejarah baru tercipta? Jelas kita harus menunggu beberapa pekan lagi. Namun, pegolf Korea Im Sungjae telah menyatakan niatnya untuk menjadi pegolf Asia pertama yang bisa mewujudkan hal tersebut.

Skor 7-under 63 yang ia bukukan pada putaran ketiga FedEx St. Jude Championship di TPC Southwind, di Memphis, kemarin (13/8) membuka peluang bagi pegolf berusia 23 tahun ini untuk mewujudkan target tersebut. Satu eagle, enam birdie, dan hanya satu bogey memberinya kesempatan untuk sekaligus mengejar gelar PGA TOUR ketiga dalam kariernya.

”Hari ini tidak panas. Sungguh ideal bermain pada pagi hari,” tutur pegolf yang kini menghuni No.20 Dunia ini. ”Hari Kamis dan Jumat justru sangat panas, jadi secara fisik menyulitkan untuk bermain, tapi hari ini justru lebih sejuk. Menurut saya kondisi cuaca ini membantu saya membukukan skor yang rendah.”

Menjelang putaran final hari ini, Im berharap bisa sekali lagi lebih cepat panas. Jelas ia membutuhkan meraih birdie lebih awal demi mengejar J.J. Spaun, yang memegang posisi teratas dan keunggulan empat stroke dari Im. Melihat performa putter-nya yang cemerlang pada putaran ketiga kemarin, di mana ia berhasil memasukkan sejumlah putt jarak jauh, peluangnya untuk menorehkan skor yang rendah jelas terbuka.

”Saya memulai permainan (putaran ketiga) dengan melakukan putt sejauh 9 meteran untuk birdie di hole pertama. Lalu saya meraih eagle di hole ketiga, yang menciptakan momentum yang bagus,” jelas Im. ”Jadi, saya mempertahankan momentum ini dan melakukan sejumlah pukulan iron yang bagus, dengan kontrol jarak pukul yang sempurna, yang membantu saya membuat beberapa birdie. Ada beberapa putt jarak menengah dan jarak jauh yang saya masukkan di sembilan hole terakhir itu sehingga skor saya bisa bagus.”

”Setelah berada di sepuluh besar, saya kini punya kesempatan untuk menang.” — Im Sungjae.

Permainan Im menjelang rangkaian turnamen penghujung musim 2021-2022 ini memang sangat mengesankan. Dalam dua turnamen terakhir musim reguler yang lalu, 3M Open dan Wyndham Championship, Im selalu finis di posisi T2. Kini ia berpeluang untuk meraih kemenangan keduanya musim ini, sekaligus menjadi pegolf Korea kedua secara berturut-turut yang memenangkan ajang PGA TOUR, setelah rekan senegaranya Kim ”Tom” Joohyung menjuarai Wyndham Championship hari Minggu (7/8) lalu.

”Setelah berada di sepuluh besar, saya kini punya kesempatan untuk menang. Saya berharap bisa mendapatkan skor yang sama seperti hari ini, tapi masih ada banyak pemain bagus di sepuluh besar. Saya harus terus mengikuti rencana permainan dan fokus pada tiap pukulan,” tutur Im, yang menatap putaran final dari posisi T8, dan sudah delapan kali finis di sepuluh besar pada musim ini.

Sejak pertama kali mengikuti rangkaian FedExCup pada musim 2018-2019, pencapaian terbaik Im ialah pada musim 2019-2020. Kala itu finis di posisi ke-11 setelah memenangkan satu kemenangan, yaitu pada Honda Classic. Selain itu, Im juga tercatat tujuh kali finis di sepuluh besar dari total 26 turnamen yang ia ikuti. Pada musim itu, hanya Im dan Sebastian Munoz asal Venezuela saja yang mengikuti lebih banyak turnamen ketimbang pegolf PGA TOUR lainnya, yaitu dengan 26 turnamen. Musim ini Im juga dipastikan mencapai angka 26 turnamen lagi, mengingat hingga pekan lalu ia telah 23 kali bertanding.

Kim, yang menjadi pegolf termuda kedua setelah Perang Dunia II yang menjuarai ajang PGA TOUR, juga melanjutkan performa memukaunya. Pada putaran ketiga itu ia berhasil menanjak ke posisi T17 setelah bermain dengan skor 4-under 66. Skor total yang ia raih sama dengan yang dibukukan oleh Lee Kyounghoon, yaitu 8-under, setelah Lee kembali menorehkan skor 69. Adapun Kim Siwoo, yang menjadi salah satu pimpinan klasemen hari pertama harus bermain dengan skor 2-over 72 dan terlempar ke peringkat T52.

Pegolf India Anirban Lahiri hampir dipastikan gagal melangkah ke ajang Playoff kedua, BMW Championship, pekan depan setelah gagal lolos cut. Ia diprediksi akan berada di peringkat 73 dengan kondisi papan klasemen kali ini. Hanya 70 pegolf teratas pada klasemen FedExCup yang berhak mengikuti BMW Championship, sementara hanya 30 pegolf teratas yang akan mengikuti TOUR Championship.