Tiga birdie di empat hole terakhir membawa Keita Nakajima memuncaki klasemen Mynavi ABC Championship 2023.

Keita Nakajima mencuri perhatian pada putaran pertama ajang Mynavi ABC Championship, yang mulai digelar di Hyogo hari Kamis (2/11) ini. Pegolf berusia 23 tahun ini membukukan 3 birdie di empat hole terakhirnya untuk melengkapi satu eagle dan 5 birdie lainnya, plus satu bogey untuk menorehkan skor 63. Catatan ini membawanya memuncaki klasemen sementara.

Tomohiro Kondo menempati peringkat kedua dengan catatan skor 64, unggul satu stroke dari Ryo Katsumata, Taihei Sato, dan pegolf Korea Song Younghan.

Adapun juara bertahan Mikumu Horikawa menorehkan skor 67 dan berbagi tempat ketujuh bersama Akio Sadakata, Naoyuki Kataoka, Hideto Tanihara, Yusaku Hosono, dan pegolf Filipina Juvic Pagunsan.

Permainan solid Nakajima ini memberi bekal berarti dalam perlombaannya menjadi peraih hadiah uang terbanyak pada Japan Golf Tour Organization. Pesaing terdekatnya, Takumi Kanaya, yang bermain dalam satu grup dengan Nakajima, hanya bisa menorehkan skor 68 sehingga tercecer di posisi T15.

Bermain dari hole 10, Nakajima mengawali putaran pertama dengan sempurna. Ia membukukan birdie di hole pembukanya itu, meski sayangnya langsung menorehkan bogey di hole 11. Beruntung ia berhasil memperbaiki catatan skornya berkat eagle di hole 15 par 5, dan menambah dua birdie lagi dari hole 16 dan 17. Tambahan lima birdie di sembilan hole terakhir membuatnya berada di posisi teratas.

”Saya mesti terus meningkatkan permainan karena kalau tidak begitu saya tidak akan bisa menang, ….” — Takumi Kanaya.

”Saya cukup puas dengan betapa konsistennya saya dari tee hingga putting. Hari ini sangat bagus. Saya melakukan swing dengan penuh percaya diri dan putting saya juga tajam, jadi saya pikir saya bisa bermain dengan penuh percaya diri sekarang ini,” tuturnya.

Bermain bersama Kanaya, yang merupakan sahabat sekaligus pesaing tangguh, menjadi salah satu pemicu permainan solidnya hari ini.

”Kanaya bermain tanpa bogey hari in, dan para pemain seperti dia adalah yang paling hebat. Ia mempertahankan level permanan yang tinggi, jadi saya berharap kami bisa terus melanjutkan performa kami besok,” ujarnya.

Kanaya sendiri mengaku frustrasi lantaran putter-nya tak kunjung memberi birdie sehingga ia berniat mengubah keadaan pada putaran kedua besok (3/11).

”Saya mesti terus meningkatkan permainan karena kalau tidak begitu saya tidak akan bisa menang, jadi saya akan melakukan yang terbaik,” tutur Kanaya. ”(Skor saya) bakalan bagus kalau putting saya bisa lebih baik lagi, tapi faktanya tidak seperti itu. Masih ada tiga hari lagi, jadi saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki skor saya.”