Kubu tuan rumah menikmati pengalaman pahit-manis pada ajang ZOZO CHAMPIONSHIP dengan Ryo Hisatsune dan Keita Nakajima mencatatkan hasil terbaik pada edisi 2022.

Bogey di hole terakhir memaksa Ryo Hisatsune harus mengubur harapannya untuk setidaknya meraih finis sepuluh besar pertamanya pada sebuah ajang PGA TOUR. Pegolf berusia 20 tahun ini harus puas finis di peringkat T12 pada ajang ZOZO CHAMPIONSHIP yang baru saja berakhir.

Tampil sebagai salah satu pemain undangan, Hisatsune menuntaskan putaran final tadi dengan skor even par 70 di Accordia Golf Narashino Country Club. Skor total yang ia torehkan, 9-under 271, berada enam stroke di belakang Keegan Bradley, yang tampil sebagai pemenang pada pekan ini.

Adapun skor total Hisatsune itu juga menjadi catatan skor final bagi Keita Nakajima, yang juga merupakan salah satu pemain undangan sponsor pada pekan ini. Pada putaran final tadi, mantan pegolf amatir No.1 Dunia ini bermain dengan skor 1-under 69 dan menyamai skor total Hisatsune.

Meskipun gagal memenuhi impiannya, prestasinya pada pekan ini merupakan pencapaian terbaik Hisatsune. Dalam debutnya pada satu-satunya ajang PGA TOUR di Jepang ini tahun lalu, ia finis di peringkat T52.

Sementara itu, Mikumu Horikawa dan Satoshi Kodaira, yang menyelesaikan putaran finalnya, masing-masing dengan skor 65 dan 67, berada di posisi T16.

Bagi kubu tuan rumah, catatan performa para pegolf Jepang pekan ini merupakan pencapaian terbaik sejak ZOZO CHAMPIONSHIP digelar tahun 2019 lalu. Untuk pertama kalinya ada empat pegolf tuan rumah yang finis di jajaran 16 besar.

 

Keegan Bradley, Round 4ZOZO CHAMPIONSHIP 2022.
Keegan Bradley tampil sebagai pemenang ZOZO CHAMPIONSHIP 2022 setelah skor 68 yang ia bukukan memberinya kemenangan satu stroke. Foto: JGTO Images.

 

Hisatsune sendiri sebenarnya berpeluang menembus sepuluh besar pada pekan ini. Setelah menorehkan dua birdie dengan satu bogey dalam 12 hole yang ia mainkan, ia hanya cukup bermain par di hole 18. Sayangnya, pukulan tee yang buruk memaksanya melakukan empat pukulan untuk mencapai green dan dua putt, yang akhirnya membuatnya harus mencatatkan bogey di hole terakhirnya itu.

”Bogey di hole terakhir itu tak hanya membuat saya gagal masuk sepuluh besar, tapi juga membuat saya gagal mendapat spot untuk ajang PGA TOUR pekan depan (THE CJ CUP di South Carolina),” keluh Hisatsune. ”Cara saya menuntaskan pekan ini mungkin mengecewakan, tapi saya tak sabar untuk menuju ke Japan Open pekan depan dan saya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk ajang tersebut.

Bagi Nakajima, ZOZO CHAMPIONSHIP pekan ini menjadi ajang PGA TOUR pertamanya dalam statusnya sebagai pegolf profesional. Meski menyuarakan kekecewaan senada dengan rekan senegaranya itu, ia juga mengaku bangga dengan pencapaiannya pekan ini.

”Berkompetisi dalam ajang PGA TOUR, meskipun diadakan di Jepang, merupakan pengalaman yang bagus buat saya,” tutur Nakajima. ”Yang saya sadari ialah sejauh saya bisa menghasilkan skor-skor yang bagus dalam putaran ketiga dan final, saya punya peluang bagus untuk bersaing.”

Sementara itu, favorit tuan rumah Hideki Matsuyama harus puas finis di peringkat T40. Penampilannya pekan ini merupakan hasil terburuk yang pernah ia raih selama mengikuti ajang ini. Meski demikian, Juara Masters 2021 ini menegaskan niatnya untuk kembali bangkit.

”Hasil pekan ini membuat saya frustrasi. Saya ingin menebus hal-hal yang tidak berjalan dengan baik pada pekan ini,” tutur Matsuyama, yang finis di tempat kedua di belakang Tiger Woods dalam edisi pertama ZOZO CHAMPIONSHIP tahun 2019 lalu. ”Saya ingin menang lagi sesegera ungkin dengan memperbaiki permainan saya.”