C.T. Pan meyakini bahwa dirinya kini lebih siap untuk bersaing meraih medali ketika kembali mewakili China Taipei pada panggung Olimpiade.
Pan Cheng-Tsung masih sangat ingat bagaimana rasa gugup yang ia alami ketika mendengar namanya disebutkan menjelang tee pertamanya di Olimpiade Rio de Janeiro lima tahun silam. Ketika ia tiba di Tokyo untuk kompetisi golf pria akhir bulan nanti, semua pengalamannya lima tahun lalu ia harapkan bisa berguna untuk menjadi salah satu penantang dalam perebutan medali bagi negaranya, China Taipei.
”Saya merasa terhormat dan pada saat yang sama sangat bersemangat. Mengikuti Olimpiade selalu menjadi target saya sepanjang tahun. Kali ini, saya ingin finis di posisi yang lebih tinggi lagi dan mendapatkan medali. Semua orang akan menginginkan hal yang sama dan pertandingan akan menjadi berat. Kami akan menikmatinya dan akan berjuang sangat keras untuk mewujudkannya,” tutur Pan.
Lima tahun silam, Pan tengah menjalani tahun pertamanya sebagai pegolf profesional. Ia berhasil menempuh jalan menuju Olimpiade Rio melalui keberhasilannya berlaga pada Mackenzie Tour-PGA TOUR Canada dan Korn Ferry Tour, dua sirkuit oengembangan yang dioperasikan oleh PGA TOUR. Ia finis di posisi T30 di Olympic Golf Course ketika Justin Rose, Henrik Stenson, dan Matt Kuchar, masing-masing, menjuarai medali emas, perak, dan perunggu. Kembalinya golf ke panggung Olimpiade sendiri benar-benar menjadi suatu kampanye yang berhasil kala itu, setelah 112 tahun absen
Pegolf yang kini berusia 29 tahun itu yakin bahwa ia telah menjadi pegolf yang jauh berbeda. Terutama setelah ia menjuarai gelar PGA TOUR perdananya lewat ajang RBC Heritage 2019. Selain itu, ia juga melakoni debutnya bagi Tim Internasional pada panggung Presidents Cup, disusul pencapaian sepuluh besar pertamanya pada ajang Major, lewat Masters Tournament bulan November 2020 lalu.
”Rio memberikan pengalaman yang luar biasa karena saya beranjak dari Korn Ferry dan Mackenzie Tour, dan belum punya banyak pengalaman. Jika dibandingkan dengan sekarang, saya sudah lebih siap,” ujar mantan pegolf amatir No.1 Dunia ini dengan nada tegas.
”Saya menyukai seluruh pengalaman dalam Olimpiade pertama saya. Saya suka pengumuman sebelum melakukan pukulan tee, sungguh keren, meskipun pada saat yang sama juga membuat saya amat gugup ketika hendak melakukan pukulan. Saya bermain dengan Rickie (Fowler) pada putaran final, dan beberapa pemain top lainnya. Panggung itu sungguh besar.
”… saya berharap bisa membawa pulang kabar baik, menyemangati dan memberikan energi positif kepada masyarakat di China Taipei.” — C.T. Pan.
”Saya pikir yang terpenting ialah pengalamannya. C.T. Pan tahun 2021 jelas memiliki lebih banyak pengalaman dengan saya telah bermain dalam berbagai ajang Major dan Presidents Cup. Ketimbang tahun 2016, saya baru saja menuju Korn Ferry dan tidak memiliki pengalaman dalam ajang besar. Saya rasa kali ini saya lebih siap dan akan bisa menampilkan permainan terbaik. Semoga saja ini bisa diterjemahkan menjadi skor-skor yang bagus. Saya sudah bersaing secara regiler menghadapi para pegolf terbaik di dunia dan saya rasa saya punya peluang.”
Dalam sejarah Olimpiade, China Taipei telah memenangkan lima medali emas melalui cabang olahraga angkat berat dan taekwondo. Medali lainnya diperoleh dari cabang olahraga atletik, memanah, tenis meja, dan baseball.
Sudah sewajarnya juga jika Pan berharap bisa memberikan medali pertama bagi China Taipei melalui golf, yang akan dipertandingkan di Kasumigaseki Country Club pada 29 Juli-1 Agustus 2021. Adapun kompetisi bagi kaum wanita akan dilangsungkan pada 4-7 Agustus 2021 dengan Hsu Wei-Ling dan Li Min akan mewakili China Taipei.
”Baseball merupakan olahraga nasional kami, olahraga terbesar di negara kami. Tim kami memenangkan medali perak (tahun 1992) yang merupakan prestasi besar. Saya ingin sesuatu seperti itu terjadi bagi masyarakat kami melalui golf. Mereka telah mengalami kesulitan gara-gara COVID dan saya berharap bisa membawa pulang kabar baik, menyemangati dan memberikan energi positif kepada mereka,” tutur Pan.
”Bakal sangat berarti bagi masyarakat kami (jika saya bisa memenangkan medali). Olimpiade merupakan ajang olahraga terbesar di dunia. Meraih medali akan menjadi prestasi yang sangat berarti bagi keluarga saya. Secara pribadi, prestasi itu merupakan pencapaian besar jika bisa mewujudkannya. Sudah jadi target saya sejak pertama kali golf diumumkan akan dipertandingkan pada Olimpiade.”


