Banyak hal yang menjadikan THE PLAYERS Championship sebagai sebuah flagship event pada PGA TOUR dan edisi kali ini menjadi lebih Istimewa sebagai edisi ke-50!

Oleh Jim McCabe.

Ada kekaguman pada PGA TOUR yang menjelaskan hasrat yang telah mereka curahkan.

Sebagai organisasi olahraga dengan visi yang besar, PGA TOUR telah menciptakan kegembiraan, sebagaimana terbukti pada 30 Januari 2024, dengan pengumuman kemitraan bernilai milyaran dollar dengan Strategic Sports Group.

Namun, organisasi ini juga menjadi organisasi olahraga yang dengan bangga melihat ke belakang dengan penuh senyum pada sejarahnya yang panjang dan patut dirayakan berkat semua kerja keras yang membawanya sampai sejauh ini. Contoh terbesarnya ialah gelaran tahunan THE PLAYERS Championship.

Singkatnya, THE PLAYERS telah melekat dengan julukan ”ajang flagship” selama bertahun-tahun. Namun, bagi para pegolf profesional dan penikmat sejarah golf, ajang ini melampaui julukan itu.

”Saya tidak bermain menghadapi Bruce (Lietzke) dan Brad (Bryant). Saya terus menyampaikan ke kedi saya, ’Kita harus mengalahkan Pete (Dye).” — Jerry Pate.

Ketika para pemain elite olahraga ini berkumpul di The Stadium Course di TPC Sawgrass pada 14-17 Maret di Ponte Vedra Beach, California untuk perayaan ke-50 THE PLAYERS Championship, ada banyak alasan untuk merayakannya.

Tak hanya total hadiah uang yang memukau US$25 juta, atau kualitas pesertanya yang kuat yang mencakup sejumlah besar para pegolf dari jajaran 100 besar dunia, atau riuhnya ribuan sorakan penggemar. Tidak. Perayaan ini bahkan meluas hingga kenangan yang telah membangun kejuaraan ini menjadi tontonan olahraga sebagaimana adanya sekarang.

Ingat kembali, misalnya, debut THE PLAYERS di Atlanta Country Club tahun 1974. Mungkinkah ada cara yang lebih baik untuk memperkenalkan apa yang ingin Anda jadikan sebagai sebuah turnamen utama ketimbang kemenangan Jack Nicklaus? Oh, dan bisa kembali menjuarainya tahun 1976 dan 1978, seperti yang Nicklaus lakukan, yang disusul oleh keberhasilan Lany Wadkins, Lee Trevino, dan Raymond Floyd?

Betapa nama-nama itu kini ada dalam Hall of Fame. Namun, tren itu berlanjut sepanjang 50 tahun sejarahnya, sebagaimana yang telah dilakukan oleh turnamen-turnamen terbaik: menghasilkan nama-nama terkemuka dan legendaris, para pemain yang tak lagi perlu diperkenalkan.

Singkatnya, dalam sejarah belakangan ini, hal inilah yang terjadi pada THE PLAYERS. Enam dari sepuluh juara terakhir pada satu masa atau masa yang berbeda telah menjadi pegolf No.1 Dunia. Contohnya ialah Rory McIlroy, Justin Thomas, dan Scottie Scheffler, tiga dari empat pemenang terakhir. Dan suatu hari nanti mereka akan mendapatkan status World Golf Hall of Fame.

Sungguh luar biasa, Nicklaus dan Scheffler, juara pertama dan belakangan dari THE PLAYERS.

 

50th THE PLAYERS, Rory McIlroy.
Rory McIlroy, Juara THE PLAYERS Championship, menjadi salah satu pemenang yang juga menikmati status No. 1 Dunia. Foto: Getty Images.

 

Nicklaus menorehkan skor total 272 pada 1974, Scheffler membukukan 271 setahun yang lalu. Ini indikasi betapa makin banyak perubahan, makin banyak pula yang tetap sama. Kecuali lapangannya lantaran Nicklaus meraih kemenangan 50 tahun silam di Atlanta Country Club, sedangkan tahun lalu Scheffler meraih kemenangan di lapangan yang dianggap salah satu lapangan paling agung dalam golf.

The Stadium Course di TPC Sawgrass tahun 1982 menjadi lapangan kelima yang menggelar THE PLAYERS dan ada dua generasi penggemar golf yang akan memberi tahu Anda bahwa ada dua lapangan golf yang mereka kenal secara intim, berkat siaran televisi, yaitu Augusta National dan TPC Sawgrass.

Sungguh suatu awal yang TPC Sawgrass miliki. Lapangan ini dianggap sangat licik dan menghadirkan tantangan yang menjebak oleh arsitek terkenal Pete Dye. Green pulaunya yang ikonik, hole 17 par 3, sungguh menjadi tantangan yang mengerikan sehingga juara tahun 1982, Jerry Pate, menjadi terobsesi oleh hole tersebut.

”Saya tidak bermain menghadapi Bruce (Lietzke) dan Brad (Bryant). Saya terus menyampaikan ke kedi saya, ’Kita harus mengalahkan Pete (Dye),’” kenang Pate beberapa tahun silam. ”Kita mesti mengalahkan lapangannya, bukan papan skor!”

Mengakhiri turnamen dengan skor 67 dan 8-under 280, Pate menambahkan kemenangan fenomenal dalam resume yang sudah mencakup U.S. Open dan langsung merayakan dengan gaya yang sesuai. Ia mendorong Dye dan komisioner PGA TOUR saat itu, Deane Beman, ke kolam besar yang melindungi sisi kiri hole 18.

”Terlalu dini untuk menilai lapangan ini,” ujar Pate.

 

PONTE VEDRA BEACH, FLORIDA – MARCH 14: Justin Thomas of the United States celebrates with the trophy after winning during the final round of THE PLAYERS Championship on THE PLAYERS Stadium Course at TPC Sawgrass on March 14, 2021 in Ponte Vedra Beach, Florida. (Photo by Mike Ehrmann/Getty Images)

 

Dan 50 tahun kemudian, TPC Sawgrass sudah kian bagus—dan jika mesti memeriksa semuanya, tajamkan pensil Anda saat memuji The Stadium Course di TPC Sawgrass dengan beberapa hal berikut ini.

Hole yang tak mungkin dilupakan? Green pulau hole 17 di mana pada tahun 1982 Pate memainkan hole itu dengan skor 2-2-2.

Jajaran juara yang terkenal? Setelah Nicklaus ada Wadkins, Floyd, Spieth, Thomas, dan Scheffler, Tiger Woods, Fred Couples, Davis Love, Hal Sutton, David Duval, K.J. Choi, Jason Day, dan Adam Scott. Semua nama mereka ada di TPC Sawgrass.

Bayangkan semua yang Anda tahu mesti ada dalam sebuah lapangan kejuaraan dengan sejarah yang panjang: sejarah, para juara yang berkualitas, daftar pemenang yang tak terlupakan. Semuanya ada di pojok TPC Sawgrass.

Sejak awal mulanya, green pulau hole 17 telah menjadi sorotan. Namun, hal ini sudah diberitakan dalam debut TPC Sawgrass 50 tahun silam dan masih demikian adanya pada saat ini. ”Hole17 hanyalah satu permata di lapangan karya Pete Dye bagi Tournament Players Association,” menurut Shav Glick dari Los Angeles Times.

Lapangan yang Dye ciptakan merupakan lapangan golf dengan sejumlah nuansa amfiteater bagi penonton, yang menjadikan kejuaraan ini selama bertahun-tahun mendapat perlakukan yang sangat baik. Para penonton bisa memperoleh kenangan di hole 4 par 4 pendek; tee pembuka yang sempit di hole 9 par 5; hole 14 par 4 yang sangat menantang; dan salah satu rangkaian hole kejuaraan golf paling terkenal, mulai dari hole 16 par 5 dengan risiko dan ganjarannya, hole 17 yang ikonik, dan hole 18 par 4 yang mungkin menjadi driving hole tersulit dalam golf.

 

50th THE PLAYERS, Scottie Scheffler.
No.1 Dunia Scottie Scheffler akan mempertahankan gelarnya pada 14-17 Maret ini. Foto: Getty Images.

 

”Kami merasa yakin bahwa dalam Tournament Players Club, hari ini kami punya masa depan,” tutur Beaman tahun 1982 itu. Setengah abad kemudian, perkataan itu masih terasa tepat.

Namun, meskipun TPC Sawgrass dan serangkaian bunker dan pepohonan dengan ranting yang rendah yang memaksa Anda memainkan pukulan menjadi fitur yang menonjol bagi kebesaran THE PLAYERS Championship, hal yang paling signifikan ialah para pesertanya.

Tahun demi tahun, THE PLAYERS menghadirkan kelas golf profesional, dari bintang-bintang muda yang paling bersinar hingga para veteran yang paling ahli dan mahir. Tahun demi tahun, THE PLAYERS mewakili lini terbaik golf profesional, kejuaraan tanpa poin yang lemah sama sekali.

”Bisa memenangkan kejuaraan seperti ini rasanya Istimewa,” ujar Woods tahun 2001 ketika ia menikmati serangkaian gelombang sukses yang belum pernah dilihat dalam olahraga golf sebelumnya. Semua gelar Istimewa telah ia raih, namun kemenangannya di TPC Sawgrass dianggap sama istimewanya dengan kemenangan besar lainnya untuk alasan yang tepat.

”Lapangan golf yang sangat menuntut dengan salah satu peserta yang bisa dibilang terkuat dalam golf.”

Itulah resep yang telah teruji oleh waktu dan hanya akan menjadi lebih baik lagi.