Randy Arbenata Mohamad Bintang bertekad untuk meraih kemenangan dalam penampilan kelimanya pada Asia-Pacific Amateur Championship, yang akan berlangsung di South Course, di Te Arai Links, 29 Oktober-1 November mendatang.

Randy Arbenata Mohamad Bintang memastikan kembali mengikuti Asia-Pacific Amateur Championship, yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-17 sejak pertama kali digelar tahun 2009.

Pegolf berusia 23 tahun ini menjadi pegolf terbaik Indonesia menurut World Amateur Golf Ranking, yang praktis memberinya tiket emas mengikuti ajang bergengsi ini. Ia menempati peringkat 140 Dunia sehingga berhak mengikuti Kejuaraan ini untuk kelima kalinya secara berturut-turut.

Randy memang tidak sendirian. Rayhan Latief (No.518), Kenneth Sutianto (No.361), William Wijaya (No.405), Jayawardana Dornan (No.507), dan Asa Najib Bhakti (No.621) juga akan melengkapi skuad Indonesia yang akan berlaga pada 29 Oktober-1 November mendatang.

Meski hanya mengikuti sejumlah kejuaraan pada tahun ini, Randy berhasil mencatatkan sejumlah prestasi, termasuk dua kemenangan penting dalam kariernya. Setelah memenangkan Kejuaraan Nasional Amatir pada bulan April, ia sempat finis di posisi ketiga pada ajang Olympic Jabar Amateur Open awal Juli, sebelum kemudian mempertahankan gelarnya pada Medco-Pondok Indah International Amateur Golf Championship pada pertengahan Juli.

”Saya akan mengerahkan segenap usaya saya dan target saya ialah memenangkan turnamen ini” – Randy Bintang.

”Saya merasa sangat antusias untuk bertolak ke Selandia Baru, terutama di Te Arai Links, karena bermain di lapangan links pasti akan sangat menantang,” tutur Randy.

Selama 16 penyelenggaraan, belum pernah ada pegolf Indonesia yang menjuarai ajang ini. Sejauh ini finis terbaik Indonesia dicatatkan oleh George Gandranata, yang finis di posisi T17 pada edisi 2011 di Singapura. Prestasi tersebut kemudian disamai oleh Rayhan di Dubai tahun lalu. Itu sebabnya, Randy berharap ia bisa bersaing dengan para pegolf terbaik Asia Pasifik dan menjuarai ajang ini.

”Saya akan mengerahkan segenap usaya saya dan target saya ialah memenangkan turnamen ini,” sambungnya lagi.

Harapan ini jelas bukan sekadar impian belaka. Pada tahun 2024 lalu Randy bahkan menjadi pegolf Indonesia pertama yang sempat menduduki posisi teratas ketika ajang ini dilangsungkan di Jepang. Skor 65 yang ia ciptakan di Taiheiyo Club Gotemba itu ia lanjutkan dengan skor 69, yang mempertahankan posisinya di jajaran atas. Hanya karena kondisi cuaca yang brutal pada waktu itu, ia akhirnya mencatatkan finis terbaiknya di peringkat T19.

 

Randy Bintang, Asia Pacific Amateur Championship 2024.
Randy sempat membukukan skor 65 dan memimpin pada akhir putaran pertama pada edisi 2024 di Taiheiyo Club Gotemba, Jepang. Foto: Asia-Pacific Amateur Championship.

 

Toh catatan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia mulai mampu bersaing dengan bakat-bakat terbaik Asia Pasifik.

”Hanya masalah waktu saja karena para pegolf muda yang berbakat di Indonesia berkembang sangat pesat dan saya harap, kalau bukan saya, pemain lain bisa memenangkannya dan membuat Indonesia berbangga,” tandasnya.

Dengan sang pemenang akan mendapatkan tiket untuk bertanding pada Masters Tournament 2027 dan The Open ke-155, bukan tidak mungkin Randy akan menunda beralih profesional jika berhasil menjuarai Asia-Pacific Amateur Championship tahun ini. Sang juara hanya bisa mengikuti kedua ajang Major tersebut jika masih mempertahankan status amatirnya.

Catatan penampilan Randy Bintang pada Asia-Pacific Amateur Championship 2022-2025
2025: T24 – 73-72-71-71, 1-under 287
2024: T19 – 65-69-75-72, 1-over 281
2023: T48 – 72-69-87-76, 20-over 304
2022: MC – 79-66, 1-over 145