Patrick Reed menegaskan dukungan penuhnya terhadap gelaran International Series dan meyakinkan para pegolf dunia lainnya untuk ikut berkompetisi pada seri ini.
Untuk pertama kalinya Juara Masters 2018 Patrick Reed akan berkompetisi di Singapura pada sebuah ajang Asian Tour. Kehadirannya di Negeri Singa tersebut pada pekan ini membuka matanya terhadap sejumlah pujian yang kerap ia dengar selama ini.
”Sungguh mengagumkan bisa berada di sini!” ujar pegolf Amerika tersebut, jelang putaran pertama yang berlangsung Kamis (11/8) besok di Tampines Course, Tanah Merah Country Club.
”Saya sudah mendengar banyak hal mengagumkan tentang area ini dan lapangan golfnya. Bisa datang dan mengalaminya sendiri sungguh mengagumkan dan menyaksikan kembang api semalam (pada Hari Nasional Singapura) sungguh terasa luar biasa.”
Meski baru kali ini datang ke Singapura, Reed telah tampil pada ajang Saudi International, ajang yang juga diakui Asian Tour sehingga partisipasinya pekan ini menjadi yang kedua kalinya di panggung Asian Tour. Dan pernyataan serta sikap yang ia tunjukkan memberi sinyal bahwa ia tidak segan untuk kembali lagi ke Asia Tenggara.
”Banyak hal yang dirasakan berbarengan, dan ketika orang-orang memperlakukan Anda layaknya sebuah keluarga, seperti yang mereka tunjukkan di sini, pengalamannya pun terasa lebih baik lagi,” ujarnya. ”Saya akan berusaha dan menarik sebanyak mungkin pemain untuk mulai bermain lebih sering karena itulah satu-satunya cara untuk menumbuhkan olahraga ini, dengan keluar dari lingkaran Anda dan mulai bermain di tempat-tempat berbeda. Saya selalu suka melakukan perjalanan dan bermain,, jadi bisa datang dan bermain pada ajang seperti ini sungguh menjadi sebuah pengalaman yang luar biasa.”
Reed melambungkan namanya dengan kemenangannya di Augusta tahun 2018 lalu. Dengan gelar Major itu, ia juga telah mengoleksi sembilan gelar PGA TOUR, dengan kemenangan terakhir ia raih pada ajang Farmers Insurance Open 2021. Selain itu, ia juga telah memenangkan dua gelar World Golf Championships dalam 11 tahun karier profesionalnya.

Pegolf berusia 32 tahun ini juga telah membela AS dalam tiga ajang Ryder Cup. Penampilannya yang memukau dalam ajang match play itu membuatnya dijuluki Kapten Amerika.
Tahun ini ia memutuskan beralih ke LIV Golf dan menikmati hasil yang solid. Timnya, 4 Aces GC—terdiri dari Sang Kapten Dustin Johnson, Talor Gooch, dan Pat Perez—finis di tempat pertama pada ajang di Bedminster. Ia sendiri finis di tempat kelima.
”Saya jelas berpikir lebih banyak lagi pemain yang akan bermain dan mulai memainkan lebih banyak turnamen. Secara pribadi, saya sudah mengobrol dengan beberapa dari mereka, berusaha menumbuhkan olahraga ini di seluruh dunia. Satu-satunya cara untuk melakukannya ialah dengan menempuh perjalanan dan bermain pada berbagaii Tour pada berbagai ajang, seperti International Series,” tutur Reed lagi.
”Untuk mengembangkan olahraga golf, seperti halnya bisnis mana pun, satu-satunya cara agar sukses ialah mengeluarkan sedikit uang untuk menghasilkan uang. Dan untuk membantu dan menumbuhkan hadiah uang pada International Series yang akan membawa hadiah uang tidak hanya pada ajang-ajang tersebut, tapi juga Asian Tour, dan memungkinkan pertumbuhan yang berkelanjutan agar menjadi makin dan makin besar. Pada akhirnya, kalau mereka pergi dan bisa bersenang-senang dan menikmati dirinya, mereka akan datang lagi dan bermain pada lebih banyak turnamen.”
Reed akan menjadi salah satu nama besar yang akan menarik para penggemar di Singapura dan Asia Tenggara. Pada putaran pertama besok, ia akan bermain dengan pegolf Thailand Phachara Khongwatmai dan Justin Harding dari Afrika Selatan, mulai pukul 11:05 WIB.
Rory Hie dan Danny Masrin menjadi dua wakil Indonesia pada ajang besar ini. Rory akan bermain mulai pukul 10:55 bersama Pavit Tangkamolprasert dan Neil Schietekat. Adapun Danny akan bermain dari tee 1 mulai pukul 11:45 WIB bersama James Piot dan Paul Peterson.


