37 Peraturan Golf yang baru telah mulai berlaku untuk menyederhanakan permainan golf.
Teks oleh Chris Cox*
Banyak pihak yang telah mengupasnya dengan detail yang sangat terperinci. Sementara yang lain tidak begitu antusias.
Itulah serangkaian peraturan golf yang baru, dan peraturan-peraturan ini pun telah menarik perhatian para pegolf profesional PGA TOUR, baik generasi lama maupun generasi baru. Ketika kalender beralih ke Januari 2019, 37 peraturan baru yang diuraikan oleh USGA dan R&A sudah berlaku dan menawarkan banyak perubahan signifikan untuk olahraga golf.
”Saya banyak meluangkan waktu untuk mempelajarinya,” ujar Justin Thomas, Juara FedExCup 2017. ”Terutama karena beberapa di antaranya agak sedikit berbeda, dan saya pikir Anda bakal sering melihatnya terutama beberapa bulan pertama ini. Semua orang bakal sering memanggil petugas peraturan sesering mungkin.
”…. Ini tidak mudah, selalu tidak mudah menghadapi perubahan (peraturan), dengan semua itu. Tapi saya sudah berusaha mempelajarinya, saya memberi tahu (kedi) Jimmy (Johnson) untuk mempelajarinya sebanyak mungkin. Anda tak bakal mau mendapat penalti hanya karena melakukan kesalahan untuk sesuatu yang sudah Anda lakukan seumur hidup Anda. Jadi, perubahan ini akan menjadi sangat berbeda.”

Beberapa perubahan itu sudah dijelaskan dengan sendirinya: A player’s ball must now be dropped straight down from knee height rather than from the shoulder. A time to search for a ball is reduced to three minutes from five minutes.
Sementara beberapa peraturan lain menuntut studi lebih lanjut. Dan di suatu tempat, saudara sekaligus kedi Dustin Johnson, Austin, mungkin tengah mempelajari prosedur pembebasan yang baru untuk bola tertanam.
Starts right behind where the ball is embedded… dropped in the one-club-length relief area, not nearer the hole… no requirement to announce your marker… a ball is not embedded if it’s below the level of the ground as a result of anything other than the player’s previous stroke…
Sudah jelas, ini bakal memusingkan kepala.

”Sejujurnya, saya membacanya sekitar semenit sebelum turun (ke lapangan),” ujar Dustin Johnson ketika mengikuti ajang Sentry Tournament of Champions. ”Ada poster besar di ruang loker. Saya mendapat satu salinan dari PGA TOUR yang akan saya berikan (kepada Austin) supaya bisa dipelajari nanti.”
Dan bagaimana penerapannya?
”Mungkin tidak begitu bagus,” ujarnya bercanda.
Terlepas dari gurauan itu, perubahan peraturan ini memang bermaksud baik. Secara teori, peraturan-peraturan baru ini akan menyederhanakan golf dan meningkatkan kecepatan bermain—dua hal yang selalu berada di daftar teratas bagi para pemain top.
”Saya pikir mereka berusaha untuk menyederhanakan peraturan, yang menurut saya merupakan hal yang sangat baik untuk golf,” Rory McIlroy berkomentar. ”Saya selalu bilang kalau peraturan golf itu terlalu rumit, terutama setelah bencana dan lelucon yang kita peroleh saat U.S. open dan kasus-kasus lain dalam beberapa tahun terakhir. Jadi, saya sangat senang mereka memutuskan untuk mencoba dan menyederhanakannya dan berusaha membuat segalanya menjadi lebih mudah untuk dipahami.”

Tampaknya memang bakal butuh waktu agar penyederhanaan ini bisa sepenuhnya diserap. Tapi sementara itu, peraturan-peraturan baru ini pun menghadirkan diskusi ramai.
Apakah pemain akan melakukan putting dengan pin masih di dalam lubang, sesuatu yang kini diperbolehkan dalam peraturan, selama ia memutuskan melakukan hal tersebut sebelum melakukan pukulan.
”Bakal aneh kelihatannya karena pin itu bakal sering membuat bola masuk atau keluar,” ujar Dustin Johnson. ”Tapi tidak apa-apa juga. Menurut saya peraturan itu tidaklah buruk. Kalau Anda harus melakukan putt jarak jauh, saya bakal memilih membiarkannya daripada meminta kedi untuk menjaganya. Jadi, saya pikir terkadang saya akan membiarkan pin tetap di lubangnya. Terkadang kalau memukul ke pin, rasanya aneh saja kalua harus mengangkat pin. Padahal Anda bisa menyenggol bolanya sedikit agar bisa masuk.”
Bryson DeChambeau merupakan sosok yang paling terang-terangan mendukung peraturan baru ini. Ia sendiri memang tidak asing dengan strategi-strategi yang unik. Sosok yang dijuluki ”Mad Scientist” ini telah menerapkan perubahan peraturan ini dalam beberapa kesempatan pada tahun ini.

Tapi tak semua pemain sepakat.
”Kalau Anda berhadapan dengan putt 8 kaki untuk memenangkan turnamen golf, saya tidak bisa—tanpa bermaksud menyinggung, saya tak bisa menyikapinya dengan serius kalau pin tetap di dalam lubang,” ujar Thomas. ”Bakal terlihat aneh di foto dan di TV jika saya melakukan perayaan dan pin serta bola saya tidak sepenuhnya masuk ke lubang.”
Perdebatan pun memanas. Tapi terlepas dari segala perdebatan itu, entah satu peraturan tersebut diterapkan atau tidak jelas dianggap tidak relevan. Perubahan ini terkait dengan upaya meningkatkan permainan, dan sampai pada titik ini, semua pemain jelas setuju.
”Menurut saya ada banyak hal yang akan membuat golf menjadi sedikit lebih mudah, sedikit lebih mudah dipahami. Tapi pada akhirnya, semoga Anda tak perlu menggunakan terlalu banyak peraturan,” komentar Patrick Reed.
”Semoga yang harus Anda lakukan hanyalah memperbaiki sejumlah bekas spike dan hal terakhir yang mesti Anda khawatirkan ialah apakah Anda harus membiarkan pin tetap di lubang atau tidak.”
*Chris Cox menjabat sebagai Senior Manager Communication PGA TOUR.


