Rory Hie melanjutkan momentum, sementara duet Filip Lundell dengan Welly membawa keduanya memuncaki klasemen Pro-Am pada The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura.

Rory Hie melanjutkan permainan solidnya ke putaran kedua The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura. Pegolf berusia 36 tahun ini menuntaskan 18 hole keduanya di Gunung Geulis Country Club dengan torehan 2-under 69 sehingga kini mengumpulkan skor total 7-under 135. Dengan jarak empat stroke dari pegolf Korea Park Lion dan Filip Lundell asal Swedia, peluang Rory untuk menciptakan kejutan masih sangat terbuka.

Permainannya pada putaran kedua tadi memang tidak sebaik pada hari pertama, ketika ia menorehkan skor 66. Ia malah harus menunggu hingga hole keenamnya untuk mulai menorehkan birdie. Setelah bogey di hole 5 East Course, pemegang satu gelar Asian Tour ini mencatatkan tiga birdie berturut-turut dari hole 6-8, sebelum menuntaskan West Course dengan dua birdie dan dua par dan mencatatkan skor 69.

Rory mengaku pukulannya pada hari kedua tidak setajam putaran pertama kemarin. Turunnya hujan juga turut membuat momentumnya terhambat.

”Kemarin pukulan saya sangat bagus, hari ini lumayan, tapi kurang dekat ke hole. Hujan sempat memengaruhi permainan hari ini. Sebenarnya, (sebelum hujan turun) permainan saya sedang bagus-bagusnya, tapi terpaksa terhenti,” jelas Rory.

 

Park Lion, Round 2 The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2024.
Setelah mencatatkan albatros pada putaran pertama, Park Lion membukukan hole-in-one di hole 3 par 3 East Course untuk berbagi puncak klasemen dengan Filip Lundell. FotoL Yulius Martinus/OB Golf.

 

Rory mulai berlatih dengan Chriss Connell, yang juga telah melatih Jonathan Wijono sejak kecil, mulai tahun 2023 lalu. Akan tetapi, latihan intensif dalam dua bulan terakhir bersama pelatih asal Inggris tersebut kini mulai membuahkan hasil.

”Mudah-mudahan besok bisa (kembali bermain dengan) bagus. Sudah dua bulan ini saya melatih swing saya dan baru mulai terlihat hasilnya. Rasanya sangat nyaman dan baru minggu ini bisa klik,” tandasnya.

Sementara itu, juara bertahan Kevin Caesario Akbar berhasil bangkit dengan mencatatkan permainan terbaik di antara para pegolf Indonesia yang bertanding pekan ini. Setelah hanya bisa bermain even par 71, pegolf yang bernaung di bawah Ciputra Golfpreneur Foundation ini mencatatkan enam birdie dengan sebuah eagle, dan empat bogey sehingga kini berada di posisi T23.

Jonathan Wijono dan Indra Hermawan, yang sama-sama membukukan skor 68, ikut menjadi penghuni peringkat ke-23 dengan skor total 138.

Adapun Syukrizal (70) melengkapi total lima pegolf Indonesia yang melangkah ke putaran final besok.

 

Filip Lundell, Round 2 The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2024.
Filip Lundell asal Swedia menjadi salah satu pemuncak klasemen setelah mencatatkan sebuah eagle, lima birdie, dan satu bogey. Foto: Yulius Martinus/OB Golf.

 

Lundell dan Park bakal menjadi target buruan dari para pegolf lainnya setelah keduanya sama-sama mengumpulkan skor total 11-under 131. Lundell berada di posisi teratas setelah membukukan skor 66, adapuan Park berhasil mencatatkan hole-in-one setelah pukulan tee off di hole 3 par 3 di East Course langsung masuk ke lubang dan membantunya mencatatkan skor 65.

”Sejujurnya dengan hujan deras yang turun setelah 17 hole, saya sempat kehilangan momentum, tapi untungnya masih bisa finis dengan birdie,” ujar Lundell.

Bagi Park, hole-in-one ini sekaligus melanjutkan skor unik dalam golf, albatros, yang ia torehkan pada putaran pertama di hole 8 East Course kemarin. Hole-in-one hari ini juga menjadi yang ketujuh yang ia bukukan dalam kariernya.

”Lima kali saya bukukan dalam turnamen ketika masih sekolah dan sisanya saat latihan, tapi kemarin adalah albatros pertama saya,” ujarnya.

Persaingan seru juga dipastikan berlangsung dalam kategori Pro-Am pada putaran final besok. Permainan solid Lundell tadi turut berkontribusi pada nomor Pro-Am lantaran ia dan pasangannya, Welly, berhasil menorehkan skor 58. Dengan skor total 21-under, mereka kini memegang keunggulan satu stroke dari duet Miguel Carballo-Asmat (64), dan dua stroke atas pasangan Varanyu Rattanaphiboonkij-Alwin Ciputra dan Saud Al Sharif-Edward Edisanto.