Scottie Scheffler menjadi pegolf pertama dalam sejarah PGA TOUR yang memenangkan Korn Ferry Tour Player of the Year, PGA TOUR Rookie of the Year, dan PGA TOUR Player of the Year.
Scottie Scheffler akhirnya resmi menyabet status Player of the Year menyusul berakhirnya pemungutan suara oleh para anggota PGA TOUR. Pegolf No.1 Dunia ini dianggap layak menyandang status tersebut setelah meraih empat kemenangan, termasuk gelar Major pertamanya pada ajang Masters Tournament pada musim 2021-2022 ini.
Scheffler, yang menghabiskan empat tahun bermain dalam tim golf University of Texas, menerima Jack Nicklaus Award setelah memenangkan Player of the Year dalam penampilannya pada College GameDay dari ESPN sebelum tim futbol Longhorns (julukan University of Texas) menjamu tim No.1 Alabama di Austin. Scheffler meraih 89% suara, yang membuatnya mengunggguli dua nominator lainnya, yaitu Rory McIlroy dan Cameron Smith.
Sebelum menerima penghargaan ini, Scheffler juga telah menyabet gelar Player of the Year 2019 pada Korn Ferry Tour dan memenangkan Arnold Palmer Award sebagai Rookie of the Year PGA TOUR 2020. Keberhasilannya menyabet Player of the Year 2022 menjadikannya pemain pertama yang memenangkan tiga penghargaan ini. Istimewanya, ia mewujudkan prestasi tersebut hanya dalam empat musim.
”Mewakili PGA TOUR kami mengucapkan selamat kepada Scottie untuk musimnya yang luar biasa dan pencapaian-pencapaiannya yang sulit ditandingi. Tak diragukan lagi, salah satu pujian tertinggi yang bisa didapatkan seorang pemain ialah pengakuan dari rekan-rekannya, dan fakta bahwa musim ini Scottie tidak hanya dominan, tapi juga konsisten, mendapat pengakuan dari seluruh anggota,” ujar Jay Monahan, Komisioner PGA TOUR.
Stellar Scottie 🏌️♂️
Scheffler’s signature moments from this season. pic.twitter.com/t7lSi5DLgS
— PGA TOUR (@PGATOUR) September 10, 2022
”Dan sebagaimana memuaskan melihatnya berkembang di lapangan selama beberapa tahun terakhir, kami juga berterima kasih kepada Scottie yang telah melakoni peran sebagai duta besar bagi PGA TOUR dan olahraga golf. Dengan bintang-bintang muda, seperti Scottie, yang membuka jalan, PGA TOUR ada di tangan yang luar biasa untuk beberapa tahun ke depan.”
Empat kemenangan Scheffler tercipta pada ajang WM Phoenix Open, Arnold Palmer Invitational presented by Mastercard, World Golf Championships-Dell Technologies Match Play, dan The Masters. Keempat gelar itu bahkan ia raih dalam rentang enam turnamen sehingga menjadikannya pemain pertama yang menjuarai empat gelar dalam enam turnamen sejak Jason Day melakukannya pada musim 2014-2015. Hanya Tiger Woods (delapan kali) yang sebelumnya memenangkan empat gelar, termasuk ajang Major dan WGC, dalam satu musim.
Selain prestasi luar biasa itu, Scheffler juga telah 11 kali masuk sepuluh besar dalam 25 turnamen pada musim ini, termasuk finis di tempat kedua pada ajang Cadence Bank Houston Open, Charles Schwab Challenge, U.S. Open, dan TOUR Championships.
Selama 24 pekan ia memimpin di puncak klasemen FedExCup, termasuk dalam 23 pekan terakhir pada musim reguler FedExCup. Ia kemudian finis T2 pada ajang pamungkas, TOUR Championship dan menerima bonus hadiah uang sebesar US$5,75 juta.
A SUPRISE FOR SCOTTIE ❤️
Scottie Scheffler is the 2022 @PGATOUR Player of the Year 🏆 pic.twitter.com/DZsFQdWz86
— College GameDay (@CollegeGameDay) September 10, 2022
Dengan total hadiah uang resmi sebesar US$14.046.910 yang ia terima musim ini, Scheffler memenangkan hadiah uang terbanyak dalam satu musim dalam sejarah PGA TOUR. Rekor ini sebelumnya dipegang oleh sesama lulusan University of Texas, Jordan Spieth (US$12.030.465 pada musim 2014-2015).
Selain memenangkan US$5,75 juta lantaran finis di posisi ke-2 klasemen akhir FedExCup, Scheffler juga mendapatkan US$4 juta melalui Comcast Business TOUR TOP 10 setelah menuntaskan musim reguler sebagai pemimpin FedExCup dan US$1 juta untuk memenangkan Aon Risk Reward Challenge yang dipertandingkan sepanjang musim. Antara hadiah uang resmi dan program-program bonus itu, total ia mengumpulkan hadiah uang sebesar US$24.796.910 pada musim ini.
Ia mencapai No.1 Dunia untuk pertama kalinya dalam kariernya setelah memenangkan gelar ketiganya pada 27 Maret 2022 lalu. Ia pun menjadi pegolf ke-25 yang mencapai posisi tersebut sejak Official World Golf Ranking dimulai tahun 1986. Ia juga sukses memenangkan turnamen pertamanya sebagai pegolf No.1 Dunia lewat ajang Masters Tournament. Status tersebut ia pertahankan sampai akhir musim ini. Praktis ia berada di posisi No.1 itu dalam 24 pekan berturut-turut.
Para anggota PGA TOUR yang berhak memberikan suara adalah mereka yang telah bermain, minimal, dalam 15 turnamen pada musim ini.

