Terlepas dari perdebatan derajat medali emas di antara ajang Major, kemenangan di panggung Olimpiade memberikan hak istimewa tersendiri.
Sejak golf kembali dipertandingkan pada Olimpiade Rio 2016, para pesertanya kerap diperhadapkan pada satu pertanyaan penting ini. Di mana posisi Olimpiade di panggung golf dunia? Apakah posisinya berada di atas atau justru di bawah ajang Major?
Pemegang empat gelar Major asal Irlandia Utara Rory McIlroy mengungkapkan, ”… mungkin ini sesuatu yang tidak akan bisa saya jawab sampai ketika saya bisa meraihnya. Menurut saya, begitu golf bisa menjadi cabang olahraga Olimpiade dalam periode waktu yang lebih lama, barulah golf bisa lebih, entah bisa dibilang sejajar dengan keempat Major. Kami punya empat Major tiap tahun yang sudah menjadi standard emas, tapi (medali emas Olimpiade), seiring waktu bisa berada sejajar dengan ajang Major.”
Collin Morikawa asal Amerika juga memberi pandangan yang senada ketika menyampaikan, ”Meraih kemenangan di East Lake (untuk TOUR Championship), memenangkan medali emas untuk golf, di atas Major, di bawah Major, di antara Major, menurut saya salah satunya merupakan kehormatan besar yang bisa Anda raih dan tidak bisa dianggap sepele.

”Bagi atlet-atlet olahraga lain, Olimpiade menjadi ajang terbesar dalam hidup mereka karena diselenggarakan tiap empat tahun sekali. Saya kira hal ini semoga bisa menular ke golf. Kita masih dalam tahap awal dan kita akan melihat bagaimana arahnya nanti.”
Akan tetapi, salah satu pandangan menarik justru dikemukakan oleh Justin Rose. Selepas memenangkan medali emas Rio 2016, Rose menyebut medali Olimpiade tidak perlu dibanding-bandingkan dengan ajang Major.
”Saya kira orang ingin membandingkan keduanya, kejuaraan Major atau medali emas Olimpiade. Menurut saya keduanya tak perlu saling diperbandingkan. … saya akan berbicara mewakili beberapa pegolf di lapangan; bahwa begitu kami berada di lapangan, kami menyadari betapa kami menikmati saat berada di lapangan. Saya mendapati beberapa komentar positif dari pemain yang tidak bersaing sengit meraih medali,” ujar Rose.
”Tentunya, sejujurnya, di sinilah yang mereka inginkan karena tidak ada uang, tidak ada hal lain yang menjadi dorongan untuk bermain, selain bisa naik ke podium. Dan bagaimanapun juga, mereka sangat menikmati seluruh pengalaman Olimpiade ini, dan saya kira fakta ini menjawab pertanyaan tersebut.”

Terlepas dari pandangan tersebut, Olimpiade memang memiliki derajat tersendiri. Tidak seperti turnamen atau bahkan ajang Major, golf pada Olimpiade tidak memperebutkan hadiah uang sama sekali. Meskipun beberapa negara memiliki kebijakan bonus tersendiri bagi peraih medali, uang bukan menjadi faktor utama mengikuti ajang ini. Panggung yang hanya diselenggarakan empat tahun sekali dan kesempatan mewakili negara menjadi dua gengsi besar yang membanggakan.
Meski demikian, keberhasilan meraih medali emas turut memberi manfaat besar bagi sang pemenang. Pemenang pada kompetisi pria akan secara otomatis berhak mengikuti keempat ajang Major pada musim 2025. Ia juga berhak mengikuti THE PLAYERS Championship 2025. Jika pemenangnya merupakan anggota PGA TOUR, ia juga berhak mengikuti The Sentry 2025. Dan manfaat terakhir, sudah tentu, poin pada Official World Golf Ranking.
Sementara itu, bagi kaum wanita ada sedikit hal berbeda. Selain hak mengikuti kelima ajang Major—dimulai dari AIG Women’s Open 2024, Chevron Championship 2025, U.S. Women’s Open 2025, KPGM Women’s PGA Championship 2025, dan Amundi Evian Championship 2025—mereka juga mendapatkan poin pada Rolex Women’s World Golf Rankings. Lalu yang membedakan dari kaum pria ialah sang pemenang akan mendapatkan satu poin untuk diperhitungkan ke dalam LPGA Hall of Fame.
Akan tetapi, ada satu hal yang patut dipertimbangkan sehingga mengejar spot untuk mengikuti Olimpiade menjadi sangat berarti. Efek kemenangan medali emas pada Olimpiade berpotensi menciptakan dampak yang lebih luas. Ketimbang turnamen yang eksklusif mempertandingkan golf, peluang mendapatkan penonton di luar lingkup olahraga ini bisa jadi lebih besar. Dan keberhasilan mempersembahkan medali jelas bisa berkontribusi pada mendongkrak peringkat negara dalam raihan total medali.


