Rayhan Latief melakoni start yang meyakinkan pada Asia-Pacific Amateur Championship dengan membukukan skor 69 dan tanpa bogey.

Rayhan Latief mengawali perjuangannya pada ajang Asia-Pacific Amateur Championship dengan meyakinkan. Pada putaran pertama di Majlis Course, di Emirates Golf Club kemarin (23/10), pegolf berusia 18 tahun ini mencatatkan skor 3-under 69 dan menempati posisi T10.

Rayhan, yang pekan ini tampil untuk keempat kalinya secara berturut-turut pada Kejuaraan ini, memang memulai permainannya dengan meyakinkan. Bermain dari hole 10, ia langsung meraih birdie di hole pertamanya itu, lalu menambah dua birdie lagi dari hole 13 dan 14. Sayangnya, birdie di hole 14 tersebut menjadi birdie terakhir baginya lantaran ia hanya bermain even par di 13 hole selanjutnya.

Dengan catatan demikian, ia terpaut tiga stroke dari pemuncak klasemen hari pertama, Fifa Laopakdee asal Thailand, Le Khanh Hun dari Vietnam, dan pegolf Australia Billy Dowling, yang sama-sama mematok skor terendah pada Kejuaraan edisi ke-16 ini dengan skor 6-under 66.

 

Rayhan Latief 2, Round 1 Asia-Pacific Amateur Championship 2025.
Sepanjang 18 hole pertamanya, Rayhan Latief harus berjibaku mengatasi rasa letih akibat penerbangan jauh dari Texas ke Dubai. Foto: Asia-Pacific Amateur Championship.

 

Randy Bintang, yang sempat memimpin klasemen di Jepang tahun lalu, menuntaskan putaran pertamanya dengan skor 73. Adapun pemain debutan Asa Najib Bhakti serta Kenneth Henson Sutianto menorehkan skor 74. Sayangnya, Amadeus Susanto harus rela bermain dengan skor 81.

”Sejujurnya, saya tidak terlalu senang,” ujar Rayhan, yang mencatatkan finis terbaiknya pada Kejuaraan ini di peringkat T24 tahun lalu. ”Bisa dibilang saya cukup puas dengan sembilan hole pertama, yang saya mulai dari hole 10, tapi ada beberapa faktor yang membuat saya tidak bermain sebagus sembilan hole pertama. Menurut saya putting saya tidak berjalan sebaik yang saya inginkan.”

Toh ia mengaku permainan iron-nya menjadi aspek yang paling menonjol pada putaran pertama. Kualitas permainan iron-nya ini terbukti membantunya mengatasi Majlis Course, yang memang tidak mudah. Lapangan ini sendiri telah menjadi medan ujian tahunan bagi para pegolf DP World Tour dengan nama-nama, seperti Tiger Woods dan Rory McIlroy pernah menaklukkan lapangan ini.

”Permainan iron saya luar biasa bagus hari ini. Menurut saya masih ada ruang untuk meningkatkan performa putter dan masih ada tantangan yang menanti dalam tiga putaran berikutnya. Saya mesti sedikit meningkatkan pukulan (putting) dan lebih tajam dalam membaca green. Ada satu hole yang salah saya baca, hole 18 hari ini. Menurut saya itu salah satu peluang birdie terbaik yang bisa saya dapatkan, tapi saya malah meleset di situ,” papar mahasiswa tahun pertama pada University of North Texas ini.

 

Fifa Laopakdee, Round 1 Asia-Pacific Amateur Championship 2025.
Fifa Laopakdee dari Thailand, bersama Le Khanh Hun dari Vietnam dan pegolf Australia Billy Dowling, memuncaki klasemen hari pertama dengan skor 66. Foto: Asia-Pacific Amateur Championship.

 

Meskipun tantangan berupa panas, yang mencapai pertengahan 30 derajat Celsius, Rayhan mengaku kendala terbesar baginya ialah mengatasi rasa letih akibat penerbangan jauh.

”Cukup panas, tapi tidak sepanas Texas. Saya merasa nyaman, cuma satu-satunya hal yang mengganggu sekarang ialah keletihan akibat penerbangan jauh. Saya masih merasa Lelah, tapi ya selain itu tidak ada yang perlu dikhawatirkan.”

Para penggemar golf di Indonesia dapat menyaksikan Asia-Pacific Amateur Championship secara langsung melalui situs resmi mereka atau dengan mengeklik alamat berikut: https://www.aacgolf.com/live/live-2025.